GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dilaporkan Ibu Kandungnya karena Menjual Perabot Rumah, DRS Ditangkap Polisi

Polres Bantul berhasil menangkap DRS (24) karena telah menjual perabot rumah tangga milik ibunya. Sebelumnya, DRS juga pernah ditangkap dalam kasus yang sama.
Selasa, 15 Februari 2022 - 09:48 WIB
Tersangka DRS saat Diciduk Polisi
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, DIY - Jajaran reskrim Polres Bantul telah menangkap dan manahan DRS (24) karena telah menjual perabot rumah tangga milik ibunya yakni Paliyem. Penangkapan dan penahanan ini dilakukan menindaklanjuti laporan yang disampaikan Paliyem ibu kandung DRS kepada polisi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paliyem melaporkan DRS anak kandungnya sendiri karena untuk kesekian kalinya telah menjual perabot rumah tangga miliknya demi memanjakan pacarnya. Kepada polisi DRS juga mengaku hasil penjualan perabotan rumah milik ibunya digunakan untuk memanjakan pacarnya.

 

"Setelah adanya laporan, kami menangkap dan menahan (DRS), Minggu (13/2/2022) saat yang bersangkutan pulang ke rumahnya (Pundong)," ungkap Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Archye Nevadha kepada wartawan di Kabupaten Bantul, Selasa (15/2/2022).

 

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap DRS, polisi kemudian menetapkan DRS sebagai tersangka. Selain mengamankan DRS, polisi juga memanggil pacar DRS untuk dimintai keterangan.  

 

"Ketika kami mengamankan DRS kami mendapati pacar tersangka, dan kami bawa ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

 

Archye menambahkan untuk pacar DRS saat ini masih berstatus sebagai saksi. Pasalnya, pacar DRS mengetahui semuanya perbuatan pacarnya.

 

"Status pacarnya masih saksi dan ini masih pacar yang sama. Karena pacarnya mengetahui terkait tindakan yang dilakukan oleh pelaku," imbuhnya.

 

Kasat reskrim Polres Bantul AKP, Archye menjelaskan DRS telah menjual dua perabotan milik ibunya. Penjualan yang pertama adalah meja dan kursi kemudian penjualan yang kedua adalah kompor gas bantuan dari Bupati Bantul.

 

"DRS membawa kompor gas kemudian menjualnya pada saat perjalanan ke tempat pacarnya di Jawa Timur. Kalau uangnya itu dari keterangan sudah digunakan (DRS) untuk kebutuhan pribadi dan untuk membelikan barang untuk pacarnya," ujarnya.

 

Archye menegaskan bahwa motif pelaku menjual perabot milik ibunya ini masih sama dengan kejadian yang pertama pada bulan November 2021 lalu yakni memenuhi kebutuhan sehari-hari dan diberikan kepada pacarnya. Selain itu, DRS yang tidak memiliki penghasilan tetap sehingga tanpa sepengetahuan ibunya nekat menjual perabotan rumah.

 

"Dia ini tidak bekerja sehingga tidak memiliki penghasilan, tapi dia ingin membahagiakan pacarnya," terang Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Archye.

 

Perbuatan DRS ini dijerat pasal 363 KUHP juncto pasal 367 ayat 2 KUHP juncto pasal 65 ayat KUHP ayat 1. Merujuk pasal berlapis tersebut, DRS terancam hukuman 9 tahun penjara.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"DRS adalah anak kandung dari ibu Paliyem, DRS telah melakukan tindak pidana yaitu pencurian dalam keluarga dan pencurian dengan pemberatan. Maka kami kenakan pasal berlapis dengan 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat), karena DRS sempat memecah kaca jendela untuk bisa masuk dalam rumah dan perabot rumah kemudian dijual," pungkas Archye. (Santosa Suparman/dan)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ressa Masih Dingin Meski Denada Ingin Bertemu, Kuasa Hukum Heran: Kan Aneh!

Ressa Masih Dingin Meski Denada Ingin Bertemu, Kuasa Hukum Heran: Kan Aneh!

Kuasa hukum Denada ungkap keheranannya terhadap sikap dingin Ressa meski sang ibu sudah berulang kali mencoba menghubungi untuk bertemu dan berdamai.
PDIP Sebut Pengiriman 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza Harus Melalui PBB

PDIP Sebut Pengiriman 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza Harus Melalui PBB

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, pengiriman 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza harus melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Conor McGregor Siap Comeback? Pengamat Sebut Mantan Rival Khabib Nurmagomedov Bakal Turun di UFC White House

Conor McGregor Siap Comeback? Pengamat Sebut Mantan Rival Khabib Nurmagomedov Bakal Turun di UFC White House

Analis UFC Din Thomas yakin Conor McGregor bakal kembali bertarung di UFC White House, meski harus menegosiasikan ulang kontrak dan menghadapi Michael Chandler
Respon Santai Chivu soal Kartu Merah Kalulu di Laga Inter Milan vs Juventus: Pemain Saya Merasakan Sentuhan

Respon Santai Chivu soal Kartu Merah Kalulu di Laga Inter Milan vs Juventus: Pemain Saya Merasakan Sentuhan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan respon santai soal kartu merah yang didapat Pierre Kalulu di laga Inter Milan vs Juventus. Apa katanya Chivu?
Klasemen Proliga 2026 Putri: Perebutan Tiket Final Four Makin Ketat, Bandung BJB Tandamata Semakin di Ujung Tanduk

Klasemen Proliga 2026 Putri: Perebutan Tiket Final Four Makin Ketat, Bandung BJB Tandamata Semakin di Ujung Tanduk

Klasemen Proliga 2026 putri, di mana perebutan tiket final four makin ketat termasuk untuk Bandung BJB Tandamata yang nasibnya masih di ujung tanduk.
Dari Jakarta Hingga Bali, BMKG Beri Peringatan Serius Wilayah-Wilayah Ini Terancam Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan Buntut Monsun Asia Menguat

Dari Jakarta Hingga Bali, BMKG Beri Peringatan Serius Wilayah-Wilayah Ini Terancam Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan Buntut Monsun Asia Menguat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di berbagai penjuru tanah air untuk memperketat kewaspadaan, buntut Monsun Asia menguat.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT