News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPW PSI DIY: Ngarso Dalem Diharapkan Ikut Mendamaikan PKL Malioboro

PSI DIY menyebutkan bahwa sinergi menjadi kunci penyelesaian kasus PKL Teras Malioboro. Semua pihak diharapkan bisa mengakomodir kepentingan rakyat kecil.
Selasa, 18 Februari 2025 - 14:15 WIB
Ketua DPW PSI DIY Kamaruddin bersama Ketum PSI Kaesang Pangarep.
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Persoalan PKL di kawasan jalan Malioboro Yogyakarta menuai beragam tanggapan. Salah satunya dari Ketua DPW PSI DIY, Kamaruddin, yang meminta pihak terkait bisa mencarikan solusi.

Kamaruddin juga mengungkapkan agar pihak terkait tidak memarjinalkan kaum PKL yang mencari sesuap nasi di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebutkan bahwa sinergi menjadi kunci penyelesaian kasus PKL Teras Malioboro. Semua pihak diharapkan bisa mengakomodir kepentingan rakyat kecil. 

 

"Saya berharap ada sinergi antara pemerintah Kota dengan para anggota dewan kota juga Pemda DIY, agar bagaimana tata kelola PKL di Malioboro bisa lebih mensejahterakan. Karena PKL ini adalah sumber mata pencaharian bagi warga itu, jadi harus diperhatikan dengan keseriusan dan kebijaksanaan," ungkap Kamaruddin, Selasa (18/02/25).

 

Kamaruddin juga berharap ada kebijakan dari Ngarso Dalem Sri Sultan HB X supaya para PKL tidak terkesan dikorbankan. 

 

"Saya berharap ada kebijakan dari Sultan HB X.  Ngarso Dalem kita harapkan bisa mencari solusi atasi penggusuran PKL di wilayah Sumbu Filosofi Yogya," jelasnya.

 

Menurutnya, semua pihak harus bisa menjaga kenyamanan dan keamanan kota Yogyakarta. Bagaimanapun, kata Kamaruddin, kota Jogja adalah pusat budaya, wisata sekaligus miniatur Indonesia. 

 

"Banyak yang datang ke Jogja, sehingga perlu mendapat ruang yang nyaman saat berada di Jogja," jelasnya.

 

Tak hanya itu, Kamaruddin juga menyoroti terjadinya kericuhan saat demo akibat dipicu adanya beberapa orang yang tiba-tiba muncul dalam aksi PKL Malioboro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Salah satunya bagaimana kebijakan Sultan HB X untuk mendamaikan kasus PKL Malioboro ini yang kemarin juga sempat ricuh ya, ada aksi-aksi kekerasan yang seharusnya tidak boleh terjadi," imbuhnya. (nur/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT