GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSI DIY Optimis Agus Mulyono Herlambang Menang Jadi Ketua Umum

Pemilihan Ketum PSI kini memasuki ujung waktu. DPW PSI DIY mendukung dan optimis Agus Mulyono Herlambag menang sebagai Ketum PSI yang baru.
Jumat, 18 Juli 2025 - 20:21 WIB
PSI DIY dukung dan optimis Agus Mulyono Herlambang menang dalam pemilihan e voting Ketum PSI yang baru.
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Pemilihan Ketum PSI kini memasuki ujung waktu. DPW PSI DIY mendukung dan optimis Agus Mulyono Herlambang menang sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang baru.

Dukungan kepada Agus Mulyono sekaligus penyampaian visi misi caketum no 3 tersebut menuju Kongres PSI dan menyambut pemilu raya PSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita akan mendengarkan visi misi dari Calon Ketua Umum yang diusung PSI DIY, yaitu Bro Agus Mulyono Herlambang," ungkap Kamaruddin, Ketua DPW PSI DIY, Jumat (18/7).

Menurut Kamaruddin, acara dukungan yang diikuti ratusan kader dan DPD PSI se Yogyakarta diadakan di  Den Nany Resto, Jalan Tamansiswa Kota Yogyakarta, sebagai bentuk soliditas dan menyambut era baru PSI.

Kamaruddin menyampaikan dukungan seluruh kader PSI DIY kepada Agus Mulyono yang merupakan kader terbaik PSI menjadi bukti bahwa partai PSI merupakan partai PSI transparan dan terbuka dalam pemilihan ketum.

"Ya, alasan kita itu yang pertama ya karena PSI ini ya berbasis pada nilai-nilai yang demokratis maka kemudian pasti kami akan mendukung ya calon yang kami anggap itu mumpuni. Mas Agus Herlambang, kami menganggapnya ya sebagai calon yang mumpuni. Beliau yang membawa nilai-nilai keberagaman," terang Kamaruddin.

"Maka oleh karena itu kami dari DPW PSIDY termasuk DPD mendukung, memberi dukungan ya sebagai bakal calon bahkan sekarang menjadi calon. Kami yakin di DIY, Mas Agus menang. Ya. Hari ini bisa dilihat di e-voting, Mas Agus menang," tambah Kamar.

Kamaruddin juga menyampaikan pemilihan ketum PSI merupakan pemilihan model baru di dunia politik Indonesia.

"Apabila ada pemilihan-pemilihan yang berbeda, misal kader memilih yang berbeda, itu juga enggak masalah di kita. Ini merupakan ya sebagai model baru di dalam pemilihan ketua umum partai. Ya selama ini ketua umum itu enggak pernah dipilih. Hanya tapi Bukan sampai seumur hidup. Tapi ini saat ini ya, PSI membuka peluang di mana satu orang adalah satu suara. One man one Saya kira itu," ungkapnya.

Sementara Caketum PSI, Agus Mulyono menyampaikan Pemilu Raya melalui evoting menjadi peluang yang sama dengan kandidat lainnya.Sehingga, kata Agus Mulyono, pada Pemilu Raya semua anggota punya hak dan kesempatan, dan boleh punya pilihan yang berbeda.

"Mudah-mudahan ini menjadi apa ikhtiar kami bisa tercapai dengan maksimal di nanti besok pengumumannya di tanggal 19. E-Voting ini menjadi peluang bagi seluruh kandidat karena tidak ada satupun anggota yang bisa diintervensi oleh siapapun," jelasnya.

 "Nah, format ini yang lagi dikembangkan oleh PSI sehingga siapapun termasuk saya juga punya kesempatan untuk terpilih di kongres begitu," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tak dipungkiri, dukungan kepada Agus Mulyono ini akan menghadapi lawan kuat yakni Kaesang Pengarep yang selama ini digadang-gadang menjadi Ketum PSI. Namun saat ditanya peluangnya menghadapi lawan kuat yakni Kaesang Pengarep, Agus Mulyono menyebutkan dirinya didukung kader dan DPW PSI lainnya yakin dan optimis.

"Ya, tentu saja kami sudah berhitung. Saya yakin itu cukup kuat juga untuk menjadi penantang kuat bagi Mas Kaesang," pungkasnya. (nur/buz))

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT