GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Layanan Konsultan HRD Profesional Percayakan Pada Solusi Training and Consulting

Jasa Konsultan HRD dan Manajemen SDM di Jakarta dan Sekitarnya | Solusi Training and Consulting| Hubungi 0811-127-7979 (TELP/WA) Aktif 24 Jam.
Sabtu, 4 Maret 2023 - 18:08 WIB
Layanan Konsultan HRD Profesional Percayakan Pada Solusi Training and Consulting
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Banyak para pemilik bisnis memulai bisnis hanya fokus pada kegiatan sales dan marketing untuk mempertahankan bisnis mereka. Maka masalah kepegawaian (SDM) menurut mereka bisa ‘dipikirkan belakangan’. Padahal fungsi HRD tidak sesederhana apa yang mereka kira/bayangkan.

Berikut sedikit gambaran tentang 5 tantangan mengelola SDM yang akan Anda hadapi. Dengan demikian Anda siap dengan segala resiko dan solusi yang dapat diambil untuk mengatasinya. Mari kita simak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Kesulitan dalam proses rekrutmen

Karyawan yang sering keluar-masuk (turn over) menjadi kendala tersendiri bagi pebisnis. Mereka kesulitan menentukan standar proses rekrutmen dan rekrutmen hanya berdasarkan ‘feeling’ bukan berdasarkan potensi dan kompetensi sehingga banyak karyawan yang keluar-masuk (turn over) dan mengganggu kelancaran bisnis karena perusahaan harus sering mengajarkan ulang cara kerja dan proses kerja yang ada di perusahaan.

2. Menetapkan peraturan

Dari yang awalnya tidak ada menjadi ada peraturan, kadang menjadi beban tersendiri ketika disosialisasikan. Apalagi jika aturan tersebut baru dibentuk di belakang hari. Rasanya akan sangat kaku dan tidak fleksibel. Pemilik usaha terkadang tidak bisa menentukan poin-poin apa saja yang harus diatur, selain itu ada pula ketakutan kalau karyawan akan mengendor dengan adanya peraturan perusahaan, padahal peraturan perusahaan sangat penting agar “áturan main” menjadi jelas bagi perusahaan dan karyawan serta menjadi panduan dalam mengambil kebijakan.

3. Mengembangkan kompetensi karyawan

Sedikit sekali pemilik usaha yang memahami dengan tepat dimana potensi karyawannya. Bisa jadi karena tidak adanya standarisasi kompetensi sehingga karyawan tidak cocok atau tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Untuk dapat melihat potensi karyawan ada baiknya calon karyawan sebelum diterima dilakukan psikotes karena psikotes dapat memberikan gambaran tentang potensi kemampuan yang dimiliki oleh calon karyawan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Menilai kinerja karyawan

Memang benar pernyataan bahwa kinerja karyawan akan meningkat ketika kita memberikan motivasi. Namun, jika perusahaan tidak memiliki uraian kerja (job desc) dan Key Performance Indicator (KPI) akan sulit menilai karyawan yang produktif karena parameter ukuran keberhasilan kinerjanya belum ada dan belum ditetapkan. Untuk dapat membuat Job Desc dan KPI anda dapat mencari bantuan dari konsultan hrd agar hasilnya dapat terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Tidak hanya soal upah, pekerja modern juga mulai menuntut kepastian perlindungan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hingga keamanan ekonomi saat menghadapi risiko

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT