News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RI Digolongkan Emerging Markets, Tapi Sri Mulyani Sebut Indonesia Selalu Tampil Beda dengan Ekonomi Negara-Negara Berkembang, Bandingkan dengan Negara Lain

Sri Mulyani menyampaikan, pemerintah berupaya melepas stigma emerging markets dalam rangka mendorong lebih banyak investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Selasa, 25 Juni 2024 - 08:59 WIB
Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers Kondisi Fundamental Ekonomi Terkini dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2025 .
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia sejauh ini selalu dikelompokkan dalam emerging markets (EMs) atau ekonomi negara-negara berkembang.

Kendati demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa nyatanya Indonesia selalu mampu membedakan diri dengan Ems.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sri Mulyani menyampaikan, pemerintah berupaya melepas stigma EMs tersebut dalam rangka mendorong investasi lebih banyak dan pertumbuhan ekonomi.

Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Kondisi Fundamental Ekonomi Terkini dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2025 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Senin (24/6/2024).

“Kita biasanya digrupkan atau dikelompokkan dalam emerging markets. Indonesia selama ini selalu mampu membedakan diri dengan emerging markets supaya kita tidak terkena stigma sebagai emerging markets yang vulnerable (rentan)," katanya dilansir dari Antara, Selasa (25/6/2024).

"Ini penting di dalam pengelolaan dan juga komunikasi, serta eksekusi kebijakan fiskal dan kemudian moneter untuk menjaga stabilitas makro kita,” ujarnya.

tvonenews

Menurut dia, kinerja ekonomi Indonesia relatif resilien apabila dibandingkan dengan negara-negara EMs.

Negara-negara EMs seperti Brasil, Meksiko, Kolombia, Hungaria, Korea Selatan, Thailand dan Chile dikatakan mengalami koreksi cukup besar.

Hal itu diakibatkan kecenderungan suku bunga tinggi, harga komoditas bergejolak (volatile) rendah terhadap tahun 2022/2024, dan aliran modal keluar asing (capital outflow​​​​​​) menyebabkan depresiasi terhadap nilai tukar dan pergerakan yield.

“Indonesia dibandingkan dengan negara-negara yang disebut atau dalam hal ini emerging markets yang dianggap prominen, Indonesia masih relativity (relatif) dalam kondisi yang resilien,” ucap Menkeu.

Sebagai perbandingan, depresiasi nilai tukar Indonesia yang sebesar 6,51 persen ytd cenderung lebih baik dibanding Brasil sebesar 11,96 persen ytd, Korea Selatan 7,29 persen ytd, Kolombia 7,19 persen ytd, Thailand 6,96 persen ytd, Chile 6,93 persen ytd, Meksiko 6,77 persen ytd, dan Hungaria 6,63 persen ytd.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitu pula dengan yield SBN 10 tahun Indonesia yang berada di angka 51 basis points (bps) ytd, masih lebih stabil dibandingkan Brazil 169,5 bps ytd, Meksio 135,4 bps ytd, Hungaria 97 bps ytd, Kolombia 85,9 bps ytd, dan Chile 73 bps ytd.

Dalam pertumbuhan ekonomi kuartal I-2024, Indonesia mencapai 5,11 persen, Korea Selatan 3,3 persen, Brasil 2,5 persen, Chile, 2,3 persen, Meksiko 1,6 persen, Thailand 1,5 persen, Hungaria 1,1 persen, dan Kolombia 0,7 persen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Kilang LPG Cilamaya di Karawang mulai beroperasi dengan kapasitas 52.800 ton per tahun. Simak potensi produksi dan dampaknya terhadap ketergantungan impor LPG
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
BREAKING
NEWS
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Di tengah tuntutan dunia usaha yang semakin dinamis, kemampuan menyelesaikan sengketa di luar pengadilan, seperti negosiasi, mediasi, dan arbitrase—kini menjadi skill krusial bagi para profesional hukum. 
Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Pembelajaran luar kelas membantu siswa mengenal kesiapsiagaan bencana, mengasah keterampilan praktis, dan membangun kerja sama melalui pengalaman langsung
Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Masa depan Christian Comotto di AC Milan menjadi perhatian jelang bursa transfer Januari. Minimnya menit bermain membuat sang wonderkid berpotensi angkat kaki.

Trending

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

AC Milan bakal menyesal usai gagal merekrut Issa Doumbia pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang muda itu kini menjadi sorotan bersama Sporting CP.
Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Penyidikan skandal korupsi penggunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluas ke sektor pasar modal.
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Pembelajaran luar kelas membantu siswa mengenal kesiapsiagaan bencana, mengasah keterampilan praktis, dan membangun kerja sama melalui pengalaman langsung
Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Masa depan Christian Comotto di AC Milan menjadi perhatian jelang bursa transfer Januari. Minimnya menit bermain membuat sang wonderkid berpotensi angkat kaki.
iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Series resmi dijual di Indonesia pada 16 Oktober 2026. Harga mulai Rp27,49 juta, setara hampir lima kali UMP Jakarta 2026. Worth it untuk konten
Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Di tengah tuntutan dunia usaha yang semakin dinamis, kemampuan menyelesaikan sengketa di luar pengadilan, seperti negosiasi, mediasi, dan arbitrase—kini menjadi skill krusial bagi para profesional hukum. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT