News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jembatan Sesek Penghubung Kulon Progo - Bantul Ambruk Tergerus Banjir Sungai Progo

Jembatan Sesek di Kabupatan Kulon Progo, DI Yogyakarta ambruk setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat pada Selasa (19/8/2025) sore.
Rabu, 20 Agustus 2025 - 14:54 WIB
Jembatan Sesek di Kabupatan Kulon Progo, DI Yogyakarta ambruk setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat, Selasa (19/8/2025) sore.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Jembatan Sesek di Kabupatan Kulon Progo, DI Yogyakarta ambruk setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat pada Selasa (19/8/2025) sore.

Kini, jembatan kayu yang melintang di atas Sungai Progo itu tak bisa dilintasi kendaraan. Robohnya, jembatan yang menjadi jalan alternatif penghubung Kabupaten Kulon Progo - Bantul itu viral setelah diunggah di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah video, terekam jembatan yang terbuat dari bambu itu tak kuasa menahan derasnya arus Sungai Progo. Alhasil, jembatan yang berada di Dusun Temben, Kalurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah itu roboh.

Postingan yang diunggah oleh akun Instagram @yogyaoffial menuai beragam respon dari warganet.

"Gimana gak jebol ringkih banget dari bambu sedangkan sungainya lebar," tulis akun @zahraamaliaa99.

Postingan serupa juga diunggah oleh akun Instagram @visitkulonprogo. Warganet berkomentar masyarakat yang biasanya lewat di jembatan itu harus memutar dengan jarak tempuh yang lebih jauh.

"Dan kita harus mutar lagi klo mau ke Bantul," tulis akun @hidayahjii.

Tokoh Masyarakat Dusun Temben, Sumarno menuturkan bahwa Jembatan Sesek ambruk sekira pukul 17.30 WIB.

"(Jembatan Sesek roboh) mau magrib atau sekira pukul 17.30 WIB kemarin," kata dia saat dihubungi Rabu (20/8/2025).

Dia menyebut, ambruknya Jembatan Sesek seiring meningkatnya debit air di Sungai Progo. Ditambah, cuaca ekstrem yang terjadi saat itu menyebabkan pohon kelapa roboh kemudian terbawa arus dan menghantam badan jembatan. Akibat kejadian itu, kerugian ditafsir mencapai puluhan juta rupiah.

"Karena jembatan rusak, kerugiannya mencapai Rp 50 juta," ucap Sumarno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait kejadian ini, pihaknya berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo untuk dibangunkan jembatan permanen. Mengingat, peristiwa Jembatan Sesek roboh tergerus air Sungai Progo terjadi setiap tahun saat musim penghujan tiba.

"Harapannya ada perhatian dari Pemkab. Dulu beberapa kali kami usulkan saat musrenbang untuk dibuatkan jembatan permanen. Namun karena keterbatasan dana, pakai jembatan sementara dari bambu," ungkap Sumarno. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT