GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polresta Yogyakarta Buka Suara Soal Kematian Warga Semarang yang Diduga Dianiaya Oknum Anggotanya

Kasus kematian warga Mijen, Semarang ini berawal usai istri korban melapor ke Polda Jateng pada Jumat (10/1/2025). Korban meninggal usai dijemput oknum polisi.
Sabtu, 11 Januari 2025 - 14:34 WIB
AKP Sujarwo, Kasi Humas Polresta Yogyakarta (kanan) saat ditemui awak media terkait kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggotanya di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (11/1/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Polresta Yogyakarta buka suara terkait kematian Darso (42), warga Gilisari, Purwosari, Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah yang diduga dianiaya oleh oknum anggota Polresta Yogyakarta.

Pihaknya mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan oleh Polda Jawa Tengah dalam kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena laporan tersebut di Polda Jateng untuk itu kami segenap personel Polresta Yogyakarta berkomitmen mendukung sepenuhnya apapun upaya-upaya yang akan dilakukan oleh Polda Jateng baik upaya penyelidikan hingga penyidikan," kata AKP Sujarwo, Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Sabtu (11/1/2025).

Polresta Yogyakarta akan selalu mendukung sepenuhnya dan selalu kerjasama dengan Polda Jateng yang menangani kasus ini.

Juga kepada rekan-rekan media dan semua masyarakat, pihaknya memohon waktu untuk mengumpulkan fakta-fakta dalam rangka untuk bisa mengetahui kronologi atas peristiwa yang terjadi. Mengingat kejadian tersebut terjadi pada September 2024.

"Kami segenap keluarga besar personel Polresta Yogyakarta juga turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Bapak Darso. Kami semua mendoakan semoga semua kesalahan dan dosa beliau diampuni dan semua amal baik serta arwahnya diterima di sisi Allah," ungkap Jarwo sapaan akrabnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini dilaporkan oleh Poniyem (42), istri korban ke Polda Jateng pada Jumat (10/1/2025). Peristiwa penganiayaan terjadi pada 21 September 2024. Sedangkan, korban meninggal pada 29 September 2024.

Pemicu kejadian ini berkaitan dengan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan korban. Pada Juli 2024, korban yang saat itu sedang menyetir mobil menabrak orang di wilayah Yogyakarta.

Darso sempat bertanggung jawab dengan membawa korban ke klinik terdekat. Karena tidak punya uang, Darso meninggalkan identitasnya. Setelah kejadian itu, Darso pulang ke Semarang.

Dia yang merasa ketakutan karena mobil yang dikendarainya rental akhinya membuat yang bersangkutan pergi ke Jakarta untuk mencari uang selama dua bulan. Namun karena tidak ada hasil, Darso kembali pulang ke Semarang. Dua pekan di sana, dia dijemput oleh orang yang diduga anggota dari Satlantas Polresta Yogyakarta. Mereka mendatangi rumah Darso dengan mengendarai mobil. Tiga anggota turun menanyakan kepada istri korban soal keberadaan Darso. Kemudian, dia dibawa tanpa surat tugas penangkapan dari polisi

Dua belas jam setelah dijemput, ketua RT setempat mendatangi rumah korban untuk memberitahukan jika korban berada di RS Permata Medika Ngaliyan. Pengakuan korban, dia sempat dipukul dibagian kepala, perut dan dada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya. (scp/dan)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Asmara Weton Tanggal 17 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar yang Beruntung Soal Cinta Besok?

Ramalan Asmara Weton Tanggal 17 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar yang Beruntung Soal Cinta Besok?

Berdasarkan perhitungan Primbon Jawa, berikut lima weton yang diprediksi akan mandi keberuntungan dalam hal asmara esok hari pada tanggal 17 Mei 2026.
Media Malaysia Akui Timnas Indonesia sebagai Pelopor dan Negara Asia Pertama di Piala Dunia

Media Malaysia Akui Timnas Indonesia sebagai Pelopor dan Negara Asia Pertama di Piala Dunia

Menariknya, kali ini giliran media asal Malaysia, Makan Bola, yang tiba-tiba mengulas kembali rekam jejak legendaris Timnas Indonesia sebagai pionir atau negara
Pro Kontra Fans Oxford United Soal Kelayakan Marselino Ferdinan Bertahan di Klub, Singgung Erick Thohir sebagai Owner

Pro Kontra Fans Oxford United Soal Kelayakan Marselino Ferdinan Bertahan di Klub, Singgung Erick Thohir sebagai Owner

Suporter Oxford United mulai berdebat setelah muncul pertanyaan dari akun penggemar klub apakah Marselino Ferdinan layak untuk dipertahankan pada musim depan.
Satu Nama Pemain Diaspora kembali Bocor, Kali Ini Eks Kapten Jerman Dikabarkan Sedang Dipantau John Herdman untuk Timnas Indonesia

Satu Nama Pemain Diaspora kembali Bocor, Kali Ini Eks Kapten Jerman Dikabarkan Sedang Dipantau John Herdman untuk Timnas Indonesia

Pemain muda berdarah Surabaya yang berkarier di Jerman mencuat sebagai sosok yang dipantau Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Siapa sosok diaspora itu?
Pascal Struijk Akhirnya Bela Timnas Indonesia Usai Diabaikan Belgia dan Belum Dilirik Belanda? Bek Liga Inggris Itu Pernah Bilang Begini

Pascal Struijk Akhirnya Bela Timnas Indonesia Usai Diabaikan Belgia dan Belum Dilirik Belanda? Bek Liga Inggris Itu Pernah Bilang Begini

Peluang Pascal Struijk membela Timnas Indonesia kembali menjadi perbincangan. Bek Leeds United itu kini berada di persimpangan setelah tak masuk skuad Belgia.
Inovasi Pangan-Energi Ini Bikin Prabowo Gembira: Bukan Pura-Pura, Negara-Negara Panik karena Krisis

Inovasi Pangan-Energi Ini Bikin Prabowo Gembira: Bukan Pura-Pura, Negara-Negara Panik karena Krisis

Presiden Prabowo dibuat senang dengan pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang yang dianggap merupakan terobosan penting di tengah krisis energi global.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT