KAI Daop 6 Tertibkan Sejumlah Kios dan PKL Liar di Sisi Selatan Stasiun Yogyakarta
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Yogyakarta, tvOnenews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menertibkan sejumlah kios dan lapak pedagang kaki lima (PKL) liar di sisi selatan Stasiun Yogyakarta.
Penertiban dilakukan sebagai bagian dari penataan stasiun untuk mendukung kelancaran mobilitas penumpang yang menggunakan moda transportasi kereta api.
Kegiatan sterilisasi bangunan liar turut melibatkan personel gabungan. Totalnya sebanyak 82 personel yang terdiri atas TNI 15 orang, Polri 12 orang, Satpol PP 12 orang, perwakilan tujuh kecamatan di Kota Yogyakarta, serta jajaran KAI Daop 6 Yogyakarta sebanyak 36 orang.
Deputy EVP Daop 6 Yogyakarta, Rahim Ramdani menyampaikan, sterilisasi difokuskan pada area jalan dan trotoar di sisi selatan Stasiun Yogyakarta, termasuk kawasan parkir sisi selatan.
Sebelumnya, kawasan tersebut terdapat kios-kios liar, PKL, serta pedagang tidak berizin yang menempati trotoar, bahu jalan, hingga sebagian area parkir stasiun.
Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya fungsi fasilitas umum, mengganggu kelancaran arus kendaraan dan pejalan kaki, serta mengurangi kenyamanan penumpang saat mengakses naik turun kereta dari stasiun.
“Sterilisasi kawasan sisi selatan Stasiun Yogyakarta juga merupakan upaya bersama untuk menciptakan lingkungan stasiun yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi para penumpang kereta api,” ujar Rahim, Rabu (1/7/2026).
Di sisi lain, kegiatan sterilisasi ini merupakan bentuk sinergi yang baik antara KAI dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kawasan stasiun yang lebih tertata.
Senada, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan bahwa keberadaan kios liar dan pedagang yang menempati trotoar, badan jalan, maupun area parkir tidak hanya mengurangi estetika kawasan stasiun, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan terhadap keselamatan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Oleh karena itu, KAI bersama pemerintah daerah dan aparat terkait terus melakukan penataan secara berkelanjutan agar fasilitas umum dapat kembali dimanfaatkan sesuai peruntukkannya.
"Pasalnya, kawasan stasiun merupakan salah satu wajah pelayanan KAI. Kawasan ini merupakan salah satu akses utama menuju stasiun sehingga perlu dipastikan tetap bersih, tertata, aman, dan dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya," ujar Feni.
KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan bahwa penataan kawasan stasiun akan terus dilakukan secara berkesinambungan.
Selain menjaga aset negara yang dipercayakan untuk dikelola perusahaan, langkah tersebut juga bertujuan mendukung terciptanya ruang publik yang lebih representatif, meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan pejalan kaki, serta memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pelanggan kereta api.
Melalui kegiatan sterilisasi ini, KAI Daop 6 berharap seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif menjaga ketertiban dan kebersihan kawasan stasiun.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kawasan Stasiun Yogyakarta diharapkan dapat menjadi ruang publik yang semakin tertata, nyaman, serta mencerminkan wajah transportasi perkeretaapian yang modern, aman, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada pelanggan. (scp/buz)
Load more