News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dewan Masjid Indonesia Jelaskan Kronologi Pemasangan Spanduk 'Bakso Babi Tidak Halal' di Ngestiharjo Bantul

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ngestiharjo memberikan penjelasan resmi terkait pemasangan spanduk bertuliskan 'Bakso Babi (tidak halal) di wilayahnya.
Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:33 WIB
Pemasangan spanduk di Warung Bakso Pak Saido di Dusun Cobongan, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta yang baru-baru ini viral di media sosial.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ngestiharjo memberikan penjelasan resmi terkait pemasangan spanduk bertuliskan 'Bakso Babi (tidak halal) di wilayahnya.

Spanduk itu terpasang di warung bakso Pak Saido. Lokasinya berada di Dusun Cobongan, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Baru-baru ini, pemasangan spanduk tersebut viral di media sosial (medsos).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DMI Ngestiharjo, Ahmad Bukhori menyampaikan bahwa warung itu telah berjualan bakso sekitar tahun 1990 dari yang semula jualan keliling kampung hingga sewa kios pada 2016 lalu.

Adapun, DMI Ngestiharjo baru mengetahui bakso tersebut menggunakan bahan baku daging babi setelah adanya pengaduan yang disampaikan dalam pengajian rutin bulanan di wilayahnya. Pengajian itu dihadiri oleh takmir masjid dan musala se-Kalurahan Ngestiharjo.

"Awal Januari 2025 lalu, salah satu takmir menyampaikan keresahan dari jemaah sekitar. Bakso Pak Saido ini kok yang beli banyak yang muslim, banyak yang pake jilbab dan nggak tau kalau bakso itu mengandung babi," kata Ahmad saat dihubungi, Selasa (28/10/2025).

Dengan adanya keresahan ini, DMI Ngestiharjo sebagai organisasi masyarakat menaruh perhatian. Pihaknya kemudian melakukan pendekatan persuasif dengan mendatangi Dukuh setempat.

"Dari dukuh kemudian ke RT istilahnya nembungi ke pihak penjualnya Pak Saido ini. Mohon untuk dagangannya dilabeli karena banyak muslim yang datang kesitu tapi terkecoh," ucap Ahmad.

Hanya saja, penjualnya saat itu hanya memasang pemberitahuan bertuliskan 'B2' di setengah HVS putih yang dilaminating.

"Pemberitahuan itu kadang dipasang, kadang tidak. Naluri seorang penjual barangkali takut kalau misalkan ditulisi non halal atau babi, pelanggannya berkurang," tutur Ahmad.

Pada Februari 2025, DMI Ngestiharjo akhirnya berinisiatif memasang spanduk yang berukuran lebih besar bertuliskan 'Bakso Babi (tidak halal). Informasi ini disampaikan oleh MUI Kapanewon Kasihan dan DMI Ngestiharjo'. Pemasangan spanduk turut disaksikan penjualnya yang dinilai kooperatif dan menerima atau ikhlas tanpa syarat (legowo).

"Kita juga enggak ingin, Pak Saido kehilangan pekerjaannya. Mau jualan babi itu haknya dia, kita enggak melarang. Cuma ada aturannya di Perda dan UU Perlindungan konsumen produk halal, misalnya jual produk tidak halal, harus ada labelnya," terang Ahmad.

Singkat cerita pemasangan spanduk yang akhirnya viral di media sosial, mendapat perhatian dari pemerintah dalam hal ini KUA yang kemudian memanggil DMI Ngestiharjo untuk meminta penjelasan dalam forum yang turut dihadiri Polsek, MUI, NU, Muhammadiyah dan tokoh masyarakat.

Harapannya, pemasangan spanduk di warung bakso milik Pak Saido bisa menjadi percontohan bagi warung-warung bakso lainnya yang menggunakan bahan baku daging babi. Ke depan, pemerintah bisa mencarikan solusi terkait hal ini dan menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yuna Pancawati menyebut, ada beberapa regulasi daerah yang mengatur tentang produk halal.

Terkait peristiwa di Bantul tersebut berkaitan dengan Perda DIY Nomor 5 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal dan Pergub DIY Nomor 27 Tahun 2018 tentang pengawasan dan sertifikasi produk halal. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selesai Diperiksa Soal Dugaan Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape, Youtuber Bigmo Sampaikan Maaf

Selesai Diperiksa Soal Dugaan Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape, Youtuber Bigmo Sampaikan Maaf

Youtuber Muhammad Jannah atau Bigmo selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Senin (10/8) terkait dugaan melibatkan anak dalam promosi liquid vape dalam tayangan live streaming.
Ilham Dzikri dan Ida Ayu Manik Juara Tour Malasari Halimun Salak 2026

Ilham Dzikri dan Ida Ayu Manik Juara Tour Malasari Halimun Salak 2026

Ilham menjadi yang tercepat pada nomor Men Elite Individual Road Race (IRR), sedangkan Ida Ayu Manik menguasai kategori Women Open IRR. Perlombaan tersebut berlangsung pada Minggu (9/8/2026).
Penertiban Tambang Ilegal Jadi Katalis Produksi dan Kinerja TINS

Penertiban Tambang Ilegal Jadi Katalis Produksi dan Kinerja TINS

Penertiban tambang timah ilegal berpotensi menjadi katalis bagi PT Timah Tbk (TINS) untuk meningkatkan produksi. Aktivitas pertambangan ilegal selama ini jadi
Mendagri Tito Karnavian Sebut Inflasi Juli 2,88 Persen Masih Dalam Rentang Ideal

Mendagri Tito Karnavian Sebut Inflasi Juli 2,88 Persen Masih Dalam Rentang Ideal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian memberikan respons positif terhadap realisasi inflasi tahunan (year on year) pada Juli 2026 yang berada di angka 2,88 persen.
Tim Kuasa Hukum Hellyana Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel, Uji Penetapan Tersangka Ijazah

Tim Kuasa Hukum Hellyana Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel, Uji Penetapan Tersangka Ijazah

Tim Penasehat Hukum Hellyana, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, yang terdiri dari 12 advokat, secara resmi mengajukan permohonan praperadilan ke PN

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT