Rupiah dan IHSG Merosot, DPR Nilai Investor Global Sedang 'Hukum' Pasar Modal Indonesia
- tvOnenews.com/Wildan M.
Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di level Rp18.049 pada hari ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga sempat anjlok lebih dari 5 persen pada Kamis (4/6).
Menanggapi ini, anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar menilai para investor global sedang “menghukum” pasar modal Indonesia.
“Data menunjukkan bahwa sebenarnya investor global tidak sedang menjauhi pasar negara berkembang, melainkan secara spesifik mengurangi eksposur investasi mereka di Indonesia,” kata Marwan, Jumat (5/6/2026).
- DPR
Dia menyebut masalah utama terjadi pada kepastian hukum di Indonesia yang mulai dipertanyakan investor global.
“Masalah utama bukan soal kemampuan ekonomi kita untuk tumbuh, melainkan runtuhnya kredibilitas dan kepastian hukum Indonesia di mata pasar,” katanya.
Selain itu, Marwan menilai masalah ini juga dipicu oleh tingginya risiko komunikasi kebijakan dari pemerintah.
Menurut dia, beberapa hari terakhir pasar keuangan sering dikejutkan dengan sejumlah regulasi krusial yang muncul dadakan tanpa ada komunikasi publik dan koordinasi yang matang.
“Kebijakan yang suka muncul ujug-ujug misterius ini memberikan pukulan beruntun bagi kenyamanan berinvestasi,” ungkap Marwan.
“Pasar saat ini sebenarnya tidak lagi mencari alasan untuk menjual saham mereka, tetapi mereka sedang mencari alasan buat berhenti menjual. Tugas pemerintah adalah memberikan alasan tersebut melalui kepastian hukum,” pungkasnya. (saa/muu)
Load more