News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soroti Insiden Persekusi Jemaat GMS, Bupati Bantul: Bertentangan dengan Ajaran Agama dan Konstitusi

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyesalkan terjadinya insiden yang menimpa jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (24/5/2026) lalu. 
Rabu, 27 Mei 2026 - 18:56 WIB
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyesalkan terjadinya insiden yang menimpa jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (24/5/2026) lalu. 

Ia menegaskan, tindakan yang mengarah pada persekusi ataupun pembubaran paksa kegiatan ibadah tidak dibenarkan, karena bertentangan dengan ajaran agama maupun konstitusi negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Agama Islam bahwa kebhinekaan, perbedaan manusia dari berbagai ragam perbedaan suku, agama, ras adalah Sunatullah

Begitu pula dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 29 ayat 2 yang menegaskan bahwa negara menjamin tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya. 

"Maka, tindakan persekusi, intimidasi kepada umat lain melanggar yang pertama ajaran agama itu sendiri dan kedua konstitusi," kata Halim, Rabu (27/5/2026). 

Lebih lanjut, toleransi adalah bagian dari menjalankan ajaran Islam. Sementara, tempat atau bangunan yang digunakan untuk ibadah merupakan soal lain. 

Diketahui, tindakan persekusi ataupun pembubaran ibadah secara paksa ini dilakukan oleh Front Jihad Indonesia (FJI).

Organisasi masyarakat (ormas) tersebut mempersoalkan izin status bangunan yang digunakan sebagai tempat ibadah jemaat GMS. 

Halim menyampaikan bahwa pembangunan rumah ibadah telah diatur misalnya Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.

Di dalam surat tersebut mengatur perlunya memiliki izin mendirikan bangunan atau sekarang disebut Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kemudian, juga harus memenuhi layak fungsi. 

"Sebagai bangsa Indonesia, tidak boleh dan tak dibenarkan melakukan pembubaran umat lain yang sedang menjalankan ibadahnya," tegas Halim.

Pasca insiden ini, aparat kepolisian bersama stakeholder terkait mengambil langkah cepat dengan memediasi kedua belah pihak.

Hasilnya, Hasilnya, FJI meminta agar pihak GMS melengkapi izin pendirian dan operasional tempat ibadah tersebut dan menyosialisasikannya kepada warga masyarakat setempat.

Sementara, pihak GMS segera melengkapi izin pendirian dan operasional tempat ibadah. Selama proses tersebut, GMS sementara tidak melaksanakan kegiatan keagamaan di Dusun Glugo, Panggungharjo, Sewon sebelum semua regulasi tersebut terpenuhi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Humas GMS Bantul, Eko menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah. 

GMS Bantul menyerahkan penanganan atas insiden ini kepada pihak yang berwenang agar diselesaikan sesuai dengan koridor hukum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Betapa Frustasinya Max Verstappen dengan Performa Red Bull di F1 GP Italia 2026: Saya Seperti Kura-kura!

Betapa Frustasinya Max Verstappen dengan Performa Red Bull di F1 GP Italia 2026: Saya Seperti Kura-kura!

Max Verstappen berhasil naik podium usai membawa Red Bull finis di peringkat ketiga pada gelaran F1 GP Italia 2026 kemarin.
Resmi Debut di Liga Champions, Bos Como Mirwan Suwarso Beri Kursi VVIP pada Suporter Lansia

Resmi Debut di Liga Champions, Bos Como Mirwan Suwarso Beri Kursi VVIP pada Suporter Lansia

Como 1907 akan membuka fase liga dengan melawan RB Leipzig di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como pada Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. 
26 Pemda Papua Belum Cairkan Dana Otsus Tahap II, Wamendagri Ribka Tagih Komitmen

26 Pemda Papua Belum Cairkan Dana Otsus Tahap II, Wamendagri Ribka Tagih Komitmen

Hingga awal September 2026, tercatat sebanyak 26 daerah belum juga melengkapi berkas administrasi pencairan, sehingga penyaluran dana pembangunan untuk masyarakat terancam tertunda.
Jadi Rising Stars Timnas Voli Putri Korea Selatan, MB Andalan Hyundai Hillstate Ini Ancam Posisi Megawati Hangestri

Jadi Rising Stars Timnas Voli Putri Korea Selatan, MB Andalan Hyundai Hillstate Ini Ancam Posisi Megawati Hangestri

Middle blocker Hyundai Hillstate, Na Hyun-soo, mungkin menjadi salah satu pemain yang namanya meroket bersama Timnas Voli Korea Selatan pada tahun 2026 ini.
Kerim Memija Ceritakan Sulitnya Persija Kembali ke Jakarta Usai Hadapi Borneo: Itu Gila!

Kerim Memija Ceritakan Sulitnya Persija Kembali ke Jakarta Usai Hadapi Borneo: Itu Gila!

Kerim Memija mengungkap perjalanan sulit Persija Jakarta usai menghadapi Borneo FC. Skuad Macan Kemayoran kurang tidur sebelum bersiap hadapi Persib.
Shin Tae-yong Buka Suara soal Calon Pemain Baru Persija Jelang Duel Panas Kontra Persib, Siapa?

Shin Tae-yong Buka Suara soal Calon Pemain Baru Persija Jelang Duel Panas Kontra Persib, Siapa?

Shin Tae-yong memberi kode Persija akan mengumumkan pemain baru pekan ini. Ivan Mamut disebut jadi kandidat kuat jelang duel panas kontra Persib.

Trending

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT