News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konflik PBNU Memanas, Nahdliyin Yogyakarta Ajak Pemegang Mandataris Muktamar Bersilaturahmi dan Tabayyun

Suasana internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tengah memanas setelah mencuat berbagai perbedaan sikap dan pandangan di kalangan Nadliyin belakangan terakhir ini.
Jumat, 28 November 2025 - 18:42 WIB
Mubes Nahdliyin Yogyakarta mengeluarkan seruan penting kepada seluruh pemegang mandataris muktamar untuk melakukan langkah konkret demi meredam potensi perpecahan di kalangan Nahdliyin, Jumat (28/11/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Suasana internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tengah memanas setelah mencuat berbagai perbedaan sikap dan pandangan di kalangan Nadliyin belakangan terakhir ini.

Menyikapi situasi tersebut, musyawarah besar (mubes) Nahdliyin Yogyakarta mengeluarkan seruan penting kepada seluruh pemegang mandataris muktamar untuk melakukan langkah konkret demi meredam potensi perpecahan di kalangan Nahdliyin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mengajak seluruh pemegang mandataris muktamar memohon kepada jajaran syuriah dan tanfidziyah untuk silaturahmi dan mengedepankan tabayyun dalam mengelola persoalan jamiyah," kata Zuhdi Abdurrahman, Jumat (28/11/2025).

Zuhdi menyampaikan bahwa hal ini tak lepas dari struktur NU yang didesain dengan menempatkan syuriah sebagai pengendali arah kebijakan, sementara tanfidziyah adalah pelaksana. 

Menurutnya, segala perbedaan pandangan hendaknya dikelola dengan adab kesantrian dan diselesaikan melalui mekanisme musyawarah yang dipimpin oleh kearifan syuriah, bukan dengan saling meniadakan satu sama lain.

"Sesuai amanat muqaddimah qanun asasi jamiyah, tugas utama jam'iyah adalah menggalang persatuan hati antar seluruh komponen," ucap Zuhdi.

Ia melihat, konflik elit PBNU yang terjadi saat ini telah mencederai prinsip ukhuwah nahdliyah yang seharusnya menjadi pondasi untuk menyukseskan tujuan-tujuan besar jamiyah, bukan ambisi persoalan. 

Karena itu, jamiyah perlu kembali menjalankan nilai-nilai dasar khittah yakni tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), i'tidal (tegak lurus atau adil) dan tasamuh (toleran). 

"Keadilan harus ditegakkan di dalam struktur organisasi sebelum kita bicara keadilan untuk bangsa. Tidak boleh ada dominasi satu organ atas organ lainnya yang melanggar prinsip kolektif, kolegial dan keorganisasian," ungkapnya.

Nahdliyin Yogyakarta juga menolak segala bentuk kooptasi dan intervensi proxy politik eksternal yang menjadikan NU sebagai alat kekuasaan.

NU harus berdaulat secara politik dan bagian dari civil society yang kritis dan bermartabat, bukan menjadi stempel kepentingan politik praktis yang mereduksi kesakralan organisasi yang dijalankan berdasarkan kepemimpinan ulama dan nilai-nilai keulamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami juga mengharap kepada semua PBNU untuk lebih memperhatikan persoalan warga NU di kelas bawah dan jelata-jelata nahdliyin," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, konflik internal di tubuh PBNU mencuat pasca pemecatan KH Yahya Kholil Staquf alias Gus Yahya dari jabatan ketua umum (ketum) per 25 November 2025 lalu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jamin Kebebasan Berpendapat, Menko Polkam: Demonstrasi Dipersilakan, Aksi Anarkis akan Ditindak

Jamin Kebebasan Berpendapat, Menko Polkam: Demonstrasi Dipersilakan, Aksi Anarkis akan Ditindak

Pemerintah menegaskan kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum tetap menjadi hak setiap warga negara yang dijamin dan tidak akan dibatasi. 
Sempat Dibidik Persija Tapi Mendarat di Bandung, Peralta Akhirnya Unjuk Gigi Bareng Persib di Piala Presiden 2026

Sempat Dibidik Persija Tapi Mendarat di Bandung, Peralta Akhirnya Unjuk Gigi Bareng Persib di Piala Presiden 2026

Mariano Peralta menjalani debut bersama Persib Bandung saat menghadapi Persija. Dirinya tampil di beberapa menit terakhir dalam semifinal Piala Presiden 2026.
5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Siapa saja dokter dan nakes yang menghujat Yurizal Tri Chaerawan? Simak daftar 5 sosok viral usai mengomentari pasien BPJS yang meninggal dunia itu.
Kejagung Bongkar Hasil Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah, Ini Barang Bukti yang Disita

Kejagung Bongkar Hasil Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah, Ini Barang Bukti yang Disita

Kejaksaan Agung RI mengungkap hasil penggeledahan yang dilakukan tim penyidik di rumah tersangka Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah dan Don Ritto.
Menko Polkam soal Pagar Tinggi di Sejumlah Mal, Tegaskan Tak Terkait Ancaman Keamanan Nasional

Menko Polkam soal Pagar Tinggi di Sejumlah Mal, Tegaskan Tak Terkait Ancaman Keamanan Nasional

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan, pemasangan pagar tambahan di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta dan beberapa daerah tidak berkaitan dengan kondisi keamanan nasional.
Ada Usul Biaya Kampanye Pemilu Ditanggung APBN, DPR: Kita akan Tampung

Ada Usul Biaya Kampanye Pemilu Ditanggung APBN, DPR: Kita akan Tampung

DPR akan mengkaji usulan agar APBN dapat menanggung biaya kampanye Pemilu. Namun demikian, usulan tersebut harus tetap mempertimbangkan kondisi fiskal negara.

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menanggapi isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). 
Ramalan Keuangan Shio 6 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi

Ramalan Keuangan Shio 6 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi

Ramalan keuangan shio 6 Agustus 2026 mengulas kondisi finansial dari Tikus hingga Babi secara lengkap, disertai angka hoki masing-masing shio hari Kamis ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT