Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan diplomasi kebudayaan Indonesia. Kementerian Kebudayaan Tunisia secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai tamu
Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh bangsa yang sangat dicintai masyarakat. Prof. Ahmad Syafii Maarif menghembuskan nafas terakhirnya di Yogyakarta.
Wafatnya Buya Syafii Maarif menjadi duka mendalam bagi siapa saja. Tak terkecuali Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ganjar menyebut Buya adalah Bapak Bangsa.
Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Dr. Edi Santoso mengatakan Buya Syafii merupakan tokoh bangsa yang selama hidup berada di garda terdepan dalam isu keindonesiaan.
Menko PMK Muhadjir Effendy, mengatakan, almarhum Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif, adalah tokoh agama yang sederhana dan bersahaja dan memiliki pemikiran yang luas
Indonesia kembali kehilangan sosok Cendekiawan Islam, tokoh besar Muhammadiyah Prof. Ahmad Syafii Maarif telah menghembuskan nafas terakhirnya di Yogyakarta
Bagi Presiden Jokowi, almarhum Buya Syafii Maarif sebagai guru bangsa. Orang nomor 1 di Indonesia itu juga menilai beliau sebagai kader terbaik Muhammadiyah.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudian Wahyudi menyatakan bahwa Buya Ahmad Syafii Maarif merupakan tokoh yang banyak berjasa bagi bangsa dan negara.
Prof Dr H. Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii Maarif, ulama besar yang sangat teduh dan mengayomi semua kalangan kini telah pergi mendahului kita semua untuk selamanya.Â
Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera