News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anindya Bakrie Bagikan Tips agar UMKM Naik Kelas

Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novian Bakrie menghadiri acara Jambore Kewirausahaan Sosial 2022 di Kompleks Pemda Sleman, Sabtu (26/11/2022). Dalam kesempatan tersebut, Anindya menjadi pembicara utama pada sesi General Stadium dengan tema Upgrading Small Scale Enterprise.
Sabtu, 26 November 2022 - 14:13 WIB
Anindya Bakrie saat menyampaikan materi pada sesi General Stadium Jambore Kewirausahaan Sosial 2022.
Sumber :
  • Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novian Bakrie menghadiri acara Jambore Kewirausahaan Sosial 2022 di Kompleks Pemda Sleman, Sabtu (26/11/2022). Dalam kesempatan tersebut, Anindya menjadi pembicara utama pada sesi General Stadium dengan tema Upgrading Small Scale Enterprise.

Pria yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur Bakrie and Brothers Tbk tersebut berbicara terkait UMKM dan kewirausahaan di depan ratusan peserta yang hadir. Kegiatan ini dimoderatori oleh Ketua Kadin DIY, GKR Mangkubumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertama, suatu kehormatan untuk saya dimoderatori oleh Gusti Mangkubumi. Kedua, ada di sini bersama teman-teman semua karena menurut saya bisa menjadi lebih baik dan saling belajar," ungkap Anindya saat mengawali sambutan.

Pada acara ini, Anindya banyak berbicara terkait Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM). Ia menyebut pelaku UMKM di Indonesia harus berbangga karena memiliki kontribusi besar untuk ekonomi negara.

"UMKM musti berbangga karena UMKM lah sebenarnya yang banyak dianggap usaha mikro, medium, kecil, tapi menyumbang 61 persen dari PDP nasional dan ekspor 14 persen," terangnya.

Di samping itu, lanjut Anindya, UMKM juga mampu menyerap hingga 97 persen dari total tenaga kerja dan menyediakan hingga 99 persen dari total lapangan pekerjaan serta menyumbang 58 persen dari total investasi.

Oleh karenanya, Anindya meminta para pelaku UMKM untuk percaya diri sebagai langkah awal membangun perusahaan besar.

"Setahu saya, tidak ada perusahaan yang mulanya tidak dari UMKM. Gak bisa tiba-tiba besar. Jadi, kebanggaan dan kepercayaan diri ini harus ada karena mental kewirausahaan itu mulai dari percaya diri," ungkapnya.

Anindya menambahkan, ada beberapa tantangan yang biasanya dihadapi para pelaku UMKM. Pertama adalah strategi bisnis terkait branding dan marketing.

Tantangan kedua biasanya terkait dengan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Para pelaku UMKM biasanya mencari SDM dari lingkungan terdekat seperti keluarga dan teman dekat.

Kemudian, tantangan berikutnya adalah akses terhadap teknologi digital dan juga regulasi.

"Dan tentunya permodalan. Ini suatu hal yang klasik," ujarnya.

Anindya selanjutnya membagikan tips agar para pelaku UMKM bisa naik kelas. Yang pertama adalah soal mindset atau pola pikir.

Kemudian soal penambahan nilai, digitalisasi data dan marketing, serta pro aktif kepada organisasi pengusaha seperti Kadin sebab Kadin memiliki upaya untuk membantu UMKM dengan cara 360 derajat. Di antaranya membantu memecahkan masalah pada akselerasi akses pasar, termasuk ke luar negeri.

"Yang terakhir akselerasi usaha agar berkelanjutan dari people-nya siapa yang kerja di tempat tersebut mendapat manfaat dan juga merasakan manfaatnya, tapi juga lingkungan hidup tetap terjaga," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir sambutan, Anindya mengutip ucapan dari Bapak Kewirausahaan Sosial, Bill Drayton yang mengatakan bahwa kewirausahaan sosial atau Social Enterpreneurship tidak puas hanya memberikan ataupun mengajari cara menangkap ikan, tapi berpikirlah lebih besar bagaimana merevolusi industri perikanan.

"Jadi, ini hanya cara berpikir, apakah kita kasih ikan, kasih kail atau justru kita merevolusi semuanya. Pada saat kita Covid-19, Climate Chance, konflik (Rusia-Ukraina), saya rasa merevolusi sesuatu itu bukan hal yang sulit," pungkasnya. (Apo/Ard)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT