GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Pertemuan Prabowo dan Joe Biden di Gedung Putih, RI-AS Jajaki Kesepakatan Dagang Strategis

Prabowo dan Biden sama-sama menekankan pentingnya mendorong ekonomi yang lebih berkelanjutan, inovatif, dan inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Rabu, 13 November 2024 - 15:08 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di Gedung Putih.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah sepakat untuk mempererat hubungan ekonomi dengan meningkatkan peluang perdagangan.

Hal itu disepakati dalam pertemuan Prabowo dan Joe Biden berlangsung di Gedung Putih, Washington DC, pada Selasa (12/11) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesepakatan peningkatan peluang dagang ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi RI-AS.

"Kedua pemimpin menegaskan kembali pentingnya pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh inovasi, inklusif, dan berkelanjutan untuk memberikan penghidupan yang lebih baik bagi masyarakat Amerika dan Indonesia," demikian disampaikan dalam pernyataan resmi Gedung Putih, Rabu (13/11/2024).

Dalam pernyataan itu, kedua pemimpin menekankan pentingnya mendorong ekonomi yang lebih berkelanjutan, inovatif, dan inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.

Selain itu, kedua belah pihak juga mempertegas komitmen untuk memperkuat prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam tata kelola pemerintahan mereka melalui keterlibatan dalam Open Government Partnership (OGP).

"OGP adalah untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik serta memerangi praktik korupsi," kata pernyataan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Biden dan Presiden Prabowo mengutarakan keseriusan mereka untuk memperdalam kerjasama ekonomi berdasarkan prinsip bisnis yang menghormati hak buruh, hak asasi manusia, serta mendukung perdagangan yang adil.

Kerja sama ini akan diimplementasikan melalui Kerangka Kerja Ekonomi Indo-Pasifik untuk Kemakmuran (IPEF), yang menjadi platform penting bagi kedua negara untuk memperluas hubungan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik.

Kedua pemimpin juga mengakui pentingnya Sistem Preferensi Umum (Generalized System of Preferences/GSP) dalam mendukung perdagangan antara Amerika Serikat dan Indonesia.

"Kami mengakui pentingnya GSP dalam mendorong perdagangan, mendukung industri, dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan bagi kedua negara," lanjut pernyataan resmi Gedung Putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai langkah konkret, kedua pemimpin sepakat untuk menjajaki penyelenggaraan Dialog Ekonomi Strategis dan pertemuan lanjutan melalui Perjanjian Kerangka Kerja Perdagangan dan Investasi (TIFA) antara AS dan Indonesia, guna memperkuat kerja sama yang telah ada.

Kesepakatan ini menjadi sinyal positif bagi peningkatan hubungan ekonomi yang lebih erat antara Indonesia dan Amerika Serikat. Kedua negara kini memiliki dasar kerja sama yang lebih kuat dalam berbagai bidang, termasuk perdagangan yang adil dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. (rpi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia, Ricky Pratama dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya. PSM langsung memanggil sang pemain dan memantau proses hukum.
Kopi Cak Bhabin Jadi Sarana Personel Polri Dekat dengan Warga

Kopi Cak Bhabin Jadi Sarana Personel Polri Dekat dengan Warga

Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin.
Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Ditjenpas sebut pemberian remisi khusus dan pengurangan masa pidana terhadap 44 warga binaan beragama konghucu di Hari Raya Imlek 2026 merupakan bagian dari..
Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beri keleluasaan terhadap keluarga dan kerabat untuk menemui para tahanan di Hari Raya Imlek 2026.
Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pelaku nekat mancarkan aksinya di Inacraft JCC lantaran terdesak ekonomi.
Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT