Lebih dari 9.000 Pelari Asal Berbagai Daerah di Indonesia akan Ramaikan Jogja 10K di Malioboro
- tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Yogyakarta, tvOnenews.com – Lebih dari 9.000 pelari akan memadati kawasan Malioboro, Yogyakarta pada acara Jogja 10K yang digelar pada hari Minggu, 3 Mei 2026 besok. Mayoritas pelari berasal dari luar Kota Yogyakarta, bahkan tak sedikit yang berasal dari luar Pulau Jawa.
Dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (2/5) malam di Plaza Malioboro, Project Director Jogja 10K, Sentanu memastikan bahwa acara yang akan dilangsungkan di jantung pariwisata Yogyakarta tersebut diikuti oleh lebih dari 9.000 pelari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.700 pelari berasal dari luar Kota Yogyakarta, bahkan luar Pulau Jawa, seperti Flores.
“Ada lebih dari 9.000 peserta dan 6.700-nya berasal dari luar Yogyakarta. Kalau yang paling jauh saya tahu, tadi pagi, ada dari Flores, Aceh, Sorong, Manado,” ungkap Sentanu.
Sentanu menambahkan, dari tiga pilihan kategori pada acara Jogja 10K, kategori Race 10K menjadi pilihan favorit para peserta. Pasalnya, ada lebih dari 6.000 orang memilih kategori tersebut. Sementara itu, 2.000 orang memilih kategori Fun Run 5k dan 1.000 orang sisanya akan berpartisipasi dalam kategori Heritage Walk.
Acara yang baru digelar pertama kalinya ini mendapatkan sambutan positif dari Pemerintah Kota Yogyakarta. Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan yang turut hadir pada acara konferensi pers menyatakan bahwa gelaran tersebut memberikan manfaat bagi Yogyakarta. Dirinya pun berharap agar Jogja 10K dapat kembali diadakan tahun depan dengan peserta yang lebih banyak.
“Kami dari pemerintah Kota Yogyakarta mengapresiasi acara Jogja 10K 2026 yang diadakan oleh Yayasan Jogja International Marathon. Acara ini luar biasa sebagai Jogja market karena dari tagline-nya sendiri, temanya adalah ‘Every Step Tells a Story’ yang artinya para runner akan mendapatkan pengalaman dijamu oleh masyarakat Jogja,” tuturnya.
Penyelenggaraan Jogja 10K pun memberikan manfaat bagi industri perhotelan di Kota Gudeg. Disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo bahwa tingkat hunian pada hari Sabtu (2/3), satu hari sebelum acara Jogja 10K mendekati 100 persen.
“Pada malam ini, tingkat hunian (hotel) di Kota Yogyakarta mencapai 90 persen bahkan mendekati 100 persen. Jadi, kami mengapresiasi kegiatan seperti ini. Event ini mempunya dampak yang sangat luar biasa, bukan hanya untuk anggota PHRI, tetapi juga UMKM,” pungkas Deddy. (Ard)
Load more