News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polresta Yogyakarta Ungkap 135 Kasus Narkoba Sepanjang 2024, Terbanyak Penyitaan Obaya

Polresta Yogyakarta mengungkap 135 kasus narkoba sepanjang 2024. Dari pengungkapan tersebut, terbanyak penyitaan dilakukan terhadap obaya.
Senin, 23 Desember 2024 - 19:24 WIB
Kombes Pol Aditya Surya Dharma, Kapolresta Yogyakarta (tengah) saat jumpa pers akhir tahun 2024, Senin (23/12/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Polresta Yogyakarta mengungkap 135 kasus narkoba sepanjang 2024. Dari pengungkapan tersebut, terbanyak penyitaan dilakukan terhadap obaya.

"Hingga 23 Desember 2024, ada 135 laporan kasus narkoba yang diungkap Polresta Yogyakarta. Penyitaan terhadap barang bukti obaya naik signifikan," kata Kombes Pol Aditya Surya Dharma, Kapolresta Yogyakarta saat jumpa pers akhir tahun 2024, Senin (23/12/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data Polresta Yogyakarta, obaya yang disita pada 2024 sebanyak 1.010.364 butir. Jumlahnya naik 782.994 butir dari 2023 yang hanya 227.370 butir.

Selanjutnya, Sabu sebanyak 29,4 gram atau naik 23,73 gram dari tahun sebelumnya yang tercatat 5,67 gram. Kemudian, Psikotropika sebanyak 1.960 butir atau naik 1.071 butir dari tahun sebelumnya 889 butir.

Sedangkan, ganja tercatat 211,26 gram atau turun 2073,61 gram dari 2023 sebanyak 2284,87 gram dan tembakau sintetis 2,7 gram atau turun 19,2 gram dari tahun sebelumnya 21, 9 gram.

Dari 135 kasus narkoba yang diungkap selama 2024, terdapat 125 kasus yang berhasil diselesaikan.

Aditya menyampaikan bahwa dibandingkan 2023 lalu, pengungkapan kasus narkoba di wilayah hukum Polresta Yogyakarta tahun ini mengalami penurunan sebanyak 13 kasus. Sebab pada 2023 terdapat 148 kasus ungkap narkoba dan berhasil diselesaikan 134 kasus.

"Ini prestasi kita. Upaya yang dilakukan oleh satresnakorba dalam mengungkap dan membersihkan Kota Yogyakarta dari peredaran narkoba," ucap Aditya. 

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polresta Yogyakarta, AKP Ardiansyah Rolindo Saputra menambahkan, klasifikasi usia pengguna obaya tersebut sudah menyasar semua kalangan mulai dari pelajar, orang dewasa hingga orang tua. 

"Dari beberapa perkara yang ditangani, kebanyakan anak sekolah ada, dewasa dan orang tua di atas 50 tahun ada. Rata-rata yang sudah tua itu residivis, sudah keluar masuk penjara dan masih bebas bersyarat," terang Ardiansyah.

Pengungkapan terhadap kasus narkoba mendapat atensi dari Polda DIY melalui Ditresnarkoba.

Pada tahun kemarin, terdapat program kampung bebas narkoba untuk memberantas peredaran obat terlarang ini. Sekarang, ada satu program yang akan dilaksanakan yakni Kampung Narkoba. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi lawan dari kampung bebas narkoba. Kenapa demikian ? karena nanti apabila di kampung itu akan sering terdapat laporan atau penangkapan narkoba kampung itu akan dibina," tuturnya. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa cara seseorang mengelola uang justru bisa menjadi faktor yang lebih menentukan dibanding besarnya nominal yang dimiliki.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik keduanya kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang mengindikasikan adanya rahasia pribadi Ruben Onsu yang disebut-sebut diketahui Jordi Onsu.
Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

AC Milan sendiri mengikat Ruben Amorim dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan Massimiliano Allegri. 
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.

Trending

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Meski masih mempertahankan cerita yang sama, Moana live action mencoba memberikan pengalaman baru melalui visual yang lebih realistis, lanskap Polinesia yang megah, serta penampilan para pemeran manusia. 
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.
Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan pilot dan pembakaran pesawat PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Francois Letexier adalah wasit yang sama dengan pengandil yang menggagalkan Timnas Indonesia menembus Olimpiade 2024 lalu. 
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Modus Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Jakarta Timur Terkuak, Lima Kali Beraksi dan Dilakukan Sebelum Subuh

Modus Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Jakarta Timur Terkuak, Lima Kali Beraksi dan Dilakukan Sebelum Subuh

Modus komplotan pencuri pagar besi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, akhirnya terkuak. Kasus pencurian pagar besi ini terbongkar oleh warga sekitar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT