News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengaku Anggota Polisi, Tiga Pemuda Aniaya dan Rampas Handphone Remaja di Kulon Progo

Tiga pemuda diamankan polisi lantaran merampas ponsel di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Jumat, 8 Agustus 2025 - 20:10 WIB
Tiga pelaku dan barang bukti dalam kasus curas dihadirkan saat rilis kasus di Mapolres Kulon Progo, Jumat (8/8/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Tiga pemuda diamankan polisi lantaran merampas ponsel di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Untuk melancarkan aksinya, para pelaku menyaru sebagai anggota kepolisian. Mereka inisial GBN (23) dan YSP (24) warga Kulon Progo serta BI (24) warga Kota Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, korbannya inisial NRA (15) dan RH (16) warga Kulon Progo serta NRF (15) warga Kalimantan Timur.

Kanit 2 Satreskrim Polres Kulon Progo, Iptu Rifai Anas menuturkan, tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi pada Minggu (3/8/2025) pukul 00.30 WIB.

Awalnya, korban yang saat itu berjumlah enam orang saling berboncengan sepulang dari tabligh akbar di Panjatan. 

Ketika para korban yang masih berstatus SMP dan SMA akan pulang, mereka berniat untuk mengisi BBM di SPBU Cangkringan.

Sewaktu masuk ke SPBU, dua orang tersangka yang berboncengan sepeda motor dengan kondisi platnya sudah ditutup menghampiri para korban. Kemudian, para pelaku menegurnya dengan alasan tidak jelas.

"Lalu, pelaku mengarahkan (korban) ke tempat yang sepi sekitar 1 km dari SPBU. Dan mereka (pelaku) memeriksa korban seakan-akan memposisikan dirinya sebagai anggota kepolisian," ungkap Rifai saat rilis kasus, Jumat (8/8/2025).

Setelah itu, ketiga pelaku memeriksa barang yang dibawa korban seperti ponsel dan motor. Tak berselang lama, datang lagi seorang tersangka dengan mengendarai motor Scoopy melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara mencekik dan memukulnya. 

"Karena korban masih anak-anak sehingga tidak bisa melakukan perlawanan. Para pelaku berhasil mengambil paksa tiga ponsel korban kemudian melarikan diri ke arah Selatan," terang Rifai.

Dari peristiwa itu, ada masyarakat yang menginformasikan ke polisi untuk selanjutnya dilakukan interogasi awal terhadap para korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya, polisi mendapatkan ciri-ciri para pelaku. Tak memerlukan waktu lama, polisi menjumpai para pelaku dengan ciri-ciri yang disebutkan oleh korban.

Kemudian, polisi melakukan penangkapan terhadap para pelaku beserta barang bukti di antaranya tiga buah ponsel, dua unit motor yang salah satunya sudah ditutup platnya menggunakan plastik warna hitam serta sebilah pisau yang disimpan di dalam jok motor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.
Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!

Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!

Keluarga YTR menolak keras permintaan maaf dari Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya di Bandung selama 3 tahun.
Jokowi: Target PSI Bukan Sekadar Masuk Senayan, Kami Bidik Hasil yang Lebih Besar

Jokowi: Target PSI Bukan Sekadar Masuk Senayan, Kami Bidik Hasil yang Lebih Besar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi meminta seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membangun mesin partai yang kuat hingga tingkat desa sebagai modal menghadapi Pemilu 2029.
Hilirisasi Baterai EV Halmahera Dongkrak Energi MIND ID 90 Persen, Tapi Emisi Dipangkas 2 Juta Ton CO2e

Hilirisasi Baterai EV Halmahera Dongkrak Energi MIND ID 90 Persen, Tapi Emisi Dipangkas 2 Juta Ton CO2e

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menetapkan target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 15,5% atau setara sekitar 2 juta ton CO2 ekuivale

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT