News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan di Bantul Setelah 9 Hari Diburu, Salah Satunya Eksekutor

Setelah 9 hari dalam pengejaran, aparat kepolisian akhirnya berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan di wilayah Sedayu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Kamis, 5 Maret 2026 - 21:55 WIB
Polisi memasang police line TKP dugaan pembunuhan Kitin Yogatama Rustamaji di wilayah Sedayu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada 25 Februari 2026 lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Setelah 9 hari dalam pengejaran, aparat kepolisian akhirnya berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan di wilayah Sedayu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Salah satu pelaku yang ditangkap diketahui berperan sebagai eksekutor dalam aksi pembunuhan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan setelah serangkaian penyelidikan dan pengejaran intensif sejak pembunuhan terjadi pada 25 Februari 2025 lalu.

Pada hari ini, polisi menangkap dua pelaku. Mereka diamankan tanpa perlawanan di lokasi persembunyiannya wilayah Sedayu.

"Tadi pagi, sekitar pukul 04.00 WIB, Tim Resmob Polres Bantul bersama Tim Opsnal Jatanras Polda DIY dan Reskrim Polsek Sedayu berhasil mengamankan dua pelaku di daerah Sedayu. Mereka inisial SS (29) dan FS (22) warga Gamping, Kabupaten Sleman," kata Iptu Rita Hidayanto, Kasi Humas Polres Bantul, Kamis (5/3/2026).

Dari penangkapan ini, polisi mengungkap masing-masing peran keduanya. Pelaku SS berperan sebagai eksekutor dan telah ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan. Sementara, pelaku FS sebagai pengendara yang memboncengkan eksekutor dan masih diperiksa oleh penyidik. 

"Tersangka SS kini telah dilakukan penahanan," ucap Rita.

Sekarang ini, polisi juga masih mencari barang bukti dalam tindak pidana tersebut. 

Sebelumnya, Rita menerangkan, peristiwa pembunuhan bermula ketika korban tidur di ruang tengah berdampingan dengan istri dan anaknya yang masih berusia 5 tahun.

Secara tiba-tiba, pelaku dengan menggunakan sebo dan helm merek Honda datang mengendap-endap melalui pintu belakang.

Kemudian, pelaku menyerang korban dengan mengayunkan senjata tajam (sajam) jenis parang. Bacokan tersebut mengenai muka dan perut korban.

Ketika pelaku datang membacok korban, istrinya terbangun setelah mendengar suara keributan tersebut. 

Istri korban mencoba mendekati suaminya untuk berusaha menolong dengan menangkis ayunan sajam dari tangan pelaku tapi justru mengenai tiga jari tengahnya.

Setelah membacok korban, pelaku pergi meninggalkan lokasi melalui pintu belakang rumah. Selanjutnya, istri korban keluar rumah untuk mencari pertolongan. 

Akibat kejadian tersebut, korban bernama Kitin Yogatama Rustamaji meninggal dunia di lokasi. Selanjutnya, peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Sedayu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meski pelaku kini sudah ditangkap, namun dugaan motif pembunuhan masih didalami polisi," pungkas Rita. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT