News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bapanas Sediakan Satu Data Pangan untuk Perkuat Koordinasi Antarinstansi

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempersiapkan sistem data pangan terpadu untuk meningkatkan koordinasi antar lembaga untuk menjamin ketahanan pangan.
Rabu, 27 November 2024 - 08:55 WIB
Bapanas Ungkap Biang Kerok Harga Beras dalam Negeri Mahal, tapi Pendapatan Petani Rendah
Sumber :
  • tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) sedang mempersiapkan sistem data pangan terpadu untuk meningkatkan koordinasi antar lembaga agar dapat menjamin ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan data yang tepat, jelas, dan terintegrasi.

"Bapanas terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data pangan melalui integrasi data," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekreraris Utama Bapanas Sarwo Edhy dalam peluncuran Portal Satu Data Pangan yang dilaksanakan di Kantor Bapanas Jakarta, Selasa (26/11/2024)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan bahwa lembaganya terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data pangan dengan mengintegrasikan data pelayanan pemerintah serta menyelaraskan pengaturan data dan interoperabilitas sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

"Peluncuran portal satu data pangan hari ini bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi pemerintah dalam menyediakan data pangan yang akurat, relevan, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa hal ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan visi pemerintah yang transparan dan terbuka, sejalan dengan usaha untuk mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan Indonesia.

Dengan adanya portal yang dapat diakses melalui satudata.badanpangan.go.id, Bapanas memudahkan akses bagi pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai ketahanan pangan, distribusi bahan pangan, serta pola konsumsi dan produksi pangan di Indonesia.

Sarwo menekankan bahwa ini juga sejalan dengan arahan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, yang berkeinginan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan membangun data dan informasi yang dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, perencanaan program, dan analisis pasar yang lebih tepat.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Bapanas Kelik Budiana menyatakan bahwa Portal satudata.badanpangan.go.id telah terintegrasi dengan portal Satu Data Indonesia (SDI), sehingga memudahkan masyarakat untuk mengakses melalui unduhan dalam format file csv maupun json (Application Programmer Interface).

“Keberadaan portal ini sangat penting dalam menciptakan sistem informasi yang tidak hanya cepat tetapi juga valid, yang pada gilirannya akan mengoptimalkan keputusan strategis untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya data pangan yang terintegrasi dan mendukung pencapaian swasembada pangan,’’ ucap Kelik.

Dia menambahkan dengan data yang lebih tepat dan akses yang lebih mudah, pemerintah bisa lebih cepat dalam menanggapi perkembangan ketahanan pangan baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Portal ini juga menjadi sarana penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemantauan dan pengawasan sektor pangan, mendukung upaya swasembada pangan yang berkelanjutan, serta memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan merata di seluruh wilayah Indonesia,’’ katanya.

Peluncuran tersebut dihadiri oleh kementerian/lembaga terkait, di antaranya perwakilan Kemenko Bidang Pangan, Sekretariat SDI, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perdagangan, Badan Pusat Statistik, Badan Informasi Geospasial, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Politeknik Siber dan Sandi Negara.

Selain itu, hadir perwakilan Universitas Mercu Buana, Unit Kerja Lingkup Badan Pangan Nasional, Dinas yang menangani urusan Pangan tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, serta Mitra Lain (Katadata) baik yang hadir langsung maupun daring. (ant/nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
OTW Timnas Calling! Putra Legenda Inggris yang Pernah Bela Persib Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Baru Malaysia

OTW Timnas Calling! Putra Legenda Inggris yang Pernah Bela Persib Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Baru Malaysia

Cayden Cole, putra mantan penyerang Timnas Inggris Carlton Cole, dikabarkan tertarik membela Timnas Malaysia pada masa mendatang.
Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Bilang Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Bilang Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memancarkan optimisme tinggi usai Skuad Garuda dipastikan tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama dua raksasa Asia ...
Bukan Cuma Panel Surya, Ini 5 Tantangan Besar Transisi Energi di Asia Tenggara

Bukan Cuma Panel Surya, Ini 5 Tantangan Besar Transisi Energi di Asia Tenggara

Transisi energi Asia Tenggara menghadapi tantangan jaringan listrik, baterai, pendanaan, dan regulasi. Kombinasi ini dapat dikembangkan secara modular dan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)

Trending

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT