News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inilah Deretan Batik Termahal di Dunia, Ada yang Harganya Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Hari Batik Nasional ditetapkan pada 2 Oktober ini. Di hari Batik ini, ada deretan batik termahal di dunia yang ternyata salah satu diantaranya dibanderol dengan harga ratusan juta rupiah per lembarnya.
Rabu, 2 Oktober 2024 - 09:17 WIB
Inilah Deretan Batik Termahal di Dunia, Ada yang Harganya Mencapai Ratusan Juta Rupiah
Sumber :

Batik ini kemudian disebut dengan Batik Von Fraquemontt atau batik Prankemonan. Terobosan motif Prakenmonan ini menggambarkan tentang cerita-cerita dongeng Eropa maupun Non Eropa, seperti motif Putri Duyung, Dewi His Hwang, hingga budaya INdia seta China. Batik Prankemonan ini dibanderol dengan harga ratusan juta rupiah. 

Namun setelah pendudukan Jepang, tidak ada lagi orang Belanda yang masih melakukan usaha batik. Namun, motif corak Belanda masih ada dan digemari sampai saat ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Batik Tiga Negeri

Berikutnya adalah Batik Tiga Negeri yang berasal dari Lasem, Palembang. Batik ini merupakan salah satu yang termahal di dunia karena harganya mencapai Rp10 juta. 

Melansir dari situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, batik Tige Negeri berasal dari coraknya yang menggambarkan akulturasi tiga budaya. 

Warna merahnya berasal dari kebudayaan Tionghoa, warna biru berasal dari pengaruh budaya Belanda serta warna Coklat berasal dari budaya Matraman. Tidak heran jika Batik Tiga Negeri ini menjadi salah satu yang termahal di dunia karena proses pewarnaannya dilakukan di teiga kota. 

Melihat dari situs Jalur Rempah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, pewarnaan pertama dilakukan di Lasem. Kemudian kain itu dibawa ke Pekalongan untuk diberi warna biru. Terakhir diterbangkan ke Solo untuk diberi warna coklat. 

Pewarnaan batik harus dilakukan di tiga daerah lantaran para pengrajin batik meyakini bahwa kandungan mineral pada air yang ada pada cairan batik tiap daerah berbeda-beda. 

4. Batik Hokokai

Batik Hokokai adalah batik yang banyak dibuat oleh masyarakat pesisir yang dijajah oleh Jepang pada dekade 1941-1945. Nama Hokokai sendiri diambil dari perjumpulan yang dibentuk oleh Negeri Matahari Terbit sebagai tempat penghimpunan tenaga rakyat baik secara lahir maupun batin, sesuai dengan hokoksishin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keunikan yang dimiliki oleh Batik Hokokai ini ialah coraknya yang lebih dominan menggunakan motif bunga, seperti bunga sakura dan serunai. 

Hampir seluruh batik Hokokai di Jawa memiliki latar belakang yang sangat detail dan rumit. Maka dari itu, batik ini diberi harga mahal lantaran membuatnya membutuhkan proses ketelitian cukup tinggi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT