News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Emas Batangan 4,2 Kg Disembunyikan di Celana Dalam, Dua WN Tiongkok Diamankan di Bandara YIA

Upaya membawa emas batangan kurang lebih seberat 4,2 kilogram (kg) ke luar negeri melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) berhasil digagalkan oleh Bea Cukai Yogyakarta.
Senin, 19 Oktober 2026 - 21:19 WIB
Barang bukti emas batangan kurang lebih seberat 4,2 kg yang dibawa WN Tiongkok melalui Bandara YIA, disita petugas Bea Cukai Yogyakarta, Senin (19/10/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Upaya membawa emas batangan kurang lebih seberat 4,2 kilogram (kg) ke luar negeri melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) berhasil digagalkan oleh Bea Cukai Yogyakarta.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, dua warga negara (WN) Tiongkok diamankan setelah padatan emas itu diduga disembunyikan di dalam celana dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengungkapan ini menjadi perhatian lantaran emas batangan tersebut diduga hendak dibawa melewati jalur penerbangan tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kepala Kanwil DJBC Jateng-DIY, Agus Yulianto menyampaikan bahwa penindakan ini bermula dari informasi intelijen terhadap dua penumpang yang akan berangkat menggunakan pesawat Scoot TR 249 dengan tujuan Singapura pada Minggu (18/10/2026).

Terungkap, keduanya tidak membawa dokumen pemberitahuan pabean ekspor untuk pengeluaran barang ke luar daerah pabean.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas Bea Cukai Yogyakarta melakukan pengamatan terhadap kedua penumpang di area keberangkatan Bandara YIA, Kabupaten Kulon Progo.

Saat pemeriksaan terhadap penumpang pertama inisial CSW, petugas menemukan padatan yang diduga emas seberat 2.131 gram yang disembunyikan di dalam pakaian dalam yang dikenakan penumpang.

Kemudian, pemeriksaan terhadap penumpang kedua inisial JP, juga ditemukan padatan serupa seberat 2.135 gram yang juga disembunyikan pada tubuhnya.

"Total padatan emas yang diamankan mencapai 4.266 gram atau sekitar 4,2 kilogram dengan nilai barang mencapai hampir Rp11 miliar. Sementara, potensi kerugian bea keluar lebih dari Rp1,6 miliar," kata Agus saat rilis di kantornya, Senin (19/10/2026).

Berdasarkan pemeriksaan oleh alat XRF handheld, padatan emas tersebut memiliki kandungan emas 98,97 persen atau bisa dikatakan emas kadar 24 karat.

Atas temuan tersebut, kedua penumpang beserta barang bukti dibawa ke kantor Bea Cukai Yogyakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait asal barang sedang dilakukan pendalaman. Karena kedua tersangka merupakan warga Tiongkok yang komunikasinya hanya bisa bahasa Cina,  memang ada sedikit hambatan. Tapi, kami sudah mendatangkan penerjemah dan ini sedang dalam proses," ucap Agus.

Secara umum, emas batangan tersebut diperkirakan berasal dari pertambangan-pertambangan emas di Indonesia seperti Kalimantan, Nusa Tenggara dan Sumatera. Para pelaku biasanya mencari daerah yang memiliki jalur penerbangan langsung internasional. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keluarga Korban Pengeroyokan oleh Anggota DPRD Bekasi Nyatakan Kekecewaan atas Putusan Hakim

Keluarga Korban Pengeroyokan oleh Anggota DPRD Bekasi Nyatakan Kekecewaan atas Putusan Hakim

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Cikarang telah menjatuhkan vonis terhadap anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno, dalam kasus pengeroyokan terhadap Fendy (41). 
Berupaya Meningkatkan Kapasitas Usaha dan Memperluas Pemahaman Pasar, BPKP dan Kementerian Pertanian Menggelar Pelatihan untuk Pekebun Kelapa Sawit

Berupaya Meningkatkan Kapasitas Usaha dan Memperluas Pemahaman Pasar, BPKP dan Kementerian Pertanian Menggelar Pelatihan untuk Pekebun Kelapa Sawit

Sebanyak 28 pekebun kelapa sawit swadaya mengikuti pelatihan Informasi Pasar dan Promosi untuk tingkatkan kapasitas usaha dan memperluas pemahaman akses pasar
Dilantik Jadi KSP, Listyo Sigit Dinilai Mampu Beri Terobosan Realisasi Program Era Presiden Prabowo

Dilantik Jadi KSP, Listyo Sigit Dinilai Mampu Beri Terobosan Realisasi Program Era Presiden Prabowo

Usai memimpin Polri, Listyo Sigit Prabowo kini didapuk menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) oleh Presiden RI, Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.
Di Hadapan Klub Jerman, Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks Heran Monchengladbach Bisa Kalah 6 Kali Beruntun dan Jadi Juru Kunci

Di Hadapan Klub Jerman, Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks Heran Monchengladbach Bisa Kalah 6 Kali Beruntun dan Jadi Juru Kunci

Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, buka suara setelah klubnya, Borussia Monchengladbach, mencatat sederet hasil buruk di Liga Jerman musim ini.
Pesan Haru Pendeta Gilbert untuk Kamaruddin Simanjuntak: Rumahmu Sudah Jadi

Pesan Haru Pendeta Gilbert untuk Kamaruddin Simanjuntak: Rumahmu Sudah Jadi

Pendeta Gilbert Lumoindong menyampaikan pesan haru untuk mengenang Kamaruddin Simanjuntak yang dikabarkan meninggal dunia pada Senin (19/10/2026). Kenang sosok.
Didapuk Jadi Kepala BNPPDT, Jenderal TNI Maruli Genjot Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

Didapuk Jadi Kepala BNPPDT, Jenderal TNI Maruli Genjot Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut mengemban tugas sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT).

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang meninggal dunia usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador.
Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata Jakarta

Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata Jakarta

Kabar duka menyelimuti dunia militer, mantan KSAD Jenderal TNI Subagyo Hadi Siswoyo meninggal, pada Senin (19/10/2026). Subagyo HS meninggal di usia 80 tahun. 
Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Hal yang tak kalah menarik perhatian adalah sosok terduga tersangka dalam insiden mengerikan tersebut. Diketahui, bahwa terduga pelaku baru berusia 26 tahun.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis yang terus berkembang membutuhkan sistem operasional yang adaptif. Kenali tanda sistem perlu diperbarui melalui integrasi data, ERP, dashboard, dan otomasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT