News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Data Pekerjaan AS Mengecewakan, Emas Berjangka Naik 21,2 Dolar AS

Harga emas melonjak lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena data pekerjaan bulanan AS jauh dari ekspektasi pasar di tengah ketidakpastian yang dipicu oleh varian baru virus corona Omicron dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkatkan daya tarik logam safe-haven.
Sabtu, 4 Desember 2021 - 05:30 WIB
Emas berjangka melonjak 21,2 dolar AS, data pekerjaan AS mengecewakan
Sumber :
  • Antara

Chicago, tvOne

Harga emas melonjak lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena data pekerjaan bulanan AS jauh dari ekspektasi pasar di tengah ketidakpastian yang dipicu oleh varian baru virus corona Omicron dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkatkan daya tarik logam safe-haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terangkat 21,2 dolar AS atau 1,2 persen, menjadi ditutup pada 1.783,90 dolar AS per ounce. Di pasar spot, emas naik 0,9 persen menjadi diperdagangkan di 1.785,29 dolar AS per ounce pada pukul 20.12 GMT.

Sehari sebelumnya, Kamis (2/12), emas berjangka anjlok 21,60 dolar AS atau 1,2 persen menjadi 1.762,70 dolar AS, setelah terangkat 7,8 dolar AS atau 0,44 persen menjadi 1.784,30 dolar AS pada Rabu (1/12), dan jatuh 8,7 dolar AS atau 0,49 persen menjadi 1.776,50 dolar AS pada Selasa (30/11).

"Emas diuntungkan dari pelarian ke aset aman karena investor khawatir tentang tapering Federal Reserve yang lebih cepat dan situasi COVID karena Delta dan Omicron menimbulkan risiko terhadap prospek pertumbuhan jangka pendek," Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA.

"Kinerja emas akhir pekan signifikan karena bertepatan dengan perataan kurva yang mencakup ekspektasi tinggi untuk tapering Fed yang lebih cepat."

Sentimen di pasar keuangan yang lebih luas tetap lemah, karena data pekerjaan AS mengecewakan. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (3/12) bahwa Amerika Serikat menciptakan 210.000 pekerjaan baru pada November, lebih rendah dari ekspektasi pasar untuk kenaikan 573.000 dan juga lebih rendah dari kenaikan 531.000 pada Oktober.

Dukungan lebih lanjut untuk emas, imbal hasil obligasi 10-tahun AS turun di bawah 1,4 persen untuk pertama kalinya sejak September, mengurangi peluang kerugian memegang emas tanpa bunga.

Tetapi data ekonomi lainnya yang dirilis pada Jumat (3/12) membebani emas. Indeks PMI sektor jasa AS dari IHS Markit direvisi lebih tinggi menjadi 58,0 pada November dari angka awal 57,0, menunjukkan aktivitas bisnis dan pesanan baru terus meningkat dengan kecepatan yang kuat.

Departemen Perdagangan AS juga melaporkan bahwa pesanan pabrik AS meningkat 1,0 persen pada Oktober setelah naik dengan revisi naik 0,5 persen pada September. Pertumbuhan juga lebih tinggi dari 0,5 persen yang diperkirakan oleh para ekonom.

Namun, emas masih berada di jalur untuk kerugian mingguan ketiga berturut-turut, karena pejabat Fed memberikan nada hawkish pada pengurangan stimulus dan suku bunga.

Pembuat kebijakan Fed tampaknya akan mempercepat penghentian program pembelian obligasi mereka ketika mereka bertemu akhir bulan ini, karena mereka menanggapi pengetatan pasar tenaga kerja dan bergerak untuk membuka pintu bagi kenaikan suku bunga lebih awal dari yang mereka proyeksikan.

​​​​​​​Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 16,5 sen atau 0,74 persen, menjadi ditutup pada 22,481 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 6,9 dolar AS atau 0,74 persen, menjadi ditutup pada 926,2 dolar AS per ounce. (Ant.Jeg)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jika RI Turun Kasta ke Frontier Market, Ini Dampak Besar bagi IHSG, Rupiah, dan Arus Modal

Jika RI Turun Kasta ke Frontier Market, Ini Dampak Besar bagi IHSG, Rupiah, dan Arus Modal

Pasar Indonesia terancam turun ke frontier market. Dana asing bisa keluar hingga Rp835 triliun, menekan IHSG, rupiah, dan kepercayaan investor global.
Bikin Prediksi, Pedro Acosta Sebut Marc Marquez Masih Jadi yang Terkuat di MotoGP 2026

Bikin Prediksi, Pedro Acosta Sebut Marc Marquez Masih Jadi yang Terkuat di MotoGP 2026

Pedro Acosta memprediksi Marc Marquez masih jadi salah satu pembalap terkuat di MotoGP 2026.
Top 3 Bola 30 Januari 2026: Layvin Kurzawa Ditantang Bung Binder, hingga Mikel Arteta Terancam Dipecat Arsenal

Top 3 Bola 30 Januari 2026: Layvin Kurzawa Ditantang Bung Binder, hingga Mikel Arteta Terancam Dipecat Arsenal

Top 3 Bola hari ini: Layvin Kurzawa ditantang adaptasi di Persib, Mikel Arteta terancam di Arsenal, dan Shayne Pattynama siap debut bersama Persija.
Hancur Lebur Dihajar Surabaya Samator, Pelatih Garuda Jaya Sebut Anak Asuhnya Terlambat Panas

Hancur Lebur Dihajar Surabaya Samator, Pelatih Garuda Jaya Sebut Anak Asuhnya Terlambat Panas

Jakarta Garuda Jaya gagal melanjutkan tren kemenangan beruntun mereka saat melakoni laga terakhir mereka di putaran pertama Proliga 2026.
Aprilia Konfirmasi Kehadiran Jorge Martin di Malaysia pada Tes Pramusim MotoGP 2026

Aprilia Konfirmasi Kehadiran Jorge Martin di Malaysia pada Tes Pramusim MotoGP 2026

Aprilia Racing mengonfirmasi Jorge Martin akan tetap hadir di Malaysia dalam rangka tes pramusim MotoGP 2026.
Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga emas dan perak tembus rekor global. Analis menilai reli dipicu likuiditas dan spekulasi, bukan semata fundamental pasar logam mulia.

Trending

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Malam Mencekam di Unikama, Dugaan Pengerahan Massa Picu Ketegangan

Malam Mencekam di Unikama, Dugaan Pengerahan Massa Picu Ketegangan

Civitas akademika Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) sempat diliputi rasa khawatir menyusul munculnya dugaan upaya intimidasi dan pengerahan massa oleh oknum tertentu.
Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
Ikut Program Inkubasi, Ibu Rumah Tangga Digodok Jadi Pelaku UMKM Profesional

Ikut Program Inkubasi, Ibu Rumah Tangga Digodok Jadi Pelaku UMKM Profesional

Program pemberdayaan perempuan khususnya ibu rumah tangga dalam upaya memandirikan ekonommi bagi kaum hawa itu terus menjadi perhatian bagi sejumlah pihak.
Media Belanda Bawa Kabar Baik, Selain Maarten Paes, Ajax Amsterdam Buka Peluang Rekrut Bek Kiri Timnas Indonesia

Media Belanda Bawa Kabar Baik, Selain Maarten Paes, Ajax Amsterdam Buka Peluang Rekrut Bek Kiri Timnas Indonesia

Maarten Paes tak hanya membawa namanya sendiri ke meja negosiasi Ajax, tapi juga memicu pembahasan luas soal potensi pemain Timnas Indonesia lain di Eredivisie.
Talenta Muda Tanah Air Asal Papua Tengah Dinilai Melempem, Kinerja PSSI Mulai Dipertanyakan

Talenta Muda Tanah Air Asal Papua Tengah Dinilai Melempem, Kinerja PSSI Mulai Dipertanyakan

Perkembangan sepak bola tanah air termasuk pembinaan terhadap usai dini dinilai masih lemah terkhusus di wilayah Indonesia Timur.
Dulu Dijual Murah, Kini Diburu Lagi? Inter Milan Pantau Aleksandar Stankovic

Dulu Dijual Murah, Kini Diburu Lagi? Inter Milan Pantau Aleksandar Stankovic

Inter Milan mempertimbangkan untuk membeli kembali gelandang muda Aleksandar Stankovic dari Club Brugge pada bursa transfer musim panas mendatang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT