News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inilah Harta Karun Freeport di Papua yang Masih Perawan, Punya Cadangan 170,09 Ton Emas dan Tidak Habis sampai Izin Tambang Selesai

Tambang Kucing Liar adalah harta karun Freeport yang sampai saat ini masih dalam proses pra-produksi. Tambang ini sangat potensial dan diklaim berbiaya rendah.
Jumat, 26 April 2024 - 07:29 WIB
Kawasan tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua
Sumber :
  • Dok. Freeport

Jakarta, tvOnenews.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) memiliki tambang emas potensial yang masih belum sepenuhnya terjamah.

Setelah eksploitasi penambangan terbuka (open pit) di lokasi tambang Grasberg selesai, setidaknya terdapat sejumlah proyek tambang bawah tanah yang tengah dikerjakan PTFI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu proyek paling menjanjikan adalah tambang emas Kucing Liar yang berada tidak jauh dari distrik tambang terbuka Grasberg.

Melalui rilis resminya di Amerika Serikat, Freeport McMoRan menyebutkan bahwa Tambang Kucing Liar adalah proyek jangka panjang yang menyimpan cadangan 7 miliar pon tembaga.

Tak hanya itu, cadangan emas yang dimiliki tambang kucing liar juga tercatat sebesar 6 juta ons atau 170,09 ton.

Berdasarkan ringkasan laporan keuangan Freeport McMoRan kuartal I-2024, Kucing Liar diproyeksi dapat memproduksi 560 juta pon tembaga dan 520 ribu ons atau 1.474,17 kilogram emas per tahun.

Klaim yang lebih mencengangkan adalah bahwa tambang mineral bawah tanah ini diprediksi akan menelan biaya produksi yang lebih rendah.

"Kucing Liar diperkirakan menghasilkan sekitar 560 juta pon tembaga dan 520 ribu ons emas, menyediakan PTFI dengan produksi berkelanjutan dalam jangka panjang, berskala besar, dan berbiaya rendah," sebagaimana dikutip dari ringkasan laporan keuangan kuartal I-2024, Jumat (26/4/2024).

Disebutkan bahwa investasi modal yang dikeluarkan untuk proyek ini sebesar US$400 juta per tahun atau Rp6,48 triliun setahun.

Pada tahun 2024, Freeport diperkirakan akan menghabiskan kurang lebih US$385 juta ata setara Rp6,23 triliun untuk pengerjaan praproduksi.

Tidak Habis sampai IUPK Freeport Selesai 20241

PT Freeport Indonesia (PTFI) diketahui telah memulai masa pengembangan Tambang Kucing Liar sejak tahun 2022.

Dibutuhkan waktu setidaknya 10 tahun hingga akhirnya tambang ini siap untuk memulai aktivitas produksi.

Cadangan mineral di Tambang Kucing Liar bahkan belum akan habis hingga Izin Usaha Petambangan Khusus (IUPK) PTFI selesai pada tahun 2041.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, proyeksi kandungan cadangan emas, tembaga, dan mineral lain di Tambang Kucing liar ini akan bisa diproduksi hingga tahun 2053.

Selain Kucing Liar, PTFI sebenarnya sudah menggarak Grasberg Block Cave (GBC) yang merupakan cadangan tambang yang terletak  persis di bawah open pit Grasberg.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.
Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT