GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Hilang Misterius di Pantai Pandan Payung, Begini Kesaksian Ibu Christopher Farrel Millenio

Kabar terkait keberadaan Christopher Farrel Millenio (25), founder startup Kecilin masih menjadi teka-teki hingga saat ini.
Selasa, 18 Februari 2025 - 20:47 WIB
Tim SAR saat melakukan pencarian di Pantai Pandan Payung. (Dokumentasi)
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Kabar terkait keberadaan Christopher Farrel Millenio (25), founder startup Kecilin masih menjadi teka-teki hingga saat ini.

Untuk diketahui, sejumlah barang milik Farrel berupa dompet yang berisi identitas KTP dan uang tunai senilai Rp 28 ribu juga handphone, jam tangan warna hitam, jamper dan kaus warna hitam dan delapan surat yang ditujukan kepada pihak keluarga ditemukan oleh penjaga warung di Pantai Pandan Payung, Kabupaten Bantul pada Minggu (9/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang-barang itu terbungkus dalam tas kresek warna putih. Pasca temuan itu, ada dugaan Farrel menceburkan diri ke laut.

Hening B Prabawati selaku ibu dari Farrel mengaku terakhir berkomunikasi dengan anaknya pada awal Februari 2025 lalu. 

Selama ini, Farrel beserta keluarga kecilnya tinggal di Jakarta. Sebelum kejadian tersebut, pihak keluarga mengungkap Farrel sedang menyelesaikan pekerjaannya di Yogyakarta.

"Selama ini (Farrel) di jakarta. Tapi pada saat beberapa hari sebelum kejadian itu, memang ada pekerjaan yang harus diselesaikan di Yogya," kata Hening dihubungi, Selasa (18/2/2025).

Ia melanjutkan, tidak ada kecurigaan dibenak keluarga. Saat kejadian, dirinya tidak ada di Yogyakarta. Sudah hampir 1,5 tahun, ia bersama suaminya juga berada di jakarta menemani Farrel dan keluarga kecilnya.

Selain itu, sosok Farrel dibenak keluarga merupakan tipikal orang yang tidak pernah bercerita kepada keluarganya mengenai masalah pekerjaannya.

"Dia mencoba untuk menyelesaikan sendiri. Tapi memang ada beberapa hal yang terkadang hanya sebatas cerita tetapi tidak kemudian secara mendalam menyampaikannya kepada kami," ucap Hening.

Sebelum kejadian pada Minggu tersebut, keluarga sempat menangkap permasalahan yang diduga membuat Farrel melakukannya. Namun, ia tidak menyampaikan permasalahannya secara detail. Sebab, keluarga akan menyelidiki terlebih dahulu apakah permasalahan tersebut menjadi pemicunya. 

"Sebenarnya permasalahan yang kemudian membuat Farrel memutuskan sesuatu memang ada beberapa hal. Untuk alasan permasalahannya seperti apa saya belum akan menyampaikannya karena kami masih menyelidiki. Tentunya, itu dilakukan oleh keluarga supaya kami tepat," tuturnya.

Hingga saat ini, pihak keluarga juga belum membuat laporan orang hilang ke kepolisian setempat. Pihaknya masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi temuan barang-barang milik Farrel.

"Pelaporan terkait orang hilang memang belum kami lakukan, karena kami masih berharap untuk pencarian terus dilakukan. Untuk pelaporan polisi, saya rasa akan kami lakukan. Tetapi, menanti jika benar-benar kami sudah pasti, sudah yakin bahwa mas Farrel hilang dimanapun," ungkap Hening.

Pihak keluarga juga membantah terkait keberadaan Farrel di Jakarta.

"Ada rumor mengenai mas Farrel sudah ditemukan bersama dengan keluarga saya sendiri juga gak tahu itu informasi darimana karena km merasa belum bertemu," ujarnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menyampaikan, semula memang ada dugaan orang menceburkan diri ke laut. Makanya, dilakukan pencarian di malam itu juga hingga pihak keluarga tiba di Polsek Kretek dan polisi mengembalikan barang yang ditemukan.

Menurut keterangan saksi, Yasminah selaku penjaga warung, sebelum ditemukan barang, ada laki-laki yang memang sempat pesan minuman kemudian pergi ke arah pantai.

Beberapa saat kemudian, dia melihat dan menemukan barang-barang yang ditinggalkan dan melaporkan temuan tersebut ke Polsek Kretek.

Karena belum cukup bukti adanya orang menceburkan diri ke laut, petugas SAR kemudian menghentikan pencarian.

Esok harinya, mendapatkan pesan dari pihak keluarga yang mengatasnamakan sepupu Farrel bahwa yang bersangkutan ada di Jakarta.

Meski belum diketahui kebenarannya dan belum ada bukti keberadaan Farrel, patroli rutin tetap dilakukan di sekitar pantai.

"Bilamana menemukan sesuatu yang mencurigakan akan kami laporkan kembali," kata Jeffry.

Lebih lanjut, hasil klarifikasi dengan pihak keluarga bahwa Farrel telah pergi dan lost kontak dengan keluarga sejak 4 hari yang lalu terhitung saat ditemukannya barang pada 9 Februari 2025.

Polres Bantul juga mendapat informasi bahwa Farrel ternyata pernah terlibat dalam kasus penipuan berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/636/XI/2024/SPKT/Polresta Sleman/ Polda DI Yogyakarta tanggal 6 November 2024 pukul 13.18 WIB.

Dalam laporan tersebut, kasus penipuan itu dilaporkan oleh pria inisial RAP (30) warga Sumberharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman.

Berdasarkan uraian awal, Farrel menghubungi RAP melalui Instagram dan berlanjut ke Whatsaap dengan maksud mengajak bertemu meminjam uang untuk keperluan menyelesaikan proyek di Kemenhan senilai Rp 13 Miliar dengan menunjukkan bukti perjanjian kerja sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Farrel memberikan jaminan sertifikat tanah kepada pelapor. Kemudian, pelapor mentransfer uang kepada terlapor secara bertahap baik melalui rekening terlapor maupun rekening sesuai permintaan terlapor.

Setelah akhir Agustus, terlapor tidak bisa dihubungi dan menghilang tidak diketahui keberadaannya. Atas peristiwa tersebut, pelapor mengalami kerugian uang senilai Rp 150 juta. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Dedi Mulyadi Kuras Kantong Pribadi Rp1 Miliar Demi Persib, Hasil Panen Sapi Jadi Rezeki Maung Bandung

Dedi Mulyadi Kuras Kantong Pribadi Rp1 Miliar Demi Persib, Hasil Panen Sapi Jadi Rezeki Maung Bandung

Sejarah baru tercipta di kancah sepak bola tanah air setelah Persib Bandung berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Bos Persib Bandung buka suara soal Igor Tolic yang menjadi pelatih pengganti Bojan Hodak. Mulai Super League musim depan, Bojan Hodak tak jadi pelatih Persib.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
Mata Uang Rupiah Terus Tergerus Dollar AS, Ekonom Ingatkan Hal Ini

Mata Uang Rupiah Terus Tergerus Dollar AS, Ekonom Ingatkan Hal Ini

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus menyita pandangan luas dari publik.

Trending

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Bos Persib Bandung buka suara soal Igor Tolic yang menjadi pelatih pengganti Bojan Hodak. Mulai Super League musim depan, Bojan Hodak tak jadi pelatih Persib.
Dedi Mulyadi di HUT Kodam III: Siliwangi Itu Bagian dari Hidup Rakyat Jawa Barat

Dedi Mulyadi di HUT Kodam III: Siliwangi Itu Bagian dari Hidup Rakyat Jawa Barat

Puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Kodam III/Siliwangi berlangsung penuh makna di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (22/5) malam. 
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT