News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Ratan Tata Sang Konglomerat Terkaya di India yang Dermawan Walaupun Memiliki Kekayaan Rp7,1 Triliun

Inilah profil dan deretan bisnis Ratan Tata, sang konglomerat terkaya di dunia yang memiliki jiwa sosial tinggi walaupun kekayaannya mencapai Rp7,1 triliun.
Kamis, 10 Oktober 2024 - 11:43 WIB
Profil Ratan Tata Sang Konglomerat Terkaya di India yang Dermawan Walaupun Memiliki Kekayaan Rp7,1 Triliun
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Konglomerat terkaya di India, Ratan Tata, meninggal dunia pada hari ini, Kamis (10/10/2024) di usianya yang baru menginjak 86 tahun. 

Sebelum meninggal dunia, media India CNA mengabarkan bahwa Ratan Tata sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Breach Candy, Mumbai, India. Namun, penyebabnya kematian tidak diungkapkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan rasa kehilangan yang mendalam, kami mengucapkan selamat tinggal kepada Tuan Ratan Naval Tata, sosok pemimpin luar biasa yang kontribusinya yang tak terukur, tidak hanya membentuk Tata Group tetapi juga struktur bangsa kita," bunyi pernyataan perusahaan dikutip hari Kamis.

Ratan Tata adalah salah satu pengusaha India yang paling diakui secara internasional. Ia bahkan berhasil membawa Tata Group menjadi perusahaan terbesar di negaranya. 

Eks CEO Tata Group Ratan Tata Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Eks CEO Tata Group Ratan Tata Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Sumber :
  • Instagram

 

Namun siapakah Ratan Tata dan bagaimana bisnisnya? Berikut informasinya akan dirangkum untuk Anda. 

Profil Ratan Tata dan Bisnisnya

Pemilik nama asli Ratan Naval Tata lahir pada 197 dan keluarganya merupakan kelompok warga berpendidikan tinggi di kalangan makmur di India. Namun, kedua orang tuanya berpisah pada 1940, tiga tahun setelah Tata lahir. 

Lalu, Ratan Tata memiliki gelar arsitektur di Cornell University Amerika Serikat. Ia belajar mengemudikan mobil dan menerbangkan pesawat. 

Pada 1962, Ratan Tata pulang ke India dan bergabung dengan perusahaan multisektor Tata Group, yang merupakan milik kakek buyutnya JRD Tata. 

Ratan Tata bekerja di sejumlah anak perusahaan termasuk Tata Steel, Tata Consultancy Services, dan National Radio and Electronics (Nelco). 

Tata mengawali karirnya sebagai asisten teknis manajer. Lalu, ia mengambil alih dua anak perusahaan yang terpuruk di Tata Group dan berhasil memperbaiki kondisinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JRD Tata memutuskan untuk mengundurkan diri pada 1991 setelah lebih dari 50 tahun menjabat. Kemudian ia menunjuk Ratan Tata untuk menjadi pemimpin baru Tata Group. 

Selama menjabat, Tata membeli perusahaan Tetley dari Inggris dan menjadikannya perusahaan teh terbesar kedua di dunia. Lalu, anak perusahaannya yakni IT Tata Consultancy Services juga menjadi sumber pendapatan tata Group. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT