News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Haedar Nashir Kritik Fenomena Kampus yang Hanya Kejar Mahasiswa: Jangan Seperti Bus Kota Kejar Omprengan!

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengkritik fenomena perguruan tinggi yang terkesan terjebak pada persaingan mengejar jumlah mahasiswa baru
Minggu, 5 Juli 2026 - 17:39 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir berharap perguruan tinggi tidak terjebak pada persaingan yang hanya berorientasi pada jumlah mahasiswa baru.
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengkritik fenomena perguruan tinggi yang terkesan terjebak pada persaingan mengejar jumlah mahasiswa baru. 

Menurutnya, kampus harus tetap menjaga marwah institusi pendidikan yang mengedepankan kualitas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Haedar saat meresmikan Gedung Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (4/7/2026). 

Melihat fenomena ini, Haedar lantas mengibaratkan perguruan tinggi yang berlomba-lomba mencari mahasiswa seperti bus kota sedang mengejar penumpang omprengan. 

"Kalau kemudian, (perguruan tinggi) semata-mata ngejar mahasiswa, kayak bus kota ngejar omprengan, itu hati-hati," katanya.

Lebih lanjut, Haedar berpandangan bahwa nantinya, akan terjadi kesenjangan bila ratusan mahasiswa menumpuk di sebuah universitas, tetapi kemampuan pendidikan dalam menyelenggarakan pembelajaran tidak bagus. 

"Misalkan universitas itu berbasis pada bisnis, itu kalau negeri hati-hati juga. Karena apa? Tujuan utamanya kan mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa pilih kasih, tanpa pandang bulu, harus untuk semua," ucap Haedar. 

Oleh sebab itu, arah pendidikan Indonesia perlu diperbarui. Dalam hal ini, pemerintah tidak bisa sendiri dalam menyelenggarakan pendidikan sehingga diperlukan organisasi massa (ormas).

Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan memiliki tanggung jawab kebangsaan, salah satunya mencerdaskan kehidupan bangsa. Komitmen tersebut bisa dilihat dalam pembangunan MSUS, TK Abad Semesta, UMY, UAD, UNISA, Universitas Siber, bahkan rumah sakit di kawasan Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).

Dalam menyelenggarakan pendidikan, Haedar pun mengingatkan bukan hanya urusan jabatan, kekuasaan, maupun uang, melainkan tanggung jawab kemanusiaan dalam mendidik anak manusia supaya tumbuh menjadi manusia yang utuh. Mulai dari Iman takwanya, rohaninya, kecerdasan ilmunya, keahliannya, juga sikap sosialnya. 

Sikap sosial menurutnya penting juga dipertahankan karena Indonesia adalah masyarakat yang tetap berpijak pada kultur gotong royong dan kultur homo sapiens. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Boleh jadi, negara-negara lain atau ada kelompok masyarakat yang melakukan pendidikan hanya melahirkan yang sifatnya anak-anak cerdas, tapi tumpul sikap dan empati sosialnya," ungkap Haedar.

Dalam perkembangannya, dunia pendidikan memerlukan pendekatan yang holistik, baik dari aspek ekosistemnya, sarana-prasarana hingga proses pembelajaran secara keseluruhan. (scp/ard) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Sekolah Hybrid untuk Nelayan dan Atlet Diinisiasi KDM, Kini 1.128 Sekolah Swasta Bermitra dengan Pemprov Jabar

Mengenal Sekolah Hybrid untuk Nelayan dan Atlet Diinisiasi KDM, Kini 1.128 Sekolah Swasta Bermitra dengan Pemprov Jabar

Gubernur Jawa Barat yang disapa KDM memiliki tekad dalam mewujudkan pendidikan yang unggul bagi warganya.
Ajukan Praperadilan, Roy Suryo Uji UU ITE yang Jadi Dasar Penyidik Tetapkan Tersangka

Ajukan Praperadilan, Roy Suryo Uji UU ITE yang Jadi Dasar Penyidik Tetapkan Tersangka

Tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo memilih mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 6 Juli 2026: Libra Dipenuhi Kehangatan, Cancer Makin Yakin dengan Perasaannya

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 6 Juli 2026: Libra Dipenuhi Kehangatan, Cancer Makin Yakin dengan Perasaannya

5 zodiak paling beruntung soal cinta besok, 6 Juli 2026. Simak siapa saja yang paling beruntung dalam urusan asmara.
Atasi Keterbatasan Sekolah 3T, Satgas Pamtas 511/DY Kreatif Ajar Anak Papua Pakai Barang Bekas

Atasi Keterbatasan Sekolah 3T, Satgas Pamtas 511/DY Kreatif Ajar Anak Papua Pakai Barang Bekas

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY memberikan pendidikan nonformal kepada anak-anak di Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan melalui manfaat
Pria Asal Pasuruan Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Luka pada Tubuh Korban

Pria Asal Pasuruan Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Luka pada Tubuh Korban

Pihak keluarga juga menyebut sepeda motor, tas, dan telepon genggam yang dibawa korban saat meninggalkan rumah tidak ditemukan.
Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sorosutan, Keluarga Korban Tagih Transparansi Hukum Mendekati Hasil Putusan Pengadilan Dikeluarkan

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sorosutan, Keluarga Korban Tagih Transparansi Hukum Mendekati Hasil Putusan Pengadilan Dikeluarkan

Kasus kekerasan seksual sesama jenis terhadap anak yang terjadi di salah satu masjid, di kelurahan Sorosutan, Kota Yogyakarta, kini memasuki babak krusial. 

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkap faktor utama di balik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT