News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mencicipi Kopi Era Kolonial Belanda Sembari Belajar Budidaya di Agroeduekowisata Budaya Trajumas Java Coffe Kulon Progo

Agroeduekowisata Budaya Trajumas Java Coffe bisa menjadi pilihan wisatawan ketika berlibur di Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Jumat, 25 April 2025 - 17:07 WIB
Wisatawan ketika berlibur di Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Kulon Progo, tvOnenews.com - Agroeduekowisata Budaya Trajumas Java Coffe bisa menjadi pilihan wisatawan ketika berlibur di Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Disana, wisatawan bisa menikmati beragam varian kopi sembari belajar bagaimana budidaya tanaman tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agustinus Sulistio selaku pemilik Trajumas Java Coffe menceritakan, awalnya usahanya tersebut dirintis sejak tahun 2019 lalu.

Kala itu, ia bersama lima orang rekannya melihat beragam potensi sumber daya alamnya yang melimpah hanya saja belum termaksimalkan dengan baik terutama di lahan-lahan pertanian.

Mulai 2019-2020 atau kurang lebih 1 tahun, mereka akhirnya melakukan penelitian tentang beberapa tanaman yang berpotensi hidup di wilayah Pagerharjo terutama di dataran 10 pedukuhan. Waktu itu, ada lima item tanaman yang diteliti dari mulai rempah-rempah, palawija dan kopi.

Dalam penelitian tersebut, mereka menemukan pohon kopi yang ada sejak kolonial Belanda dengan sistem tanam paksa atau dikenal cultuurstelsel. Dari tanam paksa itu, diketahui ada Kopi Londo atau namanya Kopi Siberia atau dikenal saat ini dengan Kopi Liberica.

"Waktu itu ada beberapa hal yang menggelitik kita dengan potensi yang sedemikian banyak kenapa desa ini belum terkenal. Karena kita kalau mau ke Menoreh atau Pagerharjo gak ngerti mau ngapain, gak ada tujuan di awal," kata Tio sapaan akrabnya saat dihubungi, Jumat (25/4/2025)

Kopi diproses untuk disajikan ke pengunjung di Trajumas Java Coffe di Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Darisitu, lanjut Tio, mulailah mengembangkan pertanian bekerjasama dengan BUMDes untuk mengembangkan kopi secara swadaya masyarakat. Pada tahun 2021, tertanam 12.000 batang bibit kopi lokal.

Disana, lahan-lahan yang belum maksimal mereka coba manfaatkan dan membuat target-target yang akan dicapai selama 10 tahun ke depan terhitung sejak 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Salah satu targetnya yaitu 50 hektar (ha) tanaman kopi. Untuk saat ini, sudah tercapai 24 ha. Cuma, karena lahannya punya petani gak bisa hamparan-hamparan karena pegunungan, sehingga ada sebagian yang sudah ditanam misalnya 5 ha," ucap Tio.

Lebih lanjut, manajemen perkebunan itu terus berkembang sampai 2023. Di tahun 2023, Trajumas Java Coffe resmi didampingi oleh BUMDes dalam rangka menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) desa setempat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Cristiano Ronaldo terancam larangan bela Timnas Portugal hingga 6 bulan. Ancaman tersebut muncul setelah ia disebut meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin.
Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Kedua pelajar ditemukan tergeletak tertelungkup di trotoar dengan kondisi luka di kepala. Masyarakat sekitar sempat mengerubungi kedua jasad tersebut.
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober yang berhasil dimenangkan oleh sang juara bertahan, Marc Marquez.
Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Calvin Verdonk tak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia setelah membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT