Ikuti Perubahan Gaya Hidup dan Preferensi Wisatawan, Industri Hospitality Yogyakarta Luncurkan Hunian Berbasis Pengalaman
- tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Sleman, tvOnenews.com – Mengikuti selera pasar yang terus mengalami perubahan, industri hospitality di Yogyakarta meluncurkan hotel dengan konsep ruang hidup berbasis pengalaman.
Perubahan permintaan pasar industri hospitality mendorong para pelaku usaha untuk terus berkreasi dan bertransformasi dalam memberikan pelayanan bagi para wisatawan, termasuk dalam menyediakan hunian bagi para pelancong.
Mengikuti perubahan yang terus terjadi, LPP Convention Hotel secara resmi bertransformasi menjadi Naraséna Co-Living. Diluncurkan di Lakshita Ballroom pada Jumat (9/1), kehadiran Naraséna Co-Living menjadi salah satu respon atas perubahan gaya hidup dan preferensi wisatawan serta masyarakat urban masa kini, khususnya generasi milenial dan Gen Z yang tidak lagi sekadar mencari tempat menginap, namun juga ruang untuk belajar, berinteraksi, beristirahat dengan makna, dan bertumbuh secara personal maupun kolektif.
Mengusung filosofi “Learning, Living Harmony & Growth”, Naraséna Co-Living dirancang sebagai ruang hidup yang memadukan fungsi hunian, komunitas, dan pembelajaran. Konsep ini diwujudkan melalui desain ruang yang lebih terbuka dan manusiawi, pendekatan layanan yang lebih personal, serta beragam aktivitas berbasis komunitas yang mendorong interaksi, refleksi, dan kolaborasi. Industri hospitality yang semula berfokus pada basis pelayanan (service based) pun bertranfsormasi menjadi ruang hidup berbasis pengalaman (experience based living) melalui Naraséna Co-Living.
“Naraséna bukan sekadar nama atau tampilan baru. Ini adalah cara pandang baru tentang hospitality, bahwa sebuah tempat tinggal dapat menjadi ruang tumbuh, ruang belajar, dan ruang hidup yang relevan dengan kebutuhan zaman,” terang Rifai R. Saputro, General Manager Cluster saat acara peluncuran Naraséna Co-Living, Jumat (9/1).
Transformasi yang dihadirkan Naraséna Co-Living tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga kultural. Konsep ini mendorong terciptanya ekosistem yang medorong pengelola, staf, dan tamu berperan sebagai bagian dari komunitas, bukan sekadar hubungan penyedia dan pengguna layanan.
Bersamaan dengan acara peluncuran, diserahkan Sertifikat Hotel Bintang Tiga dan Sertifikat Hotel Berbasis Risiko oleh Lembaga Sertifikasi Produk Proses dan Jasa Usaha Pariwisata PT Putri Kedaton Group kepada LPP Hotel Group.
Load more