GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Wafat, Presiden Jokowi Sempat Jenguk Buya Syafii Maarif Usai Mendengar Kabar Sakit

Kabar duka datang dari keluarga Muhammadiyah. Indonesia kembali kehilangan tokoh bangsa, yakni Buya Prof. Syafii Maarif telah berpulang pada Jumat (27/5/2022)
Jumat, 27 Mei 2022 - 13:44 WIB
Presiden Joko Widodo menjenguk Buya Syafii Maarif usai dirawat di rumah sakit (26/3/2022)
Sumber :
  • (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

Yogyakarta, DIY – Kabar duka kembali datang dari keluarga Muhammadiyah. Indonesia kembali kehilangan tokoh bangsa, yakni Buya Prof. Syafii Maarif. Beliau telah berpulang pada hari Jumat (27/5/2022).

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Syafii Maarif menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 10.15 WIB di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat menjenguk Buya Syafii yang sempat alami serangan jantung ringan. Buya Syafii Maarif telah dirawat selama dua minggu di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta pada bulan Maret 2022 lalu akibat serangan jantung ringan.

Presiden Joko Widodo pada Sabtu (26/3/2022) sempat menjenguk mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Ahmad Syafii Maarif. Presiden Jokowi menjenguk Buya Syafii di kediamannya di Kabupaten Sleman, D.I.Yogyakarta.

Saat tiba di kediaman Buya Syafii Maarif, Presiden Jokowi disambut oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Presiden Joko Widodo mengaku senang bertemu dengan keadaan Buya Syafii yang semakin membaik. Ia juga meminta masyarakat untuk mendoakan Beliau.
 
“Siang hari ini saya menjenguk Buya Syafii Maarif, Alhamdulilah beliau saat ini dalam keadaan sehat wal afiat. Karena saya mendengar beliau beberapa hari, beberapa minggu yang lalu dirawat di rumah sakit,” Kata Presiden pada (26/3/2022) lalu.
 
Kemudian pada (14/5/2022), Buya Prof. Syafii Maarif kembali menjalani perawatan di rumah sakit karena alami sesak napas. Kepala Humas RS PKU Muhammadiyah Gamping, Rubiyanto mengkonfirmasi sesak napas yang dialaminya masih berkaitan dengan serangan jantung yang muncul pada awal Maret 2022.
 
Setelah menjalani perawatan kondisi beliau telah membaik dan stabil. Namun masih perlu dilakukan istirahat total, adanya selang oksigen untuk bantuan pernapasan. Meski demikian, tidak menjadi halangan maupun kendala bagi Buya Syafii untuk berkomunikasi, maupun makan dan minum.

“Alhamdulillah, pada hari kemarin telah dilakukan tindakan diagnostik dan kondisi saat Buya masih bedrest namun kondisinya cukup bagus,” terang Rubiyanto pada Rabu (18/5/2022).

Namun hari ini Buya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif telah meninggal dunia. Jenazah akan terlebih dahulu disemayamkan di Masjid Besar Kauman Yogyakarta untuk disholatkan. Kemudian pada pukul 15.00 WIB yang akan dimakamkan di Pemakaman Khusnul Khatimah milik Muhammadiyah, tepatnya di Dusun Donomulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Jika melihat komposisi pemain, trio Megawati Hangestri Pertiwi, Kim Da-in, dan Jordan Wilson diprediksi akan menjadi fondasi utama Hyundai Hillstate musim depan. Pelatih Kang Sung-hyung
I.League Beri Peringatan Keras Jelang Musim Depan, Klub Super League yang Tak Main di Kota Sendiri Bisa Kena Pengurangan Poin

I.League Beri Peringatan Keras Jelang Musim Depan, Klub Super League yang Tak Main di Kota Sendiri Bisa Kena Pengurangan Poin

I.League memberi sinyal keras bagi klub Super League yang tak memenuhi aturan kandang, termasuk potensi memulai musim dengan poin minus dari operator kompetisi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT