News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geser Posisi Bos Djarum, Crazy Rich Surabaya Ini Naik Jadi Orang Terkaya ke-2 di Indonesia Versi Forbes: Tapi Tak Mau Masuk Daftar?

Forbes Real Time Billionaires mencatat, Hermanto Tanoko yang dijuluki Crazy Rich Surabaya itu sukses menggeser Low Tuck Kwong dan Bos Djarum Hartono bersaudara
Rabu, 17 Juli 2024 - 15:24 WIB
Hermanto Tanoko menjadi orang terkaya nomor 2 di Indonesia versi Forbes.
Sumber :
  • Dok. Tancorp

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Hermanto Tanoko saat ini tengah mencuri perhatian dunia setelah namanya menduduki posisi orang terkaya kedua di Indonesia versi majalah Forbes.

Mengutip Forbes Real Time Billionaires, nama Hermanto Tanoko yang dijuluki sebagai Crazy Rich Surabaya itu sukses menggeser posisi Low Tuck Kwong dan Bos Djarum Hartono bersaudara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan catatan terkini Forbes, Rabu (17/7/2024), harta kekayaan Hermanto Tanoko saat ini mencapai USD 34,4 miliar atau setara Rp555 triliun (kurs 16.135 per USD).

Dengan kekayaan tersebut, Hermanto Tanoko menduduki posisi 51 orang terkaya di dunia.

Hermanto Tanoko dan saudaranya Wijono adalah pengendali dari perusahaan cat Avia Avian, yang merupakan pabrik cat terbesar kedua di Indonesia.

Perusahaan cat tersebut didirikan pada tahun 1978 oleh ayah mereka yang bernama Soetikno Tanoko.

tvonenews

Perusahaan tersebut go public pada tahun 2021 dan Hermanto menjabat sebagai Presiden Komisaris.

Hermanto Tanoko saat ini telah membangun kerajaan bisnisnya sendiri melalui bernama Tancorp yang bergerak di bidang manufaktur, ritel, logistik, dan properti.

Produsen bata ringan PT Superior Prima Sukses, merupakan salah satu perusahaan yang dikuasainya dan telah go public pada Juli 2024 dalam kesepakatan yang nilainya mencapai USD 100 juta.

Tidak Suka Disebut Crazy Rich dan Tak Mau Masuk Daftar Forbes

Hermanto Tanoko yang juga pendiri pabrik air minum Cleo ini dicitrakan sebagai sosok yang low profile.

Di media sosial, ia sering digambarkan suka memberikan banyak pelajaran berharga untuk generasi muda yang ingin sukses dalam berbisnis.

Hermanto pernah mengatakan bahwa alasan tidak memiliki privilege untuk tidak memulai bisnis merupakan suatu bentuk pembenaran diri. Pasalnya, dirinya melihat banyak pengusaha yang berhasil sukses memulai dari nol.

"Tidak ada kesuksesan yang instan. Jadi harus melalui proses untuk mendapatkannya," kata Hermanto Tanoko saat menjelaskan fondasi kesuksesannya di YouTube Denny Sumargo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pengusaha berusia 61 tahun yang kaya raya itu mengaku tidak suka disebut sebagai crazy rich.

"Crazy-nya saja saya sudah tidak suka. Rich juga saya tidak suka. Forbes pernah kontak saya mau memasukkan nama saya dan kakak saya. Kemudian saya tanya boleh nggak nama saya tidak dimasukin?"

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT