GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringatan Hardiknas di Yogyakarta Diwarnai Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Dobrak Pagar Gedung DPRD DIY

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Yogyakarta diwarnai dengan aksi unjuk rasa para mahasiswa di daerah ini.
Jumat, 2 Mei 2025 - 21:11 WIB
Massa yang terdiri dari para mahasiswa di Yogyakarta mendobrak gedung DPRD DI Yogyakarta saat peringatan Hardiknas, Jumat (2/5/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Yogyakarta diwarnai dengan aksi unjuk rasa para mahasiswa di daerah ini.

Dengan mengenakan kostum serba hitam, massa berunjuk rasa di depan Kantor DPRD DI Yogyakarta. Mereka memasang dua spanduk di pagar gedung wakil rakyat yang sebelumnya telah ditutup rapat oleh petugas keamanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, spanduk pertama berlatar hitam dengan gambar burung Garuda bertuliskan Indonesia Gelap. Sementara, spanduk kedua terdapat gambar mantan Presiden RI ke-2 Suharto dengan tulisan 'Jenderal Besar Tersangka Koruptor' dan Presiden RI, Prabowo Subianto bertuliskan 'Pelaku Kejahatan Hak Asasi Manusia (HAM)'. Dalam spanduk tersebut, juga terdapat tulisan 'Hantam Mertua dan Menantu Otoriter'.

Meski saat aksi berlangsung diguyur hujan, namun kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah mereka. 

Perwakilan Peserta Aksi, Tiyo Ardianto mengatakan, aksi ini digalang secara damai dalam rangka memperingati Hardiknas yang mana pendidikan masih menjadi salah satu masalah terbesar di Indonesia.

Sehingga, orasi-orasi yang disampaikan oleh berbagai elemen untuk menandai bahwa pendidikan bukan menjadi prioritas pembangunan di negara ini.

"Begitu banyak masalah (pendidikan) harus diselesaikan dan masih menjadi PR, tetapi pemerintah tidak memberikan sikap, seolah-olah pendidikan menjadi prioritas," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua BEM KM UGM ditemui di sela aksi, Jumat (2/5/2025) sore.

Melalui aksi damai ini, massa mencoba ingin masuk ke gedung DPRD DI Yogyakarta. Gedung yang dibangun dengan uang pajak rakyat. Namun, keinginan mereka dihalau oleh protokol DPRD DI Yogyakarta yang menyampaikan bahwa massa tidak boleh masuk ke dalam gedung. Sehingga, massa mencoba mendobrak pagar gedung wakil rakyat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain pendidikan, demonstran juga menyoroti terkait kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah yang dampaknya sudah sangat terlihat jelas. Misalnya, anggaran untuk kegiatan organisasi mahasiswa (ormawa) di UNY sudah dipotong sampai 50 persen.

Di lokasi yang sama, Edison selaku peserta aksi lainnya juga menyoroti fenomena militer masuk ke kampus. Sekarang ini, mereka tidak hanya sebagai pengajar, namun juga sebagai mahasiswa yang tidak bisa melepaskan atribut militaristiknya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 5 tahun penjara eks Sekretaris MA Nurhadi. KPK berharap putusan memberi efek jera.
Agen Korea Chris Kim Spill Fasilitas yang akan Didapat Megawati Hangestri Selama di Hillstate

Agen Korea Chris Kim Spill Fasilitas yang akan Didapat Megawati Hangestri Selama di Hillstate

Jelang gabung Hillstate pada akhir Juni mendatang, agen Korea Chris Kim menjabarkan fasilitas apa yang nantinya akan didapat Megawati Hangestri selama di Korea.
Soal Marak Dugaan Teror Pocong, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Soal Marak Dugaan Teror Pocong, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Polda Metro Jaya buka suara soal maraknya dugaan teror pocong yang muncul di wilayah hukumnya. Insiden ini diduga merupakan sebuah modus kejahatan. Polda Metro
Lelang Aset Negara Raup Hampir Rp1 Triliun, Ini Pentingnya Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Lelang Aset Negara Raup Hampir Rp1 Triliun, Ini Pentingnya Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Keberhasilan lelang aset negara tidak hanya diukur dari besarnya angka transaksi, tetapi juga dari tingkat transparansi pelaksanaannya. Sistem lelang terbuka dinilai mampu mencegah
MacBook Neo Baru Rilis dan Warnanya Bikin Susah Pilih, Spek Murahnya Malah Bikin Kaget

MacBook Neo Baru Rilis dan Warnanya Bikin Susah Pilih, Spek Murahnya Malah Bikin Kaget

MacBook Neo resmi rilis di Indonesia dengan harga Rp10 jutaan, desain warna-warni, chip A18 Pro, dan baterai tahan lama.
Ephorus HKBP Victor Tinambunan Tinjau Persiapan HUT ke-165 di GBK, Fokus Ibadah Syukur

Ephorus HKBP Victor Tinambunan Tinjau Persiapan HUT ke-165 di GBK, Fokus Ibadah Syukur

Panitia Nasional Hari Ulang Tahun (HUT) ke-165 Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mulai mematangkan persiapan ibadah raya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK),

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT