News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guru SLB Negeri di Yogyakarta Diduga Lecehkan Siswi Berkebutuhan Khusus, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

Seorang guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di wilayah Yogyakarta dilaporkan ke aparat penegak hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap siswinya.
Jumat, 20 Februari 2026 - 14:45 WIB
Kuasa hukum korban pelecehan seksual, Hilmi Miftazen (kiri) dan Alter Lukas Tulia (kanan) mendampingi orang tua korban melaporkan ke Polresta Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Seorang guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di wilayah Yogyakarta dilaporkan ke aparat penegak hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap siswinya.

Didampingi kuasa hukumnya, orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Yogyakarta, Jumat (20/2/2026). Pelaporan ini demi sang anak mendapatkan keadilan dan perlindungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaporan hari ini berkaitan adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru SLB di Yogyakarta. Sekarang ini, korban masih dalam proses penanganan oleh Penyidik PPA," kata Hilmi Miftazen, Kuasa Hukum korban kepada awak media disela pelaporan. 

Hilmi mengatakan, kasus ini dialami oleh seorang siswi SLB Negeri di Yogyakarta. Korban merupakan penyandang disabilitas kelahiran tahun 2009.

Pelaku diketahui inisial IM yang merupakan guru di SLB tersebut. Kasus ini terungkap setelah korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya.

"Awalnya, korban cerita ke orang tuanya namun belum detail. Cerita itu sekitar bulan yang lalu," ucapnya.

Berdasarkan keterangan orang tua korban, kata Hilmi, peristiwa tak senonoh yang dilakukan oleh oknum guru SLB terhadap korban sekitar November 2025 lalu.

Hanya saja, Hilmi belum mengetahui secara pasti berapa kali terduga pelaku melakukan pelecehan seksual kepada korban karena masih dalam pendampingan oleh penyidik PPA Polresta Yogyakarta. Demikian pula terkait lokasi pasti perbuatan tak senonoh tersebut.

"(Berapa kali) Kita belum tahu pastinya. Pengakuannya (korban) itu memang beberapa kali, cuma beberapa kalinya kita belum tahu. Ini lagi digali faktanya oleh penyidik PPA," ungkapnya.

"(Lokasi pelecehan) Itu juga belum tahu pastinya, sementara keterangan dari korban ada yang di ruang kelas, ada yang di luar. Karena kalau berkebutuhan khusus itu kan misalnya ketika hujan dia tidak berangkat, tapi korban sangat rajin, jadi dia berangkat dan posisi disitu ada satu orang mungkin disitulah terjadinya (pelecehan seksual)," sambung Hilmi.

Oleh sebab itu, Hilmi menilai tindakan yang dilakukan oleh oknum guru SLB terhadap kliennya disebut kurang etis mengingat korban merupakan penyandang disabilitas.

"Menurut kami itu hal yang menjijikkan, karena anak itu kan butuh hak pendidikan. Adanya kejadian ini kita sangat kecewa sebenarnya karena pelakunya oknum guru dan korbannya adalah murid di salah satu sekolah luar biasa di Yogyakarta," tuturnya.

Kuasa hukum lainnya, Alter Lukas Tulia berharap kepolisian bisa memproses perkara ini berdasarkan hukum yang berlaku dan berlanjut sampai meja persidangan guna mengungkap fakta yang sebenarnya.

"Kami berharap supaya pelaku bisa dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya. Perilaku oknum guru itu telah meresahkan klien kami bahkan masyarakat luas," ucap Alter.

Dengan pelaporan ini, harapannya kejadian serupa tidak terulang lagi sehingga tidak ada korban lain ke depannya.

"Kami sebagai kuasa hukum semaksimal mungkin akan mengawal perkara ini dan korban juga mendapat rehabilitasi supaya bisa keluar dari rasa traumanya," kata Alter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di lokasi yang sama, Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Apri Sawitri membenarkan adanya laporan ke Polresta Yogyakarta terkait dugaan pelecehan seksual terhadap anak.

"Iya sudah (lapor terkait) perbuatan cabul terhadap anak. Nanti saya konfirmasi lagi ke teman-teman," ucapnya. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menilai wacana war tiket haji usulan Kementerian Haji dan Umrah itu berpotensi merusak sistem yang sudah berjalan.
Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo sebut penyelamatan aset Rp370 triliun setara 10 persen APBN. Satgas PKH dinilai berperan besar amankan kawasan hutan negara.
Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Sejarah haji Indonesia dari era tanpa antrean hingga waiting list 26 tahun. Wacana war tiket kembali mencuat di tengah panjangnya antrean haji.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Rachel/Febi dihadang unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dua game langsung 11-21 dan 16-21 di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka, Lowongan Nasional hingga Jalur Disabilitas Disiapkan

Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka, Lowongan Nasional hingga Jalur Disabilitas Disiapkan

Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 resmi dibuka. Tersedia berbagai posisi nasional, termasuk untuk disabilitas, dengan proses seleksi gratis.
1,5 Tahun Jadi Presiden, Prabowo Klaim Selamatkan Rp31,3 Triliun dari Kerugian Praktik Korupsi

1,5 Tahun Jadi Presiden, Prabowo Klaim Selamatkan Rp31,3 Triliun dari Kerugian Praktik Korupsi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan capaian besar pemerintahannya selama 1,5 tahun terakhir adalah mampu memulihkan kerugian negara dari praktik korupsi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT