News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Temuan Kandungan CTM dan Parasetamol di Tubuh Diplomat Arya Daru, Kakak Ipar Sebut Hal Lumrah

Pihak keluarga menanggapi temuan obat CTM (Chlorpheniramine) dan Parasetamol yang terkandung di dalam tubuh Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Arya Daru Pangayunan
Rabu, 30 Juli 2025 - 18:50 WIB
Meta Bagus, kakak ipar Arya Daru.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Pihak keluarga menanggapi temuan obat CTM (Chlorpheniramine) dan Parasetamol yang terkandung di dalam tubuh Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Arya Daru Pangayunan berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

Menurut Meta Bagus selaku kakak ipar korban, temuan kedua jenis obat itu merupakan hal yang lumrah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namanya orang yang sakit itu kan lumrah ya. Kadang kita pusing ya minum Paracetamol, kadang kalau pas lagi sembelit ya obat sembelit dan lain sebagainya," ucapnya saat ditemui awak media di rumahnya Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Selasa (29/7/2025) malam.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah mengumumkan penyebab kematian Arya Daru. Polisi menyatakan, kematian korban tanpa ada pidana dan keterlibatan orang lain.

Arya Daru meninggal karena kehabisan napas. Mengingat, jasad korban saat ditemukan di kosnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat dalam kondisi kepala terlilit lakban.

Namun demikian, pihak keluarga meyakini bahwa kematian Arya Daru bukan karena bunuh diri.

"Kami meyakini bahwa Almarhum tidak seperti itu (bunuh diri)," kata Meta Bagus.

Hingga saat ini, lanjutnya, keluarga masih berduka dan sangat terpukul pasca kejadian tersebut.

"Kami ini sedang fokus untuk tetap menjaga hati dan pikiran dari anak-anak almarhum. Karena kan seperti kita ketahui ini juga bukan proses yang mudah, kita semua tahu lah situasinya seperti ini. Ini sangat berat bagi kami," ucapnya.

Meta pun mengajak masyarakat termasuk awak media untuk mengawal kasus ini mengingat proses penyelidikan masih berlanjut.

"Kami sangat-sangat menghargai sekali dukungan dari teman-teman media, dari seluruh masyarakat Indonesia mengenai kasus ini. Kami percaya bahwa kita semua bagian dari masyarakat ini percaya bahwa keadilan adalah milik bersama. Pada waktunya nanti kami juga percaya kebenaran akan terungkap dengan terang dan membawa keadilan dan ketenangan bagi baru, juga bagi yang ditinggalkan," ungkap Meta. 

Diberitakan sebelumnya, Tim Puslabfor Polri, Adelano mengungkap bahwa Arya Daru sempat mengonsumsi beberapa jenis obat.

"Adanya konsumsi paparan obat sebelum kematian. Seluruh hasil pemeriksaan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang diserahkan kepada penyidik," ujar Adelano di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, kedua jenis obat yang dikonsumsi oleh korban antara lain CTM dan Paracetamol.

"CTM adalah antikistimin meredakan alergi, serta memiliki efek mengantuk. Kombinasi kedua obat itu pada obat flu dan demam," ujar dia. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT