News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Parkiran Abu Bakar Ali Yogyakarta Akan Dibongkar April 2024 untuk RTH, Parkir Dialihkan ke Ketandan

Parkiran Abu Bakar Ali (ABA) di Kawasan Malioboro Yogyakarta akan dibongkar pada April 2025.
Selasa, 18 Maret 2025 - 22:09 WIB
Parkiran Abu Bakar Ali (ABA) di Kawasan Malioboro Yogyakarta, Selasa (18/3/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Parkiran Abu Bakar Ali (ABA) di Kawasan Malioboro Yogyakarta akan dibongkar pada April 2025. Rencananya, bekas parkiran ABA tersebut akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Adapun, parkiran nantinya dialihkan ke Kawasan Ketandan.

Sekretaris Daerah DIY, Benny Suharsono menyampaikan bahwa parkiran ABA berdiri di atas tanah Kasultanan yang dipinjam pakai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Adapun, batas maksimal pengembaliannya yaitu Mei 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pembongkaran taman parkir ABA bagian dari dukungan terhadap sumbu filosofi Yogyakarta yang resmi ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO.

"Janjinya sampai Mei 2025 dipinjam pakainya. Jadi, April - Mei sudah harus dikembalikan ke yang kagungan (red: punya) lahan, Sultan Ground. Setelah itu, direncanakan jadi RTH untuk mendukung pengembangan sumbu filosofi," tutur Benny, Selasa (18/3/2025). 

Terkait keberadaan pedagang di parkiran ABA, Benny mengatakan masih menjadi kewenangan Pemkot Yogyakarta untuk menatanya. Ia memastikan bahwa Pemkot Yogyakarta sudah ada alternatif tempat untuk pemindahan pedagang disana.

"Sama dengan pengalaman kita, ketika pergeseran TM 2 ke satu area di tempat yang sama. Kami berbagi peran disitu. Dari awal seperti itu dan akhirnya bisa diselesaikan oleh Pemkot. Kalau belum selesai, kami belum berani membongkar," ucap Benny.

Sedangkan, mengenai alternatif lokasi parkir, kata Benny, Pemda DIY telah menyiapkan, salah satunya di kawasan Ketandan. Disana, kapasitas parkir cukup luas untuk menampung bus-bus besar. Kendati demikian, perlu penataan parkir lebih lanjut.

"Parkiran Ketandan sudah kami fungsikan, makanya sewanya diperpanjang. Nanti (kapasitas) akan diatur. Pengertian kita, satu bus masuk ke jalan di tengah kota akan memakan sekian puluh motor yang tidak bisa parkir. Maka upayanya, bus besar tidak masuk kota," kata Benny.

Oleh karena itu, masyarakat di Yogyakarta yang memiliki lahan luas juga diberikan kesempatan untuk membuka lahan parkir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin, sudah diimbau langsung oleh Gubernur, warga yang kagungan (red: punya) lahan silakan saja, buka (lahan parkir) untuk mendukung kawasan epicentrum sumbu filosofi," pungkasnya. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT