News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demo Agensi BTS, Penggemar K-pop Tuntut HYBE Transformasi Industri Pop Korea yang Ramah Lingkungan: Akhiri Penjualan Album Fisik

K-popers menuntut agensi BTS, HYBE, dan perusahaan hiburan Korea lain untuk hentikan penjualan album fisik secara besar-besaran yang berdampak pada lingkungan.
Kamis, 16 Januari 2025 - 20:56 WIB
Penggemar K-pop Tuntut Perusahaan HYBE untuk Pimpin Tranformasi Industri Pop Korea yang Ramah Lingkungan.
Sumber :
  • Kpop4Planet

Jakarta, tvOnenews.com - Penggemar K-pop global menuntut HYBE, sebagai salah satu perusahaan hiburan besar Korea Selatan sekaligus agensi bintang K-pop global BTS, untuk memimpin perubahan di industri K-pop menjadi lebih ramah lingkungan.

K-popers menuntut HYBE dan perusahaan hiburan lainnya untuk mengakhiri praktik penjualan album fisik secara besar-besar yang berdampak pada menggunungnya sampah plastik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tuntutan ini disampaikan dalam aksi damai penggemar K-pop dan juru kampanye Kpop4Planet di depan kantor pusat HYBE untuk menyerahkan hasil dari 2024 Sustainable K-pop Award.

Penghargaan ini merupakan hasil pemungutan suara penggemar global selama November-Desember 2024, dan merupakan bagian dari kampanye Kpop4Planet ‘Plastic Album Sins’, yang menantang perusahaan hiburan untuk menghapus praktik promosi pembelian album fisik secara massal.

Praktik tersebut meliputi sistem undian untuk fansign, menjual photocard secara acak, dan mengeluarkan beberapa versi album dari rilisan yang sama.

“Penggemar K-pop secara konsisten mendesak perusahaan hiburan untuk menghentikan praktik penjualan yang tidak berkelanjutan dan melindungi planet kita,” kata Nayeon Kim, juru kampanye Kpop4Planet di Korea Selatan, Kamis (16/1/2025).

Pongdang, Penggemar K-pop dan influencer di X dari Korea Selatan, juga mengungkapkan hal senada, “Strategi pemasaran kotor perusahaan hiburan yang didorong oleh persaingan penjualan album telah menimbulkan kemarahan di kalangan penggemar. Semakin beragamnya photocard yang dikeluarkan perusahaan, selain membebani keuangan penggemar, juga berdampak negatif terhadap lingkungan. HYBE dan perusahaan hiburan lainnya perlu memikirkan alternatif yang masuk akal dan berkelanjutan.”

Lebih dari 10 ribu penggemar di seluruh dunia memberikan suara dalam 2024 Sustainable K-pop Award. HYBE menerima suara terbanyak dalam dua kategori penghargaan.

Pertama, kategori Perusahaan Hiburan 'Terpanas' Tahun Ini, yang menyoroti perusahaan-perusahaan dengan taktik pemasaran album yang berdampak signifikan terhadap produksi sampah plastik di industri K-pop.

Kedua, kategori Sustainable Fan-call Rookie, yang mencerminkan pengakuan penggemar terhadap potensi perusahaan untuk memimpin praktik berkelanjutan dalam penjualan album.

Peringkat Perusahaan Hiburan 'Terpanas' Tahun Ini 

1. HYBE (5,071 suara) 

2. YG (2,442 suara) 

3. SM (1,789 suara) 

4. JYP (738 suara)

Peringkat Sustainable Fan-call Rookie

1. HYBE (3,712 suara)

2. YG (2,692 suara)

3. SM (2,230 suara)

4. JYP (1,406  suara)

Hasil Pemungutan Suara 2024 Sustainable K-Pop Awards (Total 10,040 suara)

Hasil ini sejalan dengan tren industri yang lebih luas mengacu survei Kpop4Planet pada Agustus 2024. Hasil survei terhadap 12 ribu penggemar di Korea Selatan dan di seluruh dunia mengidentifikasi sistem undian untuk fansign sebagai salah satu taktik pemasaran paling bermasalah yang digunakan oleh perusahaan hiburan K-pop.

Dalam aksi di luar kantor pusat HYBE, para juru kampanye mempersembahkan dua lightstick sebagai piala dengan spanduk bertuliskan "Kemenangan Sia-sia HYBE: Titik Terendah atau Titik Balik?"

Kpop4Planet juga mendatangi tiga perusahaan hiburan besar lainnya, yakni YG, SM, dan JYP Entertainment, dengan tuntutan yang sama agar mereka menghentikan praktik penjualan kotor album plastik. 

"Sementara para pemangku kepentingan industri semakin menyadari tantangan ini, kami secara khusus meminta HYBE, sebagai penerima penghargaan, untuk mengubah strategi penjualan dan keterlibatan penggemar mereka. Ini merupakan peluang bagi HYBE untuk memimpin praktik berkelanjutan yang akan menentukan masa depan K-pop," kata Nayeon.

Ssundi, penggemar K-pop dan influencer di X dari Korea Selatan, mengungkapkan bahwa berbagai upaya perubahan yang telah dilakukan perusahaan hiburan seperti mengubah format album atau menggunakan teknologi NFC, tidak menyelesaikan isu keberlanjutan lingkungan di industri K-pop.

“Kami berharap HYBE merenungkan tindakannya, dan benar-benar terlibat dalam pembicaraan dengan penggemar dan kolektor untuk memahami bagaimana solusi yang lebih berkelanjutan dan tahan lama untuk mengurangi dampak salah satu perusahaan hiburan K-pop terbesar terhadap lingkungan,” kata Aka, Anggota K-pop Covers Portugal.

“Industri K-pop tidak akan seperti sekarang ini tanpa dukungan penggemar. Saatnya HYBE mendengarkan suara dan harapan penggemar untuk memimpin transformasi industri K-pop yang lebih ramah lingkungan,” tegas Nurul Sarifah, juru kampanye Kpop4Planet di Indonesia.(rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Pemerintah melalui Kemenhaj akan memperkuat pelayanan haji dan umrah indonesia. Guna melindungi seluruh jemaah agar aman saat menjalani ibadah.
5 Pemain Drama Korea Oh! My Guard yang Dibintangi Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee

5 Pemain Drama Korea Oh! My Guard yang Dibintangi Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee

Berikut daftar 5 pemain drama Korea Oh! My Guard yang dibintangi Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee.
Mantan Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Awalnya Sempat Menghindar hingga Kedua Kalinya Kena Kepala

Mantan Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Awalnya Sempat Menghindar hingga Kedua Kalinya Kena Kepala

Mantan anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Peristiwa ini bermula pada Kamis (22/10/2026) ketika istri pelaku menegur mandor bangunan agar menghentikan pekerjaan renovasi rumah yang berada di samping rumahnya.
78 Negara Debut di Piala Dunia, Timnas Indonesia U-15 Siap bersaing di Azerbaijan

78 Negara Debut di Piala Dunia, Timnas Indonesia U-15 Siap bersaing di Azerbaijan

Digelar di Baku, Azerbaijan, mulai 24 Oktober 2026, 189 negara di bawah naungan FIFA akan mengambil bagian dalam turnamen terbesar Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA.
Perampok Toko Emas Sadis di Jember Ditangkap, Terbelit Utang Rp 80 Juta

Perampok Toko Emas Sadis di Jember Ditangkap, Terbelit Utang Rp 80 Juta

Jajaran Polres Jember berhasil membongkar kasus perampokan yang menimpa Toko Emas Murni di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jumat.
Tak Punya Rekening Himbara, Bisakah Dana BSU 2026 Rp900 Ribu Tetap Cair?

Tak Punya Rekening Himbara, Bisakah Dana BSU 2026 Rp900 Ribu Tetap Cair?

Tak punya rekening Himbara, bisakah BSU 2026 Rp900 ribu tetap cair? Simak penjelasan jalur alternatif, pencairan lewat kantor pos, dan update aturan resmi.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT