News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Warga Kota Yogyakarta, BPJS Kesehatan Nonaktif Hambat Rujukan Kontrol Penyakit Dalam dan Fisioterapi

Hingga hari ini, masyarakat di Kota Yogyakarta masih memadati layanan BPJS Kesehatan yang tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota setempat.
Kamis, 12 Februari 2026 - 20:38 WIB
Sejumlah warga mendatangi layanan BPJS Kesehatan yang tersedia di MPP Balaikota Yogyakarta untuk reaktivasi status kepesertannya yang nonaktif, Kamis (12/2/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Hingga hari ini, masyarakat di Kota Yogyakarta masih memadati layanan BPJS Kesehatan yang tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota setempat.

Kedatangan mereka tak lain untuk reaktivasi kepesertan jaminan kesehatannya yang dinonaktifkan oleh pemerintah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya Maryati, warga Mergangsan. Sebelumnya, ia telah dibuat kaget karena rencana kontrol di dua poli yakni penyakit dalam dan fisioterapinya terhambat akibat status keanggotaan BPJS Kesehatannya yang tiba-tiba nonaktif.

Dengan ditemani sang anak, perempuan berusia 69 tahun tersebut datang ke layanan BPJS Kesehatan yang tersedia MPP Balaikota Yogyakarta untuk reaktivasi.

Namun setibanya di MPP sekitar pukul 13.00 WIB, ia sudah mendapat nomor antrean 272. Akan tetapi, ia sabar menunggu hingga gilirannya dipanggil tiba.

"Tadi sampai disini habis Zuhur, itu saya dapat nomor antrean 272. Ya antre kurang lebih 1,5 jam baru dipanggil," ucap Maryati saat ditemui di lokasi, Kamis (12/2/2026).

Baginya, kartu BPJS tersebut sangat penting untuk memeriksakan kesehatannya di rumah sakit. Mengingat, dirinya memiliki riwayat penyakit serius yang mengharuskannya kontrol rutin di poli penyakit dalam.

"BPJS bagi saya penting banget. Karena saya kira awalnya batu empedu ternyata divonis tuberkulosis (TB) usus. Sehingga harus kontrol rutin setiap bulan," kata dia.

Bahkan pasca operasi, dirinya masih harus menjalani pengobatan selama sembilan bulan. 

Selain itu, dia juga mengaku BPJS tersebut digunakan untuk pemeriksaan fisioterapi yang mana harus beberapa kali kontrol dalam satu bulan.

"Kadang sebulan 3 kali, kadang sebulan 2 kali. Kalau gak pakai BPJS, bayarnya mahal," ungkapnya.

Per Minggu (1/2/2026), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta mencatat ada sekitar 21 ribu kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di wilayahnya dalam status nonaktif. 

Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani mengatakan, puluhan ribu peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan rata-rata yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). 

Status kepesertaan nonaktif diketahui saat pasien datang berobat ke rumah sakit, namun tidak bisa digunakan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena ternyata tidak aktif kemudian mereka menanyakan ke penyelenggara jaminan kesehatan daerah (Jamkesda). Pada saat itu, kami pun mengaktifkan kalau memang menjadi kriteria, termasuk yang bisa dibayari oleh JKN PBI APBD," kata Emma, Jumat (6/2/2026).

Untuk reaktivasi kepesertaan, pemerintah membuat kebijakan yakni mendahulukan pasien dengan penyakit kronis. Kebijakan ini diambil karena terbatasnya sumber daya manusia dalam melakukan pengaktifan kembali kepesertaan BPJS PBI. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Skor 3-0 dari gol Bradley Barcola dan brace Kylian Mbappe di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB membuat Prancis memulangkan Swedia dan berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia. 
Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat

Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat

Di tengah berlanjutnya perundingan setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran, lalu lintas kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 
Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Hari Ini Harga BBM Non Subsidi Turun, Berikut Daftarnya

Hari Ini Harga BBM Non Subsidi Turun, Berikut Daftarnya

PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar, seperti Pertamina Dex dan Dexlite, dan Pertamax Turbo turun mulai 1 Juli 2026.

Trending

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Bongkar Kasus Judi Online Situs 1XBET, Ini Peran Empat Orang Tersangka

Bongkar Kasus Judi Online Situs 1XBET, Ini Peran Empat Orang Tersangka

Tim Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya membongkar kasus judi online situs 1XBET dan website lain yang memuat konten perjudian. Sebanyak empat orang ditetapkan sebagai tersangka.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT