GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri PPPA Sebut Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Terdampak Bencana di Sumatera Mulai Terpenuhi

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan bahwa kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak yang menjadi korban bencana alam di Sumatera kini mulai terpenuhi.
Selasa, 9 Desember 2025 - 08:33 WIB
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi (kiri) didampingi Ketua KPK, Setyo Budiyanto (kanan) ditemui seusai bimtek dalam rangkaian Hakordia 2025 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (8/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan bahwa kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak yang menjadi korban bencana alam di Sumatera kini mulai terpenuhi.

Menurutnya, pemerintah sudah merespon cepat terkait bantuan yang dibutuhkan khususnya untuk perempuan dan anak-anak, setelah pihaknya turut meninjau ke lapangan, salah satunya Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami melihat bahwa kebutuhan spesifik anak-anak dan perempuan sudah mulai tercukupi walaupun belum semuanya," kata Arifatul Choiri Fauzi, Menteri PPPA ditemui seusai bimtek dalam rangkaian Hakordia 2025 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (8/12/2025).

Tentunya, kebutuhan spesifik yang diperlukan perempuan berbeda dengan laki-laki. Sebagai contoh menyangkut kebutuhan reproduksi. Pun, kebutuhan logistik anak-anak dengan orang dewasa.

"Ya seperti pembalut, pakaian dalam. Kemudian, makanan untuk anak-anak kan berbeda dengan orang dewasa. Ini juga sudah disediakan oleh pemerintah dengan berbagai upaya yang maksimal," ucap Arifa.

Pemenuhan kebutuhan spesifik mulai dilakukan berkolaborasi dengan semua pihak, bukan hanya dari Kementerian baik Kemensos maupun PPPA saja melainkan turut melibatkan TNI/Polri.

"Semua ikut melakukan yang terbaik. Pun, trauma healing untuk perempuan dan anak-anak dari hari pertama kita kesana sudah dilakukan. Doakan mudah-mudahan bisa diberikan kemudahan, kelancaran untuk mengatasi semuanya," ungkap Arifa.

 

Pemda DIY Salurkan Bantuan

Pemda DI Yogyakarta menyalurkan 842 kilogram (kg) bantuan berupa kebutuhan medis ke tiga provinsi terdampak yakni Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Bantuan senilai Rp 96 juta tersebut dikirimkan hari ini melalui jalur darat.

Kepala Dinkes DIY, Gregorius Anung Trihadi menyampaikan, pengiriman bantuan obat-obatan dan perbekalan kesehatan guna mendukung pelayanan kesehatan dasar di wilayah terdampak.

Adapun, obat-obatan dan bantuan perbekalan kesehatan yang dikirimkan terdiri dari obat-obat esensial antara lain masker, obat penurun panas, penghilang rasa sakit, gatal, batuk, dan juga multivitamin.

"Total berat (bantuan itu) 842 kg atau nilainya sekitar Rp 96 juta rupiah," kata dia.

Ia pun merinci, bantuan untuk Aceh seberat 316 kg, Sumut 264 kg dan Sumbar Rp 262 kg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait dengan kebutuhan tenaga medis, Dinkes DIY berkoordinasi terus dengan Kementerian Kesehatan.

"Sepertinya sudah dipenuhi oleh pusat krisis kesehatan Kemenkes. Nanti pasti ada arahan dari Pemda DIY terkait dengan pengiriman bantuan dari tenaga-tenaga kesehatan. Di DIY sudah punya tim yang namanya emergency medical team. Kami sudah berkomunikasi internal bahwa memang cukup banyak yang siap, tetapi masih menunggu arahan dari pimpinan apakah kita perlu," tutur Gregorius. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MPR Minta Maaf dan Nonaktifkan MC dan Dewan Juri usai Video Cerdas Cermat Viral di Medsos, Begini Penjelasannya

MPR Minta Maaf dan Nonaktifkan MC dan Dewan Juri usai Video Cerdas Cermat Viral di Medsos, Begini Penjelasannya

Beberapa waktu lalu viral sebuah video perlombaan cerdas cermat MPR RI. Begini penjelasannya
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Perang dengan Iran Belum Usai, AS Telah Habiskan Dana Setara Rp500 Triliun

Perang dengan Iran Belum Usai, AS Telah Habiskan Dana Setara Rp500 Triliun

Pemerintah Amerika Serikat telah menghabiskan hampir 29 miliar dolar untuk operasi militer melawan Iran
News Terpopuler: Tanggapan Dedi Mulyadi Soal Laga Persib vs Persija, hingga Ponpes di Mesuji Dibakar Warga

News Terpopuler: Tanggapan Dedi Mulyadi Soal Laga Persib vs Persija, hingga Ponpes di Mesuji Dibakar Warga

Tanggapan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soal laga Persib vs Persija. Ponpes di Mesuji, Lampung dibakar warga setelah dugaan pengasuh melakukan pencabulan
Jambret dan Begal di Jakarta Barat Sudah Meresahkan, Anggota DPRD Minta Petugas Segera Bergerak

Jambret dan Begal di Jakarta Barat Sudah Meresahkan, Anggota DPRD Minta Petugas Segera Bergerak

Maraknya aksi begal dan jambret yang terjadi di wilayah Jakarta Barat, sudah sangat meresahkan. 
Lihat Masyarakat Pedalaman Trauma Ada Pejabat yang Janji Manis Buat Perumahan, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Lihat Masyarakat Pedalaman Trauma Ada Pejabat yang Janji Manis Buat Perumahan, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos melihat ekspresi sedikit trauma diperlihatkan masyarakat adat dari Suku Tobelo Dalam usai menawarkan pembangunan perumahan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Santriwati Korban Ponpes di Pati Blak-blakan, Sebut Kiai Ashari Pernah Panggil Dua Wanita dalam Satu Malam

Santriwati Korban Ponpes di Pati Blak-blakan, Sebut Kiai Ashari Pernah Panggil Dua Wanita dalam Satu Malam

Santriwati korban Ponpes di Pati blak-blakan mengungkap dugaan Kiai Ashari memanggil dua wanita dalam satu malam saat berada di kamar berbeda. Simak beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT