News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pencurian Data Elektronik dan Serangan Siber Terjadi Setiap Hari, Begini Penjelasan Kepala BSSN

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi mengungkapkan, saat ini tantangan dunia siber jauh lebih kompleks dan membutuhkan perhatian serius.
Selasa, 31 Maret 2026 - 23:40 WIB
Napak Tilas Persandian di Rumah Sandi Dukuh, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (31/3/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Yogyakarta - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi mengungkapkan, saat ini tantangan dunia siber jauh lebih kompleks dan membutuhkan perhatian serius.

Ia menyebutkan ruang siber saat ini banyak mendapat serangan dalam berbagai bentuk, seperti pencurian, manipulasi, penghancuran hingga pengambilalihan data diberbagai sistem elektronik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Saya selalu mengingatkan kepada jajaran saya di BSSN, bahwa kita saat ini bagian dari mereka yang sedang berperang, karena ruang siber saat ini banyak menghadapi serangan." kata Nugroho, saat melepas pesertas Napak Tilas Persandian di Rumah Sandi Dukuh, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Selasa (31/3/2026).

"Pencurian dan pengambilalihan data elektronik selalu terjadi setiap hari, baik itu yang dilakukan oleh perorangan, kelompok, entitas usaha, bahkan dalam konteks geopolitik global kepentingan antar negara" lanjutnya.

Nugroho menegaskan pihaknya terus memonitor, mengamankan dan menjaga dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang ada di Indonesia.

Ia menyebutkan situasinya makin kompleks karena sistem elektronik yang ada tersebar diseluruh entitas yang ada. Menurutnya BSSN telah menetapkan norma, standar, prosedur dan kriteria yang harus dipatuhi demi keamanan.

"Sekarang ini orang perorang sudah memiliki sistem elektronik, kalau kita tidak menerapkan perilaku aman, tidak menerapkan norma standar keamanan, tentu pencurian dan manipulasi data akan terjadi," jelasnya.

Sementara itu terkait wacana dibuatkan matra khusus dibidang siber, diluar tiga matra dalam institusi militer yang telah ada, Kepala BSSN menyebutkan bahwa dalam perkembangan saat ini BSSN berharap setiap Kementerian dan Lembaga, termasuk dunia usaha memiliki tim tanggap insiden siber yang mampu mengidentifikasi titik rawan di sistem elektroniknya masing-masing.

"Kemudian dapat melakukan proteksi atau perlindungan pada sistem elektroniknya agar tidak mudah diretas. Kemudian dapat mengambi tindakan saat terjadi insiden, serta melakukan pemulihan agar sistemnya kembali normal." imbaunya.

BSSN menurutnya mengambil peran sebagai tim tanggap insiden siber nasional, kemudian ada tim tanggal di sektor pemerintahan, begitupun di sektor pertahanan dimana institusi militer dan kepolisian memiliki tim siber masing-masing sesuai dengan bidang tugasnya.

"Sekarang persoalan keamanan siber merupakan ekosistem yang besar, sehingga harus dikolaborasikan dan disinergikan. BSSN disini membantu melaksanakan monitoring dan melakukan peringatan dini" pungkas Nugroho.

Nugroho berada di Yogyakarta dalam rangkaian kegiatan Napak Tilas Persandian yang melibatkan ratusan peserta yang menelusuri rute yang dahulu digunakan para kurir untuk mendistribusikan pesan rahasia pada masa perjuangan kemerdekaan di wilayah Kulon Progo, DIY.

Dalam Napak Tilas tersebut para peserta melintasi rute perbukitan dan lahan pertanian yang menggambarkan tantangan dalam menjaga keamanan informasi pada masa perang kemerdekaan, sebelum hadirnya teknologi komunikasi modern. 

Selain menyusuri rute sejarah persandian, para peserta juga melihat berbagai koleksi benda bersejarah, seperti alat penulisan sandi, media penyimpanan pesan rahasia, hingga dokumentasi sistem persandian masa lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan napak tilas persandian dengan tema "Jejak Sandi, Pilar Siber Mengabdi untuk Negeri" merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-80 Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). (buz)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Piala Dunia 2026 Tanggal 1 Juli, Panggung Perebutan Tiket 16 Besar Kian Panas dan Sengit

Jadwal Piala Dunia 2026 Tanggal 1 Juli, Panggung Perebutan Tiket 16 Besar Kian Panas dan Sengit

Bagi para pencinta sepak bola di tanah air, awal bulan Juli ini akan dibuka dengan rentetan duel papan atas. Berikut jadwal Piala Dunia 2026 tanggal 1 Juli.
Timnas Indonesia Malah Dapat Kabar Baik Usai Tim Geypens Pamit dari FC Emmen, Garuda Bisa Makin Tangguh di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Malah Dapat Kabar Baik Usai Tim Geypens Pamit dari FC Emmen, Garuda Bisa Makin Tangguh di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia dapat angin segar di tengah persiapan menuju Piala AFF 2026. Kabar hengkangnya Tim Geypens dari FC Emmen justru berpotensi menjadi keuntungan.
Periksa 31 Saksi, Polisi Segera Umumkan Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul

Periksa 31 Saksi, Polisi Segera Umumkan Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul

Penyidikan kasus dugaan pembubaran paksa ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Kabupaten Bantul terus bergulir. 
Sepekan Menghilang usai Berpamitan ke Rumah Sang Anak, Lansia di Gunungkidul Ditemukan Tewas di Hutan Selorejo

Sepekan Menghilang usai Berpamitan ke Rumah Sang Anak, Lansia di Gunungkidul Ditemukan Tewas di Hutan Selorejo

Seorang lansia yang dilaporkan hilang selama sepekan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Hutan Selorejo, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (30/6/2026). 
Prediksi Skor Prancis vs Swedia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dembele dan Mbappe Siap Pesta Gol

Prediksi Skor Prancis vs Swedia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dembele dan Mbappe Siap Pesta Gol

Prancis memasuki babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu kandidat kuat juara. Jelang hadapi Swedia, ini prediksi skor laga tersebut.
3 Kebiasaan Kecil Bikin Cepat Sukses Menurut Chandra Putra Negara

3 Kebiasaan Kecil Bikin Cepat Sukses Menurut Chandra Putra Negara

Berikut 3 kebiasaan kecil yang bisa bikin cepat sukses menurut Chandra Putra Negara.

Trending

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim divonis tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Chromebook PN Jakarta Pusat
Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT