GIFTS 2026 Hasilkan 51 Kerja Sama, 79 Startup Berpeluang Temui Investor
- tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Sleman, tvOnenews.com - Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 menghasilkan 51 dokumen kerja sama untuk mendorong pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi ke sektor industri. Forum yang berlangsung pada 21–22 Oktober 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) itu juga membuka peluang pengembangan usaha bagi 79 startup terkurasi melalui pertemuan dengan 30 calon investor.
Mengusung tema Cultivation: Culture, Innovation, Business Acceleration, GIFTS 2026 mempertemukan kalangan akademisi, industri, pemerintah, investor, dan inovator. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, mempercepat hilirisasi riset, serta memperluas akses pasar bagi produk inovasi.
Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Danang Sri Hadmoko mengatakan bahwa pengembangan teknologi perlu memperhatikan kondisi sosial dan budaya masyarakat agar hasil riset dapat diterapkan secara efektif.
Menurutnya, kecanggihan teknologi tidak selalu menjamin keberhasilan penerapannya. Kesesuaian dengan nilai, norma, kearifan lokal, serta kebutuhan masyarakat menjadi faktor penting dalam proses pengembangan inovasi.
“Tidak semua teknologi tinggi yang sophisticated bisa diterapkan langsung di masyarakat,” kata Danang saat penutupan GIFTS 2026, Kamis (22/10/2026).
Ia menambahkan, penguatan ekosistem inovasi membutuhkan keterlibatan pelaku usaha, praktisi bisnis, inventor, asosiasi, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat jejaring bisnis lokal sekaligus membuka akses ke rantai pasok yang lebih luas.
Salah satu agenda utama GIFTS 2026 adalah program Meet The Investor. Dari 219 startup yang mendaftar, sebanyak 79 startup terpilih mendapat kesempatan untuk berinteraksi dan mempresentasikan potensi bisnis mereka kepada 30 calon investor, termasuk investor individu atau angel investor dan perusahaan modal ventura.
Selain itu, ada pula sesi speed dating bersama Asian Development Bank (ADB) melibatkan 10 startup terpilih. Agenda ini memberikan kesempatan bagi perusahaan rintisan untuk menjajaki peluang pendanaan internasional sekaligus memperoleh pendampingan dalam pengembangan kapasitas usaha.
Upaya mempertemukan inovator dengan calon mitra juga dilakukan melalui Pasar Inovasi yang menghadirkan sekitar 50 stan, terdiri atas 30 stan industri dan 20 stan produk inovasi. Produk yang ditampilkan mencakup sektor pertanian, kesehatan, rekayasa dan teknologi, serta industri konstruksi.
Load more