News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PMK Merebak di 4 Kabupaten, Pemprov DIY Minta Pemkab Kaji Epidemiologi untuk Penerbitan Status Darurat

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah menyebar di empat kabupaten se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Jumat, 10 Januari 2025 - 17:17 WIB
Sekretaris Daerah DIY, Benny Suharsono saat menyampaikan progres penanganan penyebaran kasus PMK di DIY, Jumat (10/1/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah menyebar di empat kabupaten se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Karena itu, masing-masing pemerintah kabupaten (Pemkab) diminta mengumpulkan hasil kajian epidemiologi untuk segera diterbitkan status darurat PMK di daerah ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Daerah DIY, Benny Suharsono menuturkan bahwa jumlah kasus PMK di DI Yogyakarta kini sudah mencapai sekitar 1.800 kasus.

Ribuan kasus tersebar di Kabupaten Gunungkidul, Sleman, Bantul dan Kulon Progo. Sehingga, perlu penanganan cepat dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP).

"Saya minta kepala dinas selambat-lambatnya Senin sudah harus ada langkah apakah akan dilakukan darurat apa tidak. Begitu dinyatakan darurat, provinsi bergerak karena kedaruratan harus ditanggulangi dari level paling bawah," tuturnya saat ditemui di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Jumat (10/1/2025).

Menurutnya, penetapan status darurat PMK harus didasarkan pada hasil kajian epidemiologi dengan melibatkan institusi kampus maupun pihak terkait lainnya.

"Harus dikaji (status darurat PMK) dengan epidemiologi. Kita punya fakultas peternakan UGM dan Balai Besar Veterinir (BBVet) Wates harus turun ke lapangan," ucapnya.

Dalam masa darurat PMK, kecepatan penanganan yang dilakukan adalah ketersediaan vaksin. Namun, vaksin normalnya baru terkirim pada Maret 2025.

Sedangkan, bila kasus PMK sudah dinyatakan darurat maka pemerintah daerah bisa menyegerakan pembelian vaksin menggunakan dana belanja tak terduga (BTT) melalui e-katalog. Selain vaksin, juga menjaga lalu lintas hewan ternak dan kebersihan di pasar-pasar hewan. 

Diberitakan sebelumnya, per Rabu (8/1/2025), tercatat ada 1.733 kasus PMK yang diterima oleh DPKP DIY. Rinciannya, Gunungkidul 1.256 kasus, Bantul 263 kasus, Sleman 202 kasus dan Kulon Progo 12 kasus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sementara, kasus PMK belum terdeteksi di wilayah Kota Yogyakarta," ucap Syam Arjayanti, Kepala DPKP DIY, Kamis (9/1/2025).

Dari 1.733 kasus tersebut, lanjutnya, ada 14 ekor hewan yang dinyatakan sembuh dari penyakit PMK. Kemudian, 47 ekor dipotong paksa dan 92 ekor mati. Dengan demikian, tersisa 1.581 ekor. Sementara, hewan yang sudah divaksinasi PMK sebanyak 1.182 ekor. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT