GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ceramah Tarawih di Kampus UGM, Jusuf Kalla Sebut Perdamaian Dunia Butuh Keadilan dan Penguasaan Teknologi

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa upaya menciptakan perdamaian harus didasarkan pada keadilan serta didukung oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kamis, 5 Maret 2026 - 23:28 WIB
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla saat menyampaikan ceramah di kampus UGM Yogyakarta, Kamis (5/3/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Yogyakarta, tvOnenews.com – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa upaya menciptakan perdamaian harus didasarkan pada keadilan serta didukung oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla saat memberikan tausiah Tarawih di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Kamis (5/3/2026) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam ceramahnya, Kalla mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa mendamaikan pihak yang berselisih merupakan amal yang lebih utama dibandingkan salat dan puasa sunnah.

Menurut JK, hal tersebut menunjukkan betapa pentingnya perdamaian dalam kehidupan manusia.

“Rasulullah mengatakan bahwa amal yang lebih tinggi daripada salat dan puasa adalah mendamaikan orang yang berselisih,” ujar Jusuf Kalla.

Kalla menjelaskan bahwa konflik umumnya muncul karena berbagai faktor, mulai dari ketidakadilan, persoalan politik dan sosial, sengketa wilayah, ideologi, hingga agama dan perebutan sumber daya alam. Ia menilai ketidakadilan menjadi penyebab terbesar konflik, termasuk di Indonesia.

Ia menyebutkan, dalam sejarah Indonesia terdapat sedikitnya 15 konflik besar, dan sebagian besar dipicu oleh ketidakadilan yang dirasakan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.

“Dari sekitar 15 konflik besar di Indonesia, sembilan di antaranya terjadi karena ketidakadilan,” katanya.

Kalla juga menyoroti konflik global yang saat ini banyak terjadi di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim. Ia menilai situasi tersebut ironis karena ajaran Islam sendiri menekankan pentingnya perdamaian.

Selain itu, ia menyinggung dinamika konflik internasional, termasuk ketegangan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Menurutnya, perang modern kini tidak lagi ditentukan oleh jumlah pasukan, tetapi oleh penguasaan teknologi militer seperti roket, drone, dan sistem persenjataan canggih.

“Perang sekarang bukan lagi soal banyaknya tentara, tetapi siapa yang menguasai teknologi,” ujarnya.

Karena itu, Kalla menekankan pentingnya pengembangan sains dan teknologi di lingkungan perguruan tinggi. Ia menilai kampus memiliki peran strategis dalam menciptakan inovasi yang dapat memperkuat kemajuan bangsa.

Ia juga menyinggung peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Menurut Kalla, Indonesia sejak lama telah berkontribusi dalam diplomasi perdamaian, salah satunya melalui gagasan Soekarno yang menggagas Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung.

Dalam kesempatan itu, Kalla juga membagikan pengalamannya dalam menyelesaikan konflik di Indonesia, termasuk konflik di Ambon yang berhasil dihentikan melalui perundingan damai yang kemudian dikenal sebagai Perjanjian Malino.

Ia mengatakan pendekatan dialog, keberanian, serta pemahaman agama secara benar menjadi kunci untuk menghentikan kekerasan antar kelompok yang berkonflik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Konflik bisa dihentikan jika kita memahami akar masalahnya dan mau duduk bersama mencari solusi,” kata Kalla.

Melalui tausiah tersebut, Kalla mengajak masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan mahasiswa, untuk berperan aktif dalam menciptakan perdamaian serta mengembangkan ilmu pengetahuan demi kemajuan bangsa.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Kunci Posisi Puncak, Beckham Putra Ingatkan Maung Bandung Jangan Remeh Borneo FC

Persib Kunci Posisi Puncak, Beckham Putra Ingatkan Maung Bandung Jangan Remeh Borneo FC

Persib Bandung menutup laga kandang terakhir pada Ramadan dengan kemenangan meyakinkan atas Persik Kediri.
Bikin Haru, Selendang Biru Sheila Dara di Pemakaman Vidi Aldiano Ternyata Penuh Kenangan

Bikin Haru, Selendang Biru Sheila Dara di Pemakaman Vidi Aldiano Ternyata Penuh Kenangan

​​​​​​​Selendang Biru Sheila Dara di pemakaman Vidi Aldiano ternyata menyimpan kenangan emosional. Aksesori sederhana itu menjadi simbol cinta terakhirnya untuk sang suami.
Kalah 3-0 dari Persib, Persik Kediri Akui Blunder Penalti Buat Konsentrasi Buyar

Kalah 3-0 dari Persib, Persik Kediri Akui Blunder Penalti Buat Konsentrasi Buyar

Persik kebobolan lewat dua gol penalti Persib dari Thom Haye dan Andrew Jung di babak pertama serta gol ketiga dari Andrew Jung di babak kedua.
Meski Menang 3-0, Bojan Hodak Justru Klaim Persib Kesulitan Taklukkan Persik Kediri

Meski Menang 3-0, Bojan Hodak Justru Klaim Persib Kesulitan Taklukkan Persik Kediri

Persib Bandung kembali meraih kemenangan pada lanjutan Super League 2025–2026 setelah menaklukkan Persik Kediri dengan skor meyakinkan 3-0.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Meski Menang 3-0, Bojan Hodak Justru Klaim Persib Kesulitan Taklukkan Persik Kediri

Meski Menang 3-0, Bojan Hodak Justru Klaim Persib Kesulitan Taklukkan Persik Kediri

Persib Bandung kembali meraih kemenangan pada lanjutan Super League 2025–2026 setelah menaklukkan Persik Kediri dengan skor meyakinkan 3-0.
Sebagus Apa Statistik Ezra Walian sampai Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia oleh John Herdman?

Sebagus Apa Statistik Ezra Walian sampai Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia oleh John Herdman?

Nama Ezra Walian kembali menjadi sorotan setelah masuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia untuk menghadapi ajang FIFA Series 2026. Di ...
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Jadi Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat Sekitar Hutan

Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Jadi Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat Sekitar Hutan

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT