Balita di Bantul Ditemukan dengan Tangan dan Kaki Terikat serta Mulut Dilakban oleh Ibu Kandung, Polisi Beberkan Kronologi
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Bantul, tvOnenews.com - Aksi dugaan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kali ini, terjadi di sebuah rumah kontrakan wilayah Pedukuhan Kedaton, Kalurahan Pleret, Kabupaten Bantul.
Tindakan dugaan kekerasan ini menjadi perhatian publik seusai diunggah di media sosial Instagram @gadai_krmandiri_yogyakarta.
Dalam postingan tersebut, korban ditemukan dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut dilakban. Korban ditemukan seorang diri di sebuah rumah kontrakan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menuturkan bahwa tindakan kekerasan terhadap anak ini terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Berdasarkan keterangan dari aparat kepolisian, awal mula kejadian ketika tetangga korban sekitar pukul 15.00 WIB melihat TKS (25) selaku ibu korban pergi dari rumah kontrakannya seorang diri.
Setelah Maghrib, tetangga korban yang sedang bakar satai di depan kontrakannya mendengar suara tangisan anak kecil dari dalam kamar kontrakan yang ditempati oleh ibu korban.
Mendengar suara tangisan tersebut, si tetangga mengajak pemilik rumah kontrakan untuk melakukan pengecekan dengan mencongkel jendela kamar. Ketika berhasil dicongkel, mereka dikejutkan dengan kondisi korban yang masih berusia 3 tahun dalam kondisi lemas.
"Korban (ACB) ditemukan dalam keadaan mulut dilakban plastik bening, kemudian kedua tangan diikat menggunakan lakban bening dan kedua kaki diikat menggunakan lakban bening serta selendang warna merah marun," kata Rita, Rabu (3/6/2026).
Lebih parahnya, tindakan tersebut diduga dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri.
Atas kejadian ini, tetangga korban menghubungi Bhabinkamtibmas setempat. Mendapat laporan dari masyarakat, aparat kepolisian langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain melakukan penyelidikan, pihak kepolisian memastikan keselamatan dan kondisi korban menjadi perhatian utama.
Ditanya soal keberadaan terkini korban, Rita menyebutkan bahwa yang bersangkutan sudah dirawat oleh keluarga dari sang ayah.
"Untuk korban saat ini dirawat oleh keluarga dari ayah kandungnya di Kabupaten Gunungkidul," ucap Rita.
Pasalnya, korban dalam kesehariannya hanya tinggal berdua bersama sang ibu. Sedangkan, sang ayah inisial RF (30) diketahui bekerja di Jakarta.
Load more