News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perajin Batik di Bantul Membuat Batik Lukis Wajah Capres Airlangga Hartarto

Melihat peluang pasar, seorang perajin batik di Giriloyo Imogiri Bantul Yogyakarta membuat batik wajah Calon Presiden dari partai Golkar, Airlangga Hartarto.
Senin, 21 Februari 2022 - 17:42 WIB
Salah satu batik lukis wajah Airlangga Hartarto karya perajin batik di Bantul, Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, Yogyakarta-  Seorang perajin batik di Giriloyo Imogiri Bantul  Yogyakarta membuat terobosan yakni membuat batik wajah Ketua Umum Partai Golkar yang juga Calon Presiden Airlangga Hartarto.

Ahyar Muzaki (34), perajin batik yang masih muda belia ini sudah sering membuat batik kontemporer yakni batik lukis wajah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kali ini Ahyar melihat ada peluang pasar yang cukup baik dengan membuat batik lukisan wajah Airlangga Hartarto yang diyakininya akan menjadi calon presiden yang ikut bertarung dalam pemilu presiden 2024.

Oleh karena itulah Ahyar membuat beberapa contoh batik lukisan wajah Airlangga Hartarto meskipun biaya produksi cukup besar dan hingga saat ini belum ada yang pesanan.

" Ini saya buat atas inisiatif sendiri  karena saya melihat ada peluang pasar yang bagus jika saya membuat contoh batik lukis wajah calon presidenyang kemudian jika sudah jadi saya unggah dimedia sosial. Saya sengaja memilih Airlangga Hartarto yang saya pilih saya buat terlebih dahulu karena saya yakin Pak Airlangga maju pilpres karena sudah ada kendaraan partai politiknya yakni partai Golkar, sebuah Partai besar," ungkap Ahyar saat dijumpai di tempat workshop Batik Sidomukti miliknya di Giriloyo Imogiri Bantul, Senin ( 21/2/2022).

Ahyar mengatakan dirinya mencoba membuat terobosan dengan membuat batik lukis wajah sejak 3 tahun yang lalu dengan menggunakan warna untuk batik dan tidak menggunakan cat. Saat mengawali membuat batik lukis wajah mengalami banyak kesulitan karena harus dengan beberapa kali ujicoba untuk memahami tehnik membatik lukis wajah. 

" Saya mengawali batik lukis wajah sejak 3 tahun yang lalu. Prosesnya memang cukup sulit, tetapi saya merasa senang karena ternyata hasilnya cukup bagus menggunakan warna yang digunakan untuk batik. Sebelum membuat lukis wajah Airlangga Hartarto, saya juga pernah membuat batik lukis wajah Gusdur, kemudian pernah mendapat pesanan batik lukis wajah mister Bean," ujar Ahyar.

Ahyar menambahkan ide awal membuat lukis wajah calon presiden Airlangga Hartarto muncul ketika ngobrol dengan salah satu rekan yang bicara soal pemilu presiden tahun 2024.

Saat ini muncul sejumlah nama calon presiden yang maju pada Pilpres 2024. Dari sekian banyak nama yang muncul Ahyar memilih Airlangga Hartarto yang diyakininya akan maju dalam pertarungan memperebutkan kursi RI 1.

" Saya membuat batik lukis wajah Pak Airlangga karena pak Airlangga ketua umum partai Golkar sebuah partai besar dan sudah kompak bulat mengajukan Airlangga Hartarto sebagai capres dari Golkar.  Alasan itulah mengapa yang saya buat batik lukis wajah Airlangga bukan yang lain," katanya.

Pembuatan batik lukis wajah Airlangga Hartarto ini dimulai sejak satu buan yang lalu dan kini sudah ada beberapa yang tinggal finishing. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Jika sudah ada yang jadi maka akan segera saya unggah di medsos dengan beberapa model foto dan warna. Ada yang warna Kuning khas Golkar adapula yang warna hitam," imbuhnya.

Adapun harga kain batik lukis wajah Airlangga Hartarto ini antara 850 ribu hingga 1,5 juta rupiah perlembar. Harganya cukup mahal karena prosesnya cukup rumit. (Santosa Suparman/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT