News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tradisi Pembaretan Polisi Militer TNI-AU di Pantai Parangkusumo Bantul Menarik Perhatian Wisatawan

Sebanyak 114 polisi militer TNI Angkatan Udara mengikuti  Upacara Tradisi Pembaretan Polisi Militer TNI Angkatan Udara yang yang berlangsung di Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta.
Jumat, 17 Januari 2025 - 11:40 WIB
Pembaretan Polisi Militer Angkatan Udara di Pantai Parangkusumo, Bantul.
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, tvonenews.com - Sebanyak 114 polisi militer TNI Angkatan Udara mengikuti  Upacara Tradisi Pembaretan Polisi Militer TNI Angkatan Udara yang yang berlangsung di Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta.

Pembaretan yang dipimpin Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau) Marsma TNI Pipik Krispiarto di Pantai Parangkusumo ini digelar Kamis, (16/1/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para peserta pembaretan dari 8 orang Perwira Prajurit Karier (PA PK) tahun 2024, 6 orang Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) Mata Kuliah Pilihan (MKP) Pomau, 40 orang siswa Sekolah Kejuruan Bintara (Sejurba) Pomau A-41 dan 60 orang siswa Sekolah Dasar Kejuruan Tamtama (Sejursarta) Pomau A-58.

Upacara pembaretan Polisi Militer Angkatan Udara yang digelar di Pantai Parangkusumo Bantul yogyakarta berlangsung singkat dan khitmad.

Rasa bangga terpancar di raut wajah para prajurit yang sebentar lagi ditugaskan sebagai polisi militer di sejumlah daerah di Indonesia.

Wisatawan yang kebetulan sedang berada di Pantai Parangkusumo berhenti dan menyaksikan jalannya upacara tersebut. Selain wisatwan masyarakat setempat juga ikut menyaksikan jalannya upacara.

Bahkan para wisatwan yang menyaksikan upacara tersebut sempat dikagetkan dengan suara ledakan yang keras yang jadi bagian dari upacara pembaretan tersebut. Pemandangan semakin menarik ketika ratusan prajurit menyanyikan dan mengucapkan yel - yel khas tentara.

" Sangat menarik upacaranya. Gak sengaja bisa lihat karena kami sedang di Pantai Parangkusumo dan melihat banyak tentara dan ternyata ada upacara maka sekalian nonton," kata Ulfa wisatawan dari Klaten.

Danpuspomau Marsekal Pertama Pipik Krispiarto menegaskan bahwa acara tradisi pembaretanini  merupakan bagian yang sangat penting dan tidak terpisahkan dari perjalanan hidup prajurit Pomau. Selain itu upacara tradisi pembaretan ini menjadi tontonan menarik warga masyarakat sekitar dan wisatawan.

"Menjadi prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Udara bukan suatu hal yang mudah didapatkan, berbagai tahapan sudah dilalui sampai pada akhirnya para peserta berhak untuk menyandang korps polisi militer", ungkap Marsekal Pertama Pipik Krispiarto saat menyampaikan amanatnya di Pantai Parangkusumo, Kamis ( 16/1/2025).
 
Danpuspomau juga menyampaikan harapannya agar semua ilmu yang sudah para peserta dapatkan di satuan dan lembaga pendidikan hendaknya dijadikan bekal awal dalam menambah wawasan pengetahuan dan literasi dalam penugasan disatuan.

 "Para peserta dapat terus memotivasi diri untukmeningkatkan kompetensi kemampuan diri yang berkaitan dengan berbagai keilmuan, baik yang terkait kepolisian militer maupun keilmuan lain demi tantangan tugas yang semakin meningkat dan kompleks kedepan", tandasnya.

Marsekal Pertama Pipik Krispiarto menjelaskan sebelumnya, 114 peserta ini mengikuti latihan yang dimulai sejak tanggal 14  hingga tanggal 16 Januari mengikuti berbagai kegiatan dalam  rangkaian tradisi pembaretan siswa Polisi Militer. Diantaranya dilaksanakan kegiatan simulasi operasi militer yang menuntut keterampilan, kedisiplinan, dan keberanian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Latihan ini dirancang untuk memperkuat integritas dan jiwa korsa setiap peserta, sekaligus mengasah kemampuan taktis dalam menjalankan tugas Polisi Militer," ujarnya.

Latihan lainnya, Imbuhnya adalah Penugasan dan Orientasi Misi, Patroli dan Sweeping di daerah Operasi, penggrebegan dan berbagai kegiatan lain dan diakhiri dengan upacara penutupan di Pantai Parangkusumo.
 
" Tradisi pembaretan ini menjadi simbol transformasi siswa menjadi prajurit Polisi Militer yang tangguh, profesional, dan siap menjalankan tugas negara di segala situasi," pungkas MArsekal Pertama Pipik Krispiarto. (ssn/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT