GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UGM Jalankan Respons Berlapis Pascabanjir Aceh Melalui Energi Surya dan Hunian Sementara

Menyikapi banjir besar di Aceh, Universitas Gadjah Mada menjalankan respons kebencanaan terpadu melalui pendekatan berlapis dari fase darurat hingga pemulihan hunian.
Selasa, 20 Januari 2026 - 15:19 WIB
Menyikapi banjir besar di Aceh, Universitas Gadjah Mada menjalankan respons kebencanaan terpadu melalui pendekatan berlapis dari fase darurat hingga pemulihan hunian.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Pemulihan pascabencana membutuhkan respons yang bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan di setiap wilayah terdampak. Menyikapi banjir besar di Aceh, Universitas Gadjah Mada menjalankan respons kebencanaan terpadu melalui pendekatan berlapis dari fase darurat hingga pemulihan hunian

Intervensi dilakukan di beberapa kabupaten dengan fokus berbeda sesuai tingkat urgensi dan karakter dampak bencana. Pendekatan berbasis kondisi lapangan memungkinkan setiap kebutuhan dijawab secara tepat. Strategi berlapis menegaskan peran UGM dalam merancang respons kebencanaan yang adaptif dan terukur.
 
Pada fase awal tanggap darurat, keterbatasan akses listrik menjadi tantangan utama di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor. Melalui Pusat Studi Energi (PSE), UGM menyalurkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) portable sejak 28 Desember 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bantuan difokuskan ke wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah yang mengalami gangguan pasokan listrik pascabencana. Ketersediaan listrik menjadi kebutuhan mendesak untuk penerangan, komunikasi, dan layanan dasar masyarakat. Dukungan energi bersih diposisikan sebagai respons awal sebelum infrastruktur utama kembali pulih.

Menyikapi banjir besar di Aceh, Universitas Gadjah Mada menjalankan respons kebencanaan terpadu melalui pendekatan berlapis dari fase darurat hingga pemulihan hunian.
Menyikapi banjir besar di Aceh, Universitas Gadjah Mada menjalankan respons kebencanaan terpadu melalui pendekatan berlapis dari fase darurat hingga pemulihan hunian.
Sumber :
  • Istimewa

Dr. Ir. Rachmawan Budiarto, S.T., M.T., IPU mewakili PSE menyatakan, penyaluran PLTS portable dilakukan di wilayah Pantan Kemuning, Timang Gajah, Simpur di Mesidah, Kabupaten Bener Meriah serta Takengon, Aceh Tengah. 
 
PLTS portable yang disalurkan memiliki kapasitas 200 watt peak (WP) dan diberikan dalam tiga paket utama. Perangkat dirancang modular agar mudah dipasang dan dapat dioperasikan secara mandiri oleh masyarakat setempat. 

“Tim Pusat Studi Energi UGM melakukan pendampingan pemasangan serta pengoperasian di lapangan. Pendampingan bertujuan memastikan pemanfaatan listrik berjalan optimal dan aman. Dukungan energi surya membantu menjaga aktivitas masyarakat tetap berlangsung dalam kondisi darurat,” katanya.
 
Kehadiran listrik alternatif menopang layanan dasar ketika jaringan listrik utama belum berfungsi normal. Fase tanggap darurat diposisikan untuk menjaga daya tahan komunitas dalam situasi krisis. Energi bersih menjadi pondasi penting sebelum memasuki tahap pemulihan lanjutan. Pendekatan ini memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi kondisi pascabencana.


 
Memasuki fase pemulihan hunian, UGM memperluas intervensi ke wilayah Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Berangkat dari pengalaman membangun 100 unit hunian sementara (huntara), skala program dikembangkan hingga 550 huntara berbasis pemanfaatan kayu hanyut. 

Peneliti Fakultas Teknik UGM, Ir. Ashar Saputra, Ph.D menjelaskan pendekatan dirancang untuk menjawab kerusakan rumah warga yang berskala besar dan tersebar. Hunian diposisikan sebagai kebutuhan utama setelah fase darurat terlewati. Program menjadi bagian dari strategi pemulihan jangka menengah berbasis sumber daya lokal.
 
“Di Aceh Utara, tercatat sekitar 430 rumah mengalami rusak berat akibat banjir. Dari jumlah tersebut, direncanakan pembangunan 330 unit huntara di wilayah ini,” jelas dia.

Sementara itu, 120 unit lainnya disiapkan untuk wilayah Aceh Tamiang. Pelaksanaan program melibatkan kolaborasi bersama Rumah Zakat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, terutama dalam penyediaan serta pengelolaan material kayu. Kolaborasi lintas sektor memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
 
Dari sisi desain, setiap hunian dirancang berukuran 6 x 6 meter dengan dua kamar tidur, satu ruang multifungsi, dan teras. Kebutuhan kayu diperkirakan sekitar 4 meter kubik untuk rumah tanpa lantai panggung dan 5 meter kubik untuk rumah dengan lantai panggung. 

Material pendukung seperti atap galvalum serta paku, baut, dan mur disuplai dari luar lokasi. Pembangunan satu unit melibatkan enam orang, terdiri dari dua tukang utama dan empat warga pendamping. Dengan skema tersebut, satu unit ditargetkan selesai dalam empat hari, meski tahap awal masih memerlukan sekitar enam hari.
 
Untuk menjaga ritme pembangunan, dibentuk 15 kelompok tukang yang memungkinkan pembangunan rumah secara paralel. Skema kerja disusun agar proses berlangsung lebih cepat dan terorganisasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga pertengahan Januari 2026, 18 rumah telah masuk tahap pembangunan, dan satu rumah telah selesai serta ditempati. Penentuan penerima hunian dilakukan melalui musyawarah warga dengan mempertimbangkan kelompok rentan. Pendekatan musyawarah memperkuat rasa keadilan dan kepemilikan komunitas terhadap proses pemulihan.
 
Di balik skala program dan deret angka pembangunan, terdapat kisah kemanusiaan yang memperlihatkan makna pemulihan secara nyata. Salah satunya dialami keluarga Misran yang terdiri dari lima anggota keluarga, dengan sang istri tengah hamil besar saat banjir melanda. Dalam kondisi darurat, keluarga tersebut bertahan tiga hari tiga malam di atas pohon sawit hingga air surut. 

Kini, rumah Pak Misran telah selesai dibangun dan ditempati, sementara 18 rumah lainnya masih dalam tahap pembangunan di lokasi yang sama. Pengalaman itu menggambarkan bahwa hunian dan energi bukan sekadar infrastruktur, melainkan pijakan awal bagi penyintas untuk kembali menjalani kehidupan dengan rasa aman dan bermartabat.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arsitektur OMO-ROBOT Diperkenalkan OMOWAY, Ini Teknologi yang Dirancangnya

Arsitektur OMO-ROBOT Diperkenalkan OMOWAY, Ini Teknologi yang Dirancangnya

Arsitektur OMO-ROBOT resmi diperkenalkan OMOWAY pada Kamis (12/3/2026) di Jewel Changi Airport, Singapura. 
Rismon Sianipar Minta Maaf Akui Keliru Tuding Ijazah Jokowi Palsu, PSI: Gusti Allah Ora Sare

Rismon Sianipar Minta Maaf Akui Keliru Tuding Ijazah Jokowi Palsu, PSI: Gusti Allah Ora Sare

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menanggapi permintaan maaf Rismon Sianipar soal kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi.
Siapkan Saldo E-Toll! Ini Estimasi Biaya Tol Jakarta–Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya Saat Mudik Lebaran 2026

Siapkan Saldo E-Toll! Ini Estimasi Biaya Tol Jakarta–Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya Saat Mudik Lebaran 2026

Estimasi biaya tol mudik Lebaran 2026 dari Jakarta ke Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya via Tol Trans Jawa. Cek rincian tarif, rute perjalanan, dan tipsnya.
Polusi Udara Tak Hanya di Luar Ruangan, Ancaman Tersembunyi di Dalam Gedung Mulai Jadi Sorotan

Polusi Udara Tak Hanya di Luar Ruangan, Ancaman Tersembunyi di Dalam Gedung Mulai Jadi Sorotan

Polusi udara ternyata tidak hanya terjadi di luar ruangan. Ahli menjelaskan cara mengetahui kualitas udara yang baik dan membutuhkan solusi teknologi yang mumpuni dalam mengatasinya.
Kandaskan Wakil Taiwan, Amri/Nita Siap Perang Saudara Lawan Adnan/Indah di Perempat Final Swiss Open 2026

Kandaskan Wakil Taiwan, Amri/Nita Siap Perang Saudara Lawan Adnan/Indah di Perempat Final Swiss Open 2026

Amri/Nita akan menghadapi sesama wakil Indonesia yakni Adnan/Indah di babak perempatfinal Swiss Open 2026
Meski Gagal Finis di Seri Pembuka, Rider Honda Ini Tetap Jagokan Marc Marquez Juara MotoGP 2026

Meski Gagal Finis di Seri Pembuka, Rider Honda Ini Tetap Jagokan Marc Marquez Juara MotoGP 2026

Pembalap tim LCR Honda, Johann Zarco, memprediksi persaingan gelar juara dunia MotoGP musim 2026 akan tetap mengarah kepada Marc Marquez. 

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Foto Suami Hilang dari Media Sosial Maissy Pramaisshela, Isu Perselingkuhan Riky Febriansyah Menguat

Foto Suami Hilang dari Media Sosial Maissy Pramaisshela, Isu Perselingkuhan Riky Febriansyah Menguat

Mantan penyanyi cilik, Maissy Pramaisshela menjadi sorotan publik setelah munculnya isu perselingkuhan suaminya, Riky Febriansyah dengan dokter koas Cindy Rizap
Buat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kagum, Diaspora di AS Hibahkan Tanah 80 Hektare di Bandung untuk Penghijauan

Buat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kagum, Diaspora di AS Hibahkan Tanah 80 Hektare di Bandung untuk Penghijauan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkesan wanita diaspora di AS, Ci Wendy Ratnasari, kasih tanah 80 hektare di Cimenyan, Bandung demi mewujudkan hilirisasi.
Siapakah dr Riky Febriansyah? Suami Mantan Penyanyi Cilik Maissy Pramaisshela yang Diisukan Selingkuh dengan Cindy Rizap

Siapakah dr Riky Febriansyah? Suami Mantan Penyanyi Cilik Maissy Pramaisshela yang Diisukan Selingkuh dengan Cindy Rizap

Mantan penyanyi cilik, Maissy Pramaisshela tengah jadi perbincangan publik setelah mencuatnya isu perselingkuhan suaminya, Riky Febriansyah dengan Cindy Rizap.
Tak Berkutik Lagi, Momen Cindy Rizap Kepergok Jalan Bareng Mantan Viral Kembali Usai Isu Perselingkuhan Suami Maissy

Tak Berkutik Lagi, Momen Cindy Rizap Kepergok Jalan Bareng Mantan Viral Kembali Usai Isu Perselingkuhan Suami Maissy

Seorang selebgram sekaligus dokter koas, Cindy Rizap kini diisukan berselingkuh dengan suami dari mantan penyanyi cilik Maissy Pramaisshela, Riky Febriansyah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT