Syukuran Dua Tahun Perjalanan Pendidikan, Momentum Refleksi dan Kebersamaan di Yogyakarta
- tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Yogyakarta, tvOnenews.com — Perjalanan sebuah institusi pendidikan tidak hanya diukur dari bertambahnya usia, tetapi juga dari proses pembelajaran, evaluasi, dan kebersamaan yang menyertainya.
Semangat tersebut mewarnai syukuran dua tahun perjalanan pendidikan SMA Global Darussalam Academy yang digelar di Yogyakarta, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui, sekaligus penguatan komitmen seluruh unsur sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang mampu mengembangkan potensi generasi muda.
Direktur Yayasan Sunni Global Darussalam, Aini Husna, M.Pd. mengatakan, peringatan tahun kedua tersebut menjadi kesempatan untuk bersyukur sekaligus melakukan evaluasi.
“Kami bersyukur karena Allah SWT mengizinkan hadirnya sekolah ini di Jogja untuk mewadahi talenta-talenta hebat para calon pemimpin masa depan bangsa. Di sisi lain, kami juga terus berefleksi karena sebagai sekolah yang masih baru, kami perlu terus belajar, mengevaluasi, dan memperbaiki diri agar layanan pendidikan yang diberikan dapat memberikan dampak optimal bagi murid maupun masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian peringatan dua tahun perjalanan sekolah diisi dengan kegiatan sosial berupa donor darah dan acara kebersamaan bertajuk GDA Fest.
Kegiatan donor darah melibatkan hampir 50 peserta yang terdiri atas guru, tenaga kependidikan, serta orang tua murid. Partisipasi tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang dibangun melalui keterlibatan seluruh keluarga besar sekolah.
Sementara itu, suasana perayaan semakin meriah melalui berbagai penampilan seni. Salah satunya adalah penampilan band hasil kolaborasi unsur yayasan, guru, dan tenaga kependidikan.
Para siswa juga turut menjadi bagian penting dalam acara tersebut. Enam kelas menampilkan pertunjukan dengan beragam kreativitas yang mencerminkan semangat generasi muda yang ekspresif, berani bereksplorasi, dan mampu bekerja sama.
Menurut Aini Husna, antusiasme seluruh civitas sekolah terlihat dari tingginya partisipasi dalam kegiatan donor darah maupun suasana meriah selama acara berlangsung.
“Semua sangat antusias. Hal itu terlihat dari banyaknya peserta donor darah dan riuhnya suasana saat kegiatan berlangsung, terutama ketika penampilan band dan pertunjukan dari masing-masing kelas,” katanya.
Momentum ulang tahun juga menjadi ruang untuk kembali menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik.
Di tengah perkembangan dunia yang semakin cepat dan kompleks, pendidikan diharapkan mampu membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi perubahan global.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari pendekatan pendidikan yang dikembangkan melalui perpaduan pembelajaran akademik, pembentukan karakter, penguatan spiritual, serta pengalaman kehidupan bersama di lingkungan asrama.
Dalam kehidupan sehari-hari, siswa tidak hanya belajar melalui kegiatan di kelas, tetapi juga melalui interaksi sosial dan pengalaman hidup bersama. Kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian dari proses pembelajaran.
Semangat tersebut sejalan dengan pandangan bahwa ilmu tidak berhenti pada proses memperoleh pengetahuan, tetapi juga perlu diwujudkan dalam tindakan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Aini Husna menyampaikan bahwa perjalanan dua tahun ini masih merupakan tahap awal. Karena itu, semangat untuk terus berkembang dan memperbaiki kualitas pendidikan menjadi bagian penting dalam langkah ke depan.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap berbagai prestasi yang telah diraih para siswa. Menurutnya, pencapaian tersebut lahir dari pertemuan antara potensi peserta didik dengan lingkungan pendidikan yang berupaya memberikan ruang bagi pengembangan talenta mereka. (Scp/Ard)
Load more