News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rektor UI: Pentingnya Komisioner OJK Memahami Permasalahan Makro dan Mikro Ekonomi

Rektor UI Prof Ari Kuncoro mengatakan trend makro dan mikro ekonomi Indonesia saat ini ditandai dengan adanya perkembangan teknologi seperti fintech, pinjaman online (pinjol) dan lainnya,.
Kamis, 10 Februari 2022 - 19:01 WIB
Rektor UI: Pentingnya Komisioner OJK Memahami Permasalahan Makro dan Mikro Ekonomi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Merespon berbagai tantangan ekonomi di masa pandemi saat ini, Beranda Ruang Diskusi (BRD) menggelar webinar bertajuk "Nakhoda Baru OJK di tengah digitalisasi keuangan dan pemulihan ekonomi pascapandemi" pada Kamis, 10 Februari 2022, dengan tiga orang narasumber yakni Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Ari Kuncoro, Direktur Eksekutif Perbanas Eka Sri Dana Afriza, dan Ketua Presidium Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) Prihatmo Hari Mulyanto. 

Rektor UI Prof Ari Kuncoro mengatakan trend makro dan mikro ekonomi Indonesia saat ini ditandai dengan adanya perkembangan teknologi seperti fintech, pinjaman online (pinjol) dan lainnya, yang sebenarnya sudah bisa diprediksi sebelumnya. Bahkan perubahan dan tantangan ekonomi semakin berkembang mengikuti digitalisasi ekonomi yang berkembang sangat pesat di masa pandemi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pandemi yang terjadi saat ini justru mempercepat digitalisasi ekonomi yang sebelumnya masih kita anggap jauh. Sehingga pengambilan kebijakan ke depan harus memahami betul apa yang terjadi saat ini dan perubahannnya, termasuk memahami dengan tepat perilaku konsumen kita," ujar Rektor UI Prof Ari Kuncoro yang pernah menjabat Dekan Fakultas Ekonomi UI ini. 

Menyinggung proses seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK ke depan, Prof Ari Kuncoro menekankan pentingnya para komisioner OJK memahami permasalahan makro dan mikro ekonomi, karena permasalahan di level makro dampaknya akan sangat mempengaruhi mikro ekonomi. 

"Mesti seimbanglah, paham permasalahan makro dan mikro ekonomi. Sebab Indonesia ini merupakan suatu negara yang melakukan investasi besar untuk praktisinya. Akademisi dan praktisi ini menjadi sangat penting. Kalau akademisinya punya pengalaman lapangan, rasanya cocok," ujar Prof Ari menjawab pertanyaan moderator. 

Sementara itu, Ketua Presidium Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) Prihatmo Hari Mulyanto mengatakan komisioner OJK ke depan mesti punya kompetensi yang tinggi dan mampu bersinergi dengan pelaku industri dan regulator lain untuk merealisasikan harapan dari asosiasi industri. OJK juga harus berani bertindak tegas dengan mengedepankan kepentingan konsumen, termasuk mengeliminasi produk-produk investasi bodong. 

"Selama ini kita terkadang melupakan masalah quality focus dari sisi pelaku, produk, dan regulator. Sebab sebagus apapun regulasi tetapi tidak ada keinginan kuat dari pelaku untuk menjalankan aturanya maka tetap saja akan menjadi masalah. Kualitas produk juga akan menjadi permasalah tersendiri. Pinjol itu ibarat pisau bermata dua, bagus tetapi kalau pengawasannya tidak efektif akhirnya merugikan masyarakat," ujar Prihatmo Hari. 

Ketua Presidium APRDI ini juga mengatakan banyaknya praktek-praktek pelanggaran dengan modus yang makin pintar, sehingga perlu selalu ada pengawasan ketat dan langkah tegas dari OJK.

Sementara itu Direktur Eksekutif Perbanas Eka Sri Dana Afriza mengatakan era sekarang ini setiap pemimpin harus memiliki visi ke depan yang kuat, memahami permasalahan, dan bisa beradaptasi setiap perkembangan teknologi. 

"Ada fenomena digital, di depan kita ada potensi pasar yang sangat besar, kita semua dituntut untuk beradaptasi. Misalnya BRI mengakselerasi bisnis modelnya dengan menyediakan satelit sendiri, dan bank-bank lainnya juga melakukan digitalisasi perbankan. Konsumen sudah menikmatinya dan ada banyak pilihan aplikasi. Ada sisi baiknya, ada sisi negatifnya. Sehingga pemimpin ke depan harus bisa memahami semua ini," ujar Dana Afriza. 

Sri Dana Afriza menyoroti secara khusus potensi kaum milienial yang dianggap paling cocok menjadi pemimpin saat ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anak-anak milenial paling dekat dengan kita. Kalau ditanya mau jadi apa, mau jadi youtuber, mau jadi influencer. Mereka pingin cepat dapat return-nya. Para young bankers juga bisa merubah banyak hal. Semunya menyebabkan perbankan menjadi semudah di genggaman tangan kita," kata Direktur Eksekutif Perbanas ini. 

Sri Dana Afriza menekankan, ke depan dibutuhkan para pengambil kebijakan yang menangani policy and regulatory support dengan tepat untuk mengelola perkembangan ekonomi digital saat ini.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Dokter Detektif Tahu Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Doktif Langsung Lakukan Hal Ini

Reaksi Dokter Detektif Tahu Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Doktif Langsung Lakukan Hal Ini

​​​​​​​Reaksi Doktif usai sertifikat mualaf Richard Lee dicabut Hanny Kristanto jadi sorotan. Unggahan Instagram-nya memicu perhatian di tengah konflik keduanya
Anak Main Korek Api Picu Kebakaran Rumah di Bantul, Kerugian Tembus Puluhan Juta Rupiah

Anak Main Korek Api Picu Kebakaran Rumah di Bantul, Kerugian Tembus Puluhan Juta Rupiah

Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik warga di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (3/5/2026) malam. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh seorang anak difabel yang bermain api di dalam rumah tanpa pengawasan. 
Inikah Alasan Sebenarnya dr Richard Lee Dulu Sempat Sembunyikan Status Mualaf? Ustaz Felix Siauw Pernah Ungkap Hal Ini

Inikah Alasan Sebenarnya dr Richard Lee Dulu Sempat Sembunyikan Status Mualaf? Ustaz Felix Siauw Pernah Ungkap Hal Ini

Ustaz Felix Siauw pernah mengungkap alasan yang diduga menjadi pertimbangan dokter Richard Lee untuk tidak langsung mempublikasikan status mualafnya, ternyata.
Jadwal MotoGP Prancis 2026 Pekan Ini: Saatnya Marc Marquez Kembali Jadi 'Raja' Le Mans

Jadwal MotoGP Prancis 2026 Pekan Ini: Saatnya Marc Marquez Kembali Jadi 'Raja' Le Mans

Jadwal MotoGP Prancis 2026, di mana Marc Marquez (Ducati Lenovo) mencoba membuktikan diri bahwa ia masih mampu tampil dominan di Le Mans.
Terungkap Alasan Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Sesali terkait Ini

Terungkap Alasan Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Sesali terkait Ini

Nama dr. Richard Lee kembali menjadi sorotan karena sertifikat mualafnya dicabut Koh Hanny. Ternyata ada alasannya, berikut ini
Kondisi Terkini Jay Idzes usai Cedera di Laga Kontra AC Milan Diungkap oleh Pelatih Sassuolo, John Herdman Ketar-ketir?

Kondisi Terkini Jay Idzes usai Cedera di Laga Kontra AC Milan Diungkap oleh Pelatih Sassuolo, John Herdman Ketar-ketir?

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengungkap kondisi terkini Jay Idzes. Sang kapten Timnas Indonesia mengalami cedera saat bermain di laga kontra AC Milan.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT