GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AS Keluar dari Perjanjian Iklim Paris, Bahlil: RI dalam Posisi yang Dilematis

Bahlil menyebut, komitmen negara-negara di dunia untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan berangkat dari komitmen Paris Agreement.
Kamis, 30 Januari 2025 - 13:44 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat mendampingi Presiden Prabowo di New Delhi, India
Sumber :
  • dok.Kementerian ESDM

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap bahwa keluarnya Amerika Serikat (AS) dari Perjanjian Iklim Paris atau Paris Agreement membuat Indonesia dilema dalam mengembangkan energi baru dan terbarukan.

“Saya jujur mengatakan, sebenarnya kita pada posisi yang sangat dilematis untuk mengikuti gendang (Paris Agreement) ini,” ucap Bahlil dalam acara Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Baru, di Jakarta, Kamis (30/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahlil menyebut, komitmen negara-negara di dunia untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan berangkat dari komitmen Paris Agreement.

Sebagai konsensus dari Paris Agreement tersebut, hampir semua lembaga keuangan dunia mau membiayai proyek energi hijau. Mau tidak mau Indonesia mengikuti konsensus bersama tersebut.

Akan tetapi, lanjut Bahlil, AS sebagai inisiator dari Paris Agreement justru menyatakan mundur setelah Donald Trump terpilih sebagai presiden.

“Engkau (AS) yang memulai, tetapi engkau (AS) juga yang mengakhiri,” kata dia.

Menurut Bahlil, apabila inisiator dari Paris Agreement saja mundur, terdapat keraguan bagi Indonesia untuk melanjutkan komitmennya terhadap perjanjian tersebut.

“Yang membuat ketidakpastian ini salah satu di antaranya adalah dinamika politik global. Paris Agreement ini kan merupakan konsensus global, kita dipaksa untuk mengikuti itu, padahal baseline yang kita punya tidak sebaik mereka, negara-negara G7 tersebut,” kata Bahlil.

Ia menyoroti tingginya biaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan apabila dibandingkan dengan menggunakan energi fosil di Indonesia.

Dengan keluarnya AS dan surutnya lembaga pembiayaan untuk proyek-proyek energi terbarukan, Bahlil mempertimbangkan ulang nasib pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia.

“Kita jangan sampai terjebak. Makanya kita harus hitung dengan baik. Ini (pengembangan energi baru dan terbarukan) antara gas dan rem, seperti mengelola COVID-19,” ucap Bahlil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Bahlil menyatakan Indonesia masih berkomitmen mengembangkan energi baru dan terbarukan sebagai bentuk dari tanggung jawab sosial dalam rangka menjaga kualitas udara.

“Saya pikir, ada bagusnya juga untuk tetap kita memakai energi baru-terbarukan sebagai konsensus pertanggungjawaban kita sebagai makhluk sosial, untuk mengamankan udara kita,” ucap dia. (ant/nba)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tren Penikmat Meningkat, Jurnalis Ikut Pelatihan Pembuatan dan Usaha Kopi

Tren Penikmat Meningkat, Jurnalis Ikut Pelatihan Pembuatan dan Usaha Kopi

Usaha kopi rumahan hingga gerai sederhana kini semakin mudah ditemui dan mampu menjangkau pasar di tingkat lokal.
Setelah Adam Alis, Marc Klok Kini Kasih Bonus untuk Julio Cesar Usai Cetak Gol Kemenangan bagi Persib Bandung

Setelah Adam Alis, Marc Klok Kini Kasih Bonus untuk Julio Cesar Usai Cetak Gol Kemenangan bagi Persib Bandung

Kapten Persib Bandung Marc Klok jawab spekulasi Bobotoh yang bilang jika dirinya akan kasih bonus ke Julio Cesar yang cetak gol kemenangan atas PSM Makassar.
Seusai Banding, Nasib Ibrahim Arief Kini di Tangan PT: Segera Ditahan atau Tetap Bebas?

Seusai Banding, Nasib Ibrahim Arief Kini di Tangan PT: Segera Ditahan atau Tetap Bebas?

Penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret Ibrahim Arief alias Ibam kini memasuki babak baru.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Respons Laporan "Bang Resmob", Polisi Bebaskan Korban Penyekapan di Showroom Motor Cakung

Respons Laporan "Bang Resmob", Polisi Bebaskan Korban Penyekapan di Showroom Motor Cakung

Keberadaan saluran pengaduan khusus “Bang Resmob” kembali membuktikan efektivitasnya dalam merespons tindak kriminal. 
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf

Trending

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi terkait perayaan Milangkala Tatar Sunda menuai kritik pedas dari parlemen. 
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Pemain Persib Bandung kena tendangan suporter PSM Makassar yang menginvasi lapangan Stadion Gelora BJ Habibie buntut kekecewaan timnya kalah di pekan ke-33.
I.League Catatkan Evaluasi Elite Pro Academy, Soroti Tingginya Pelanggaran

I.League Catatkan Evaluasi Elite Pro Academy, Soroti Tingginya Pelanggaran

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, secara terbuka mengakui bahwa tingginya pelanggaran disiplin di level Elite Pro Academy menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi.
Persib Selangkah Menuju Juara, Wali Kota Bandung Minta Perayaan Tetap Tertib: Senang-senangnya Jangan Sampai Bikin Susah Orang Lain

Persib Selangkah Menuju Juara, Wali Kota Bandung Minta Perayaan Tetap Tertib: Senang-senangnya Jangan Sampai Bikin Susah Orang Lain

Kemenangan krusial Persib Bandung atas PSM Makassar dengan skor 2-1 pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 memicu gelombang euforia luar biasa di Kota Kembang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT