News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Bantul Usut Permintaan Donasi Berkedok Duka Eks Sekjen Pordasi Jakarta di Grup WA

Polres Bantul tengah menyelidiki beredarnya pesan Whatsapp yang meminta sumbangan duka cita atas meninggalnya Herlan Matrusdi (68), mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pordasi DKI Jakarta.
Rabu, 4 Februari 2026 - 20:06 WIB
Tangkapan layar rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku RM dan FM menggotong korban ke dalam mobil rental untuk dibawa ke kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Selasa (27/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Polres Bantul tengah menyelidiki beredarnya pesan Whatsapp yang meminta sumbangan duka cita atas meninggalnya Herlan Matrusdi (68), mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pordasi DKI Jakarta.

Warga Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur sempat dikabarkan hilang selama enam bulan sebelum akhirnya ditemukan tewas pada Rabu (28/1/2026) di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan yang beredar di kalangan keluarga maupun orang terdekat mencantumkan informasi kematian korban, serta ajakan kepada penerima pesan untuk memberikan donasi melalui nomor rekening korban.

Berkaitan hal tersebut, Polisi masih melakukan pendalaman.

"Saat ini masih didalami," tutur Iptu Rita Hidayanto, Kasi Humas Polres Bantul, Rabu (4/2/2026).

Tim penyidik pun terus berproses dalam melengkapi berkas perkara ini agar nantinya bisa segera dilimpahkan ke kejaksaan.

"Masih melanjutkan pemberkasan, mudah mudahan segera selesai berkasnya," ucap Rita. 

Dalam kasus ini, polisi telah meringkus dua orang pria inisial RM (41) warga Ampel, Boyolali, Jawa Tengah dan FM (61) warga Mampang Prapatan, Jakarta Timur. Keduanya diamankan di wilayah Yogyakarta.

Kasus ini terungkap dari mobil yang dirental pelaku. Kebetulan, pergerakan mobil itu terekam kamera CCTV baik di lokasi penemuan korban maupun homestay.

Awalnya pada Juli 2025, pelaku RM bersama anak dan istrinya pindah dari Depok, Jawa Barat ke Yogyakarta. Lalu, mereka tinggal di Mutiara homestay, Kota Yogyakarta. Pelaku FM yang membantu pindahan juga ikut tinggal bersama mereka.

Kemudian pada Sabtu (10/1/2026), korban mulai ikut tinggal di homestay tersebut. Pada Jumat (16/1/2026) pukul 10.00 WIB, pelaku RM membahas tentang kerjasama usaha travel kepada korban, namun penyampaiannya membuat pelaku kecewa.

"Motifnya, ada rasa kecewa dari pelaku terhadap korban," ucap AKBP Bayu Puji Hariyanto, Kapolres Bantul.

Dia mengungkap bahwa pelaku RM telah mengeluarkan uang sebesar Rp1,2 Miliar kepada korban, namun yang bersangkutan tak kunjung melaksanakan bisnis travel yang akan dibuka di Jakarta.

Alhasil, pelaku melakukan pemukulan beberapa kali ke arah kepala korban mengenai pelipis dan pipi menggunakan tangan kosong. Serta, menendang beberapa kali ke arah perut menggunakan kaki kanan.

Pelaku FM pun turut memukul korban dibagian lengan kiri sebanyak dua kali menggunakan tangan kosong.

Pada Minggu (18/1/2026) dan Rabu (21/1/2026) dengan masalah yang sama, RM kembali melakukan penganiayaan serupa. Akibatnya, korban tidak bisa berjalan hingga susah berbicara.

Kemudian pada Senin (26/1/2026) pukul 15.00 WIB, pelaku RM check out dari Mutiara homestay pindah ke Green Leaf House di Sleman bersama FM dan korban.

Pada Selasa (27/1/2026), pelaku membawa korban ke Cepuri Parangkusumo untuk dibuang. Namun, urung dilakukan lantaran kondisinya ramai. 

"Bisa disaksikan (di CCTV) tanggal 27 Januari, pelaku RM meletakkan korban di bagasi mobil rental sekitar jam 2 siang," kata Bayu.

Karena ramai, para pelaku lantas menuju kawasan Gumuk Pasir dan mengeluarkan korban dari mobil, lalu meletakkannya di tanah. Selanjutnya, mereka meninggalkan korban dan pulang ke penginapan.

"Pengakuan pelaku, korban pada saat itu masih hidup, tetapi memang kondisinya sudah kritis," ungkap Bayu.

Keesokan harinya, tepatnya Rabu (28/1/2026), jasad korban akhirnya ditemukan pertama kali oleh warga sekitar yang sedang mencari rumput di kawasan Gumuk Pasir.

Atas temuan itu, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses autopsi yang hasilnya belum keluar.

Namun hasil visum luar didapati tanda-tanda yang menyebabkan korban meninggal dunia yakni kekerasan benda tumpul di dada korban yang mengakibatkan patahnya tulang iga secara berurutan dan memar di serambi jantung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perkara ini, polisi turut menyita barang bukti di antaranya sebuah kaus berkerah warna biru bertuliskan 'Tanjungsari Stable', celana pendek warna hitam bertuliskan 'NIKE', satu unit mobil Toyota Avanza pelat AB 1767 AR warna hitam metalik beserta kunci kontak dan STNK.

Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan melanggar Pasal 458 ayat 1 KUHP dan atau pasal 262 ayat 1 dan 4 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antisipasi Gangguan di Tempat Wisata, Polda Jatim Temukan Sejumlah Titik yang Perlu Dibenahi

Antisipasi Gangguan di Tempat Wisata, Polda Jatim Temukan Sejumlah Titik yang Perlu Dibenahi

Kepolisian Daerah Jawa Timur meningkatkan pengawasan terhadap keamanan sejumlah destinasi wisata di wilayahnya.
Media Inggris Desak Arsenal Segera Rekrut Kenan Yildiz dari Juventus usai Cetak Gol ke Gawang Palermo

Media Inggris Desak Arsenal Segera Rekrut Kenan Yildiz dari Juventus usai Cetak Gol ke Gawang Palermo

Media Inggris memberikan reaksinya atas penampilan Kenan Yildiz saat mengantarkan Juventus mengalahkan Palermo dengan skor 2-0. Sang penyerang sedang ramai dikaitkan dengan Arsenal.
4 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 13 Agustus 2026: Ada yang Makin Dekat, Ada yang Dapat Kejutan Manis

4 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 13 Agustus 2026: Ada yang Makin Dekat, Ada yang Dapat Kejutan Manis

4 zodiak diprediksi paling beruntung soal asmara besok 13 Agustus 2026. Ada yang makin dekat dengan si dia hingga mendapat kejutan romantis yang tak terduga.
Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Murni Beraksi Seorang Diri

Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Murni Beraksi Seorang Diri

Polda Metro Jaya telah menggelar kasus pembunuhan disertai mutilasi di Depok. Diketahui pelaku beraksi seorang diri.
Waduh! Sebelum Tantang Hafalan Ad-Dhuha, Sempat Ada Tawaran Baca Surat Al-Ikhlas di Booth Newport

Waduh! Sebelum Tantang Hafalan Ad-Dhuha, Sempat Ada Tawaran Baca Surat Al-Ikhlas di Booth Newport

Bukan cuma Ad-Dhuha, seseorang di booth Newport awalnya juga janjikan sebotol miras gratis andai bisa membaca surat Al-Ikhlas menurut kesaksian pengunjung.
Harga Beras Kembali Melonjak Diikuti Cabai, Telur dan Daging Ayam, Cek Daftarnya

Harga Beras Kembali Melonjak Diikuti Cabai, Telur dan Daging Ayam, Cek Daftarnya

PIHPS Nasional BI melaporkan, harga beras kualitas bawah I naik Rp 800 di Rp 15.600 per kg, diikuti harga beras kualitas bawah II yang naik Rp 750 di Rp 15.350 per kg.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, Bilal Hasan berhasil membantai lawannya lewat KO kilat di ronde pertama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT